Semakin berkurangnya pendapatan Aceh dari sektor minyak dan gas (Migas) setiap tahunnya, jelas berimbas pada laju pertumbuhan ekonomi Aceh. Apalagi, upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian tanpa Migas, masih belum berjalan optimal. Terbukti, ekonomi Aceh, tak termasuk Migas, tahun 2009 hanya tumbuh 3, 92 persen. Sementara itu, secara keseluruhan perekonomian Aceh justru mengalami kontraksi yang cukup dalam yakni minus 5,58 persen.
Menurut Anggota DPRA, Muhammad Tanwier Mahdi, Pemerintah Aceh sudah mesti mengambil kebijakan solutif agar ekonomi Aceh bisa tumbuh normal. “Kami berharap pertumbuhan ekonomi semestinya tak bergerak lambat. Sehingga, masyarakat bisa cepat merasakan kesejahtateraan,” kata anggota Komisi B, Bidang Perekonomian itu.
Sektor pertanian, kata Tanwier, adalah salah satu yang perlu ditingkatkan. “Dari Rancangan Kerja Aanggaran 2010 yang diajukan eksekutif, tampak sektor pertanian kurang mendapat perhatian,” katanya. Padahal, menurut Tanwier, untuk menjawab menurunnya pendapatan Aceh dari Migas, pemerintah mestinya fokus menghidupkan sektor-sektor, seperti, pertanian dan perkebunan.
Melihat topografi Aceh, sektor ini memang sangat memadai untuk dioptimalkan. Pertama, Aceh adalah daerah agraris dengan cakupan lahan pertanian yang luas. Lalu, penduduknya juga banyak yang berprofesi petani. “Dengan mengoptimalkan sektor ini, diharapkan bisa membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi Aceh,” kata politisi Partai Demokrat itu.
Pemerintah, kata Tanwier, juga memiliki tanggungjawab menjaga kestabilan ekonomi sehingga tercipta iklim ekonomi yang mantap dan berdampak pada meningkatnya pendapatan masyarakat. Tapi kenyataan saat ini, banyak hasil komoditi masyarakat, seperti sawit, tak mendapat tempat di pasar. Alhasil, nilai ekonomi hasil pertanian itu masyarakat pun menurun.
Menurut Tanwier, dengan pergerakan ekonomi Aceh yang dominannya ditopang APBA, Pemerintah Aceh harus benar-benar menggunakan anggaran secara terukur. Hal ini dianggap penting. Lesunya pertumbuhan ekonomi Aceh juga dipicu oleh rendahnya kontribusi swasta. “Ini artinya, perekonomian Aceh hanya bergerak dengan kekuatan APBA,” katanya. Terlambat APBA disahkan, semua macet. Itu sebabnya, pemerintah mesti fokus, kebijakan program ekonomi hendaknya sesuai dengan kondisi masyarakat.
Lesunya iklim investasi, kata Tanwier, terjadi karena tak optimalnya pemerintah menyediakan sarana dan prasarana, seperti, ketersedian energi dan infrastruktur jalan, yang bukan menjadi tanggungjawab swasta. Sehingga tak heran, pelabuhan yang kita miliki belum juga bisa hidup. Tak ada komoditi yang bisa diekspor dari Aceh. Alhasil, Aceh mengekspor alat berat ke Jakarta. “Ini luar biasa, komoditi Aceh itu alat berat sisa Singapura,” katanya.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusan Statistik (BPS) Aceh pekan lalu sumbangan sektor non-Migas terhadap perekonomian Aceh, yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dinilai masih sangat rendah. Bahkan, derasnya laju penurunan di sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh minus 49,24 persen, serta adanya pertumbuhan negatif di industri pengolahan (-6,06%), telah menyebabkan perekonomian Aceh secara keseluruhan mengalami kontraksi yang cukup dalam, minus 5,58 persen.
