Tabloid Berita Mingguan MODUS ACEH juga tersedia selengkapnya di sini!

Structured settlements Mesothelioma Acne Life Insurance Asbestos Bextra Bankruptcy Car Insurance Dental Plans Private Jets Debt Consolidation Credit Cards Canadian Pharmacy Online Trading Equity Line Credit Loans Mortgages Pay Day Loans Cash Advance Equity Loans Reduce Debt Refinance Jet Charter Rehab Wrongful death Legal Advice Taxes Investing Bonds Vioxx IRA Rollover Refinance Quotes Adult Education Distance Learning Alcohol Treatment Depression Drug Rehab Extra Money Cell Phone Plans Calling Cards VOIP Weight Loss Homeowner’s Insurance Rewards Cards Spam Filter Lasik Facelift Teeth Whitening Annuity Anti Virus Protection Adult Diaper Free Credit Report Credit Score Satellite Anti Spam Software Dedicated Hosting Domain Name Need Money Bachelor Degree Master Degree Doctorate Degree Work at Home Quick Book Spyware Eloan Malpractice Lawyer Lenox China Cancer Payperclick Personal Injury Attorney Lexington Law Video Conferencing Transfer Money Windstar Cruise Casinos Online Laptop Computer Online Banking Borrow Money Low Interest Credit Cards Personal Domain Name Cellular Phone Rental Internet Broker Term Life Cheap Hosting University Degrees Online Online Marketing Consolidate Business Credit Web Host Death Insurance Yellow Page Advertising Travel Insurance Register Domain Credit Counseling Email Hosting Trans Union Consumer Credit Blue Cross Helpdesk Software Purchase Structured Settlements Mesothelioma Lawyers San Diego Secured Loan Calculator Structured Settlement Investments Endowment Selling Mesothelioma Patients Mesothelioma attorney san diego Austin Texas dwi lawyers New York Mesothelioma Lawyers Phoenix dui lawyers Secured Loans Insurance Auto Phoenix dui attorney car free insurance online quote students debt consolidation loans Pennsylvania mesothelioma lawyers data recovery Denver adverse credit remortgages bad credit remortgages data recovery service los angeles Consolidating Students Loan Students Loan Consolidation Rates Boston dui lawyers memphis car insurance conference calling companies dui attornes los angeles georgia car accident lawyers san diego dui defense Phoenix arizona dui lawyers Los angeles dwi attorneys Student Consolidation Loans free quote for car insurance irs tax lawyers nj auto insurance dui san diego Los Angeles Criminal Defense Attorney Consolidating Private Student Loans Personal Injury Lawyer Chicago Personal Injury Attorney Pennsylvania Auto Insurance
MODUS ACEH

Index Kriminal

RSS Feed
Sunardi, Suami Lisnawati.

Awas, Kejahatan Mengintai Anda!

Sabtu, 11 Pebruari 2012 jam 23:22:55 WIB

IPW: 11 Polisi Dikeroyok Masyarakat

Sabtu, 11 Pebruari 2012 jam 22:41:32 WIB

Hubungan Polri dengan masyarakat akhir-akhir ini kian buruk. Terbukti di awal 2012 makin banyak polisi dikeroyok warga. Ini akibat profesionalisme Polri makin memprihatinkan. Sehingga anggota Polri kehilangan wibawa dan makin sering menjadi korban brutalisme warga.Data yang dihimpun Indonesia Police Watch (IPW) mengungkapkan, sepanjang Januari 2012 saja, ada 11 polisi luka-luka akibat dipukuli, dianiaya, dan ditembak anggota masyarakat. Bahkan tiga di antaranya...

Gedung Rektorat Unimal

Tergiur Cek Rektorat

Selasa, 24 Januari 2012 jam 13:27:57 WIB

Kisah Akhir Tahun M dan I

Kamis, 05 Januari 2012 jam 01:24:22 WIB
Anggota brimob Polda Aceh berjaga-jaga dan menyisir lokasi kejadian pasca ledakan granat di depan rumah samping wisma lamprit, Banda Aceh, Kamis malam (1/12).

"Manggis" Penebar Teror

Rabu, 07 Desember 2011 jam 13:58:52 WIB

Dr. Wawan Hari Purwanto, Peneliti dan Pengamat Intelijen:

Bukan Hal Mengejutkan

Rabu, 07 Desember 2011 jam 13:56:24 WIB

Pengamat dan Peneliti Intelejen, Wawan H Purwanto mengatakan, aksi teror menjelang pemilihan umum bukanlah sesuatu yang luar biasa. Apalagi bagi Aceh yang pernah dilanda konflik. Karena itu, menurut pendiri dan peneliti pada Lembaga Pengembangan Kemandirian Nasional (LPKN) ini, penegakan hukum harus lebih dikedepankan. Mantan Staf Ahli Wakil Presiden (Jusuf Kalla) Bidang Keamanan ini melihat, aksi teror yang terjadi di Banda Aceh lebih karena motif politis, terutama masalah...

Ayah Banta Bungkam Kapolda Mendua
Edisi
4
Ayah Banta Bungkam Kapolda Mendua
Mei 2012






Edisi
33
Tahun
IX
Rabu, 07 Desember 2011 jam 13:58:52 WIB
 

Anggota brimob Polda Aceh berjaga-jaga dan menyisir lokasi kejadian pasca ledakan granat di depan rumah samping wisma lamprit, Banda Aceh, Kamis malam (1/12).
Anggota brimob Polda Aceh berjaga-jaga dan menyisir lokasi kejadian pasca ledakan granat di depan rumah samping wisma lamprit, Banda Aceh, Kamis malam (1/12).
Foto: Fitri Juliana
Dua ledakan beruntun mengguncang Kota Banda Aceh, awal pekan lalu. Pelakunya hingga kini masih belum terungkap. Motif politik menjadi alasan kuat.

TENGAH malam hampir menjelang, ketika Jafaruddin, 37 tahun, memilih masuk ke dalam rumah, Selasa pekan lalu. Selain malam kian larut, rintik hujan yang perlahan turun membuat anggota keamanan di Kantor Tim Sukses (Timses) calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Irwandi Yusuf – Muhyan Yunan ini, memilih meriung di pojok ruang tamu kantor yang terletak di Jalan T. Nyak Arif, Lampriek, Banda Aceh.

Malam itu, sambil menonton teve, Jafaruddin tak ada firasat apa pun. Bisa jadi, mantan kombatan GAM yang sejak lima bulan lalu menjaga markas pemenangan Irwandi-Muhyan ini, tak pernah mengira jika kantor tersebut telah menjadi target seseorang atau kelompok tertentu yang ingin Aceh tidak aman.

Malam itu Jafaruddin tidak sendiri. Bersamanya ada sekitar delapan orang yang juga sedang bertugas di kantor yang terletak persis di depan Kantor Pusat PLN Aceh ini. “Biasanya kami hanya berenam, namun karena ada beberapa rekan yang masih bekerja, jadi malam itu ada sekitar delapan orang,” ujar Jafar. Suasana malam itu memang cukup tenang. Meski sesekali beberapa kendaraan terlihat melintas.

Keadaan tersebut ternyata tak berlangsung lama. Sekitar pukul 23.30 WIB atau selang dua menit sejak Jafar dan rekannya memilih masuk. Tiba-tiba. Duarrr...! Suara ledakan cukup keras terdengar hingga memecah heningnya malam. Lantai bergetar. Jafar bersama rekannya memilih tiarap.

Setelah memastikan tidak ada ledakan susulan, ia dan rekannya bergegas keluar. Suasana seketika mencekam. Beberapa rekan Jafar segera mencari sumber ledakan, sebagian lainnya berkeliling di sekitar kantor. Ledakan mengakibatkan lubang di tanah dengan kedalaman sekitar tujuh sentimeter, dan lebar enam sentimeter. Tak hanya itu, efek ledakan juga mengakibatkan kaca jendela kamar sebelah kiri kantor pecah dan gagang pintu salah satu kamar copot.

Perlahan, suasana yang tadinya hening mendadak ramai. Satu persatu masyarakat yang penasaran menuju ke tempat kejadian. Dalam hitungan menit, puluhan orang berkerumun. Ditengah situasi panik, salah seorang penjaga dari Kantor Tim Sukses Irwandi – Muhyan langsung mengontak ajudan Irwandi Yusuf dan aparat kepolisian. Setibanya di TKP, aparat kepolisian dari Gegana langsung mengamankan dan mengolah tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi.

Sumber media ini di lapangan memperkirakan, pemicu ledakan berasal dari granat jenis manggis. Ini dilihat dari daya ledak dan serpihan pecahan granat yang ada di TKP. Pelaku diperkirakan melempar granat tersebut dari sebelah kiri kantor, persis di depan toko roti yang berjarak sekitar tujuh meter dari tempat kejadian. Antara TKP dan toko roti dibatasi dengan tembok setinggi 1,5 meter. Sehingga bisa membuat si pelaku dapat leluasa melempar dan segera melarikan diri.

Namun, juru bicara tim sukses Irwandi-Muhyan, Ligadinsyah mengatakan pelaku diperkirakan melempar granat dari belakang halte di depan kantor tim pemenangan calon pasangan Irwandi Yusuf – Muhyan Yunan. Mantan juru bicara Partai Aceh ini juga memperkirakan motif di balik aksi pelemparan granat itu bermuatan politis, menjelang pelaksanaan Pilkada di Aceh yang akan digelar pada 16 Februari 2012 mendatang. “Saya menduga pelakunya orang yang tidak senang terhadap Irwandi dan para pendukung Irwandi,” ujar Ligadinsyah.

Menariknya, dua hari berselang, granat kembali meledak. Kali ini yang menjadi target, trotoar salah satu rumah di Jalan T. Nyak Arif, Nomor 155, persis di samping Wisma Lampriek, Banda Aceh. Rumah tersebut merupakan mess bagi Perwakilan Sesmenko Polhukam yang jaraknya hanya terpaut 100 meter dari lokasi meledak granat sebelumnya, yaitu di kantor Tim Sukses Irwandi Yusuf – Muhyan Yunan.

Serpihan granat kali ini ternyata memakan korban. Tiga orang yang terluka harus dirawat di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Mereka adalah Ardeman, 20 tahun, Erliana, 22 tahun dan Erlya, 23 tahun. Granat yang meledak sekitar pukul 19.30 WIB ini diperkirakan dilakukan oleh pelaku yang sama dengan yang terjadi sebelumnya.

Terkait hal ini, Kepala Devisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution mengaku, hingga kini belum ada pelaku yang ditangkap. “Yang jelas itu granat manggis. Kita belum tahu persis apakah itu granat organik (TNI/Polri) atau apa. Kita masih periksa di Puslabfor. Pelakunya masih dalam tahap pengejaran, kami belum tahu motifnya,” kata Irjen Pol Saud Usman Nasution kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat pekan lalu.

Menurut Saud, pihaknya juga sedang mendalami apakah adanya kaitan antara peledakan bom tersebut dengan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) yang akan segera berlangsung di Aceh.

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan mengaku, pelaku peledakan adalah orang yang memang ingin menciptakan situasi yang tidak kondusif. Mantan Kapolda Bangka Belitung ini menduga ada aktor intelektual dibalik kejadian tersebut. Karena itu, dirinya berharap masyarakat dapat menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keamanan untuk menginvestigasi masalah ini.

Pengamat dan peneliti intelejen Indonesia, Wawan Hari Purwanto berpendapat, aksi teror menjelang pemilihan umum bukanlah sesuatu yang luar biasa. Apalagi bagi Aceh yang pernah dilanda konflik. Karena itu, menurut Pendiri dan Peneliti pada Lembaga Pengembangan Kemandirian Nasional (LPKN) ini, penegakan hukum harus lebih dikedepankan.

“Situasi teror menjelang pemilihan umum itu bisa dikatakan bukan hal yang luar biasa. Dan yang namanya bekas daerah konflik tentu dinamikanya lebih panas ketimbang daerah-daerah lainnya yang biasa. Ya apalagi untuk Aceh yang pernah terjadi konflik. Sehingga ini bukan hal yang mengejutkan. Karena itu peristiwa penggranatan ini perlu adanya antisipasi,” ujar Wawan.

Mantan staf ahli Wakil Presiden (Jusuf Kalla) Bidang Keamanan ini juga melihat, aksi teror yang terjadi di Banda Aceh tersebut lebih karena motif politis, terutama masalah persaingan menjelang Pilkada. “Selain ada masalah-masalah yang menyangkut keamanan juga menyangkut masalah persaingan menjelang pilkada. Misalnya, dulu teman seiring, ternyata yang satu mendapat tempat penting, terus yang lain tidak, kan bisa menimbulkan faktor-faktor..ya semacam kecemburuanlah. Faktor-faktor lain yang menyangkut persaingan,” ujar mantan anggota Tim Sosialisasi Perjanjian Damai Helsinki RI-GAM ini. Itu sebabnya, dia berharap, perlu adanya langkah-langkah untuk meneliti siapa yang besar kemungkinan terlibat dan penyelesainnya lebih secara hukum, disamping adanya upaya untuk meredakan ketegangan supaya tidak melebar.***
Rizki Adhar
Komentar ditutup.

Tarik Ulur Qanun KKR, Menanti Komitmen Zaini-Muzakir
Edisi
3
Tarik Ulur Qanun KKR, Menanti Komitmen Zaini-Muzakir
Mei 2012

Berita Terkini

Menurut Anda siapakah yang bakal menjadi gubernur Aceh mendatang?

Polling tidak aktif!

Haba Ulee Kareng

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

Berita Terakhir Dibaca



<Selasa, 22 Mei 2012 Jam 11:26
Sedang diakses oleh 41 orang. Hari ini 255 orang. IP Address Anda 38.107.179.238. Anda pengunjung ke 534768.