Itu sebabnya, menurut pakar ekonomi Aceh dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Dr Nazamuddin, pemerintah harus menyiapkan langkah strategis dengan mencari sumber pendapatan lain, misalnya investasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dengan mengembangkan sektor pertanian, industri pengolahan, dan jasa-jasa. “Selama ini sumbangan PAD kita sangat kecil, perhitungan saya hanya sekitar 12 persen, tidak sampai Rp 1 triliun. Jadi pemerintah harus segera memikirkan langkah strategis untuk kompensasi dana Migas yang turun tersebut,” katanya.***
Berita Terkini
Riswan Metro Dilaporkan ke Panwaslu Simeulue
Senin, 16 April 2012 jam 19:53:40 WIB
Unjukrasa Tolak Kenaikan Harga BBM berlanjut di Banda Aceh
Rabu, 28 Maret 2012 jam 12:37:38 WIB
Ribuan Konstituen Dukung Darmuda
Senin, 12 Maret 2012 jam 15:22:43 WIB
Penumpang Kapal Ditemukan Tewas
Kamis, 08 Maret 2012 jam 17:28:01 WIB
Penetapan Nomor Urut Cagub/Cawagub PA tak Semarak
Kamis, 08 Maret 2012 jam 14:13:19 WIB
Organda Minta Tertibkan Angkutan Liar.
Kamis, 08 Maret 2012 jam 13:16:35 WIB
Haba Ulee Kareng
Di Tapal Batas
ADA begitu banyak pertanyaan sederhana yang bisa kita...
Suci Hati Bersih Jiwa
BELUM lagi kasus heboh Nazaruddin reda, kembali kita...
Lakon Pemimpin
ADU kuat antara Walikota Lhokseumawe Munir Usman dan Wakil...
Millata Abraham
KETIKA masih kanak-kanak, saya biasa membuat jengkel orang...
Boikot Media!
Muhammad SalehPERNYATAAN boikot media yang...
Wartawan Jahat!
Belum sempat trauma penganiayaan wartawan di Simeulu...
Berita Terbaru
Peluru GLM Pencabut Nyawa
Muhamad Daud Hanafiah (58 tahun), penderes getah karet di...
BOM Waktu dari Simeulue
Lima hari tidak beroperasi, ratusan penumpang Kapal KMP...
Partai SIRA Pecah Dukungan Nazar Terbelah
Setelah Ketua Umum DPP Partai SIRA, Taufik Abda...
Ketika SIRA Harus Memilih
Sejumlah petinggi Partai SIRA memilih mundur dari...
Nazar Tawarkan Saya Uang!
Entah berpengaruh atau tidak, yang pasti perseteruan...
SIRA Sudah tak Asin Lagi
Konflik di tubuh Partai SIRA sudah terjadi sejak era...
Berita Terpopuler
Darah Haid Pertanda Penyakit
Hampir separuh populasi wanita dewasa mengalami...
Jangan Sepelekan Keringat Dingin
Kencan pertama atau wawancara kerja merupakan beberapa...
ISTRIKU KABUR DENGAN SEPUPUKU
Manusia kalau selalu diperbudak oleh hawa nafsunya, maka...
Legenda Para Auliya Aceh (5): Raden Fatah: Ujung Tombak Pasai Menaklukkan Majapahit
Bagi masyarakat Hindu-Majapahit, tidak ada tokoh yang...
Mutasi Pati Polri | Inspektur Jenderal Adityawarman Kapolda Aceh
Mabes Polri kembali mengelar mutasi sejumlah perwira...
MEMBANGUN UNIVERSITAS BERKELAS DUNIA
Idealnya, institusi pendidikan tinggi ditujukan tidak hanya...
Berita Terakhir Dibaca
Pemerintah Aceh Diminta Optimalkan Sektor Pertanian
Anggota Komisi B DPRA, Muhammad Tanwier Mahdi menilai....
Islam Semakin Tumbuh di Barat
1 Syawal 1432H/30 Agustus 2011, Insya Allah kita raih. Umat...
MEMBANGUN UNIVERSITAS BERKELAS DUNIA
Idealnya, institusi pendidikan tinggi ditujukan tidak hanya...
Safari Dilakukan Aspirasi Diserap
Arus dukungan terus mengalir kepada pasangan Muhammad...
Kronologis Penyergapan Kelompok Radikal di Aceh Besar
September 2009Kapolda mendapat laporan intelejen tentang...
Penting untuk Melindungi Hak Perempuan dan Anak
Demi terlaksananya Rancangan Undang-Undang tentang...









