Hamdani Bin Abdul Hamid, Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Kota Lhokseumawe:
“Mungkin Ini Shock Therapy Buat Saya...”
Bagaimana perkembangan kasus yang menimpa Anda?
Sampai saat ini belum ada perkembangan, tapi pihak kepolisian sudah meminta keterangan dari saya lima kali, dan juga keterangan saksi-saksi beberapa orang.
Bisa diceritakan situasi saat kejadian itu terjadi?
Malam itu pukul 11 malam saya pulang dari Banda Aceh. Setelah memarkir mobil di garasi, saya langsung tidur. Saat itu saya terbangun kira-kira pukul 4.30 pagi karena mendengar suara ledakan yang sangat dahsyat. Saya terkejut dan terbangun.
Saat kejadian siapa saja yang berada di dalam rumah?
Selain saya ada anak-anak dan istri saya.
Lalu?
Saat itu cuma istri saya yang terbangun akibat suara ledakan tersebut, sedangkan anak-anak saya tetap terlelap. Saya berusaha menenangkan istri saya supaya dia tidak takut dan panik. Saya tidak izinkan istri saya untuk bangun, saya suruh dia tetap di tempat tidur, karena saya takut terjadi apa-apa.
Apa yang Anda lakukan saat itu?
Saat saya menjenguk keluar melalui jendela, saya melihat ada anak muda dua orang di luar. Saya lihat mereka santai-santai saja, mungkin juga bukan pelaku bisa jadi tetangga saya yang juga terbangun, karena menurut keterangan tetangga saya, itu orang di sekitar tempat tinggal saya yang ikut melihat tapi karena takut mereka langsung pulang kembali.
Ada informasi sebelum kejadian penggranatan ini ada yang mengancam anda. Siapa mereka?
Sebelum kejadian memang ada masalah dengan seseorang dari kalangan intern (orang KPA/PA maksudnya-red), ada sedikit ribut. Ia pada saat itu meminta uang kepada saya, biasanya memang saya berikan. Tapi kebetulan pada hari itu saya tidak ada uang makanya tidak saya berikan. Lalu terjadi ribut-ribut kecil, tapi persoalan itu sudah diselesaikan secara organisasi dan tidak ada persoalan lagi, dan kejadian ini saya tidak mencurigai dia.
Persisnya apa bentuk ancaman yang sempat dilontarkan orang tersebut?
Pada saat itu orang tersebut mendatangi rumah saya, tapi saat itu saya tidak ada di rumah. Lalu dia menunggu. Karena mungkin saya pulang sedikit lama ia lantas kesal, lalu mengatakan supaya saya cepat pulang seraya mengancam, “bagah neuwoe! Bek kutet rumoh-rumoh neuh (cepat pulang! Jangan sampai saya bakar rumah nanti)”. Demikian kira-kira bentuk ancaman. Tapi saat itu saya maklum, mungkin orang itu lagi emosi, sesampai di rumah persoalan tersebut bisa saya selesaikan.
Lalu, setelah kejadian ini apakah orang yang mengancam Anda ada menghubungi lagi?
Ya ada, kemarin dia sempat menelpon saya, seraya mengatakan, “saya tidak melakukan perbuatan sebesar itu, persoalan kita adalah persoalan pribadi kita berdua”. Katanya.
Polisi mengatakan Anda tidak langsung melapor pasca kejadian. Sehingga polisi sedikit menyesalkan hal ini. Alasan anda?
Sebenarnya saya sempat menelpon Kapolsek Banda Sakti Parades (kini mantan Kapolsek Banda Sakti-red), karena kebetulan hanya nomor hp beliau yang ada sama saya. Rupanya saat itu beliau sudah pindah tugas ke Banda Aceh. Karena pada saat itu saya sibuk melayani orang-orang yang berkunjung ke rumah saya tidak melaporkan lagi, sampai tiba-tiba pagi itu polisi langsung datang kemari, entah siapa yang melapor.
Setelah kejadian apakah ada ancaman-ancaman?
Tidak ada apa-apa.
Berapa kerugian akibat kejadian ini?
Tidak sanggup diprediksi. Tapi puluhan juta lah, karena mobil (jenis Kijang Pic-Up-red) saya bolong-bolong kena serpihan granat itu, dan bannya juga kempes.
Apakah Anda merasa mempunyai musuh?
Yang namanya kita hidup mungkin ada, apalagi kita berkecimpung dalam politik. Mungkin saja ini pembunuhan karakter atau shock therapy buat saya.
Anda disebut-sebut sebagai salah seorang calon Wakil Walikota untuk mendampingi Suady Yahya?
Kebetulan beberapa kali rapat Komite Peralihan Aceh (KPA) nama saya disebut-sebut. Cuma di luar daripada rapat ada beberapa rekan dari KPA/PA tidak setuju terhadap pencalonan saya, dan mereka menginginkan orang lain yang menjadi calon wakil Walikota, sehingga secara resmi KPA/PA belum memutuskan siapa calon wakil Walikota yang akan mendampingi Suady Yahya.
Apakah ada indikasi ke arah politik sehingga rumah Anda digranat?
Saya tidak berani mengatakan demikian, takutnya malah makin menambah panas suasana. Tapi yang namanya kehidupan pasti selalu ada lawan atau yang membenci kita. Jadi saya tidak bisa menduga-duga.
Selain Ketua BRA apa kegiatan Anda sehari-hari?
Selain ketua BRA Kota Lhokseumawe saya juga dipercaya sebagai Mukim GAM, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Sagoe (DPS) Partai Aceh (PA) Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe dan jabatan-jabatan lainnya (saraya menyebut beberapa jabatan dalam beberapa organisasi termasuk sebagai Sekretaris PSLS-red).
Kapan Anda mulai bergabung dengan GAM?
Sudah cukup lama saya bergabung dengan GAM, bahkan pada era 90-an pada saat Yusuf Ali menjadi Panglima sudah berada dalam GAM.***
Berita Terkini
Riswan Metro Dilaporkan ke Panwaslu Simeulue
Senin, 16 April 2012 jam 19:53:40 WIB
Unjukrasa Tolak Kenaikan Harga BBM berlanjut di Banda Aceh
Rabu, 28 Maret 2012 jam 12:37:38 WIB
Ribuan Konstituen Dukung Darmuda
Senin, 12 Maret 2012 jam 15:22:43 WIB
Penumpang Kapal Ditemukan Tewas
Kamis, 08 Maret 2012 jam 17:28:01 WIB
Penetapan Nomor Urut Cagub/Cawagub PA tak Semarak
Kamis, 08 Maret 2012 jam 14:13:19 WIB
Organda Minta Tertibkan Angkutan Liar.
Kamis, 08 Maret 2012 jam 13:16:35 WIB
Haba Ulee Kareng
Di Tapal Batas
ADA begitu banyak pertanyaan sederhana yang bisa kita...
Suci Hati Bersih Jiwa
BELUM lagi kasus heboh Nazaruddin reda, kembali kita...
Lakon Pemimpin
ADU kuat antara Walikota Lhokseumawe Munir Usman dan Wakil...
Millata Abraham
KETIKA masih kanak-kanak, saya biasa membuat jengkel orang...
Boikot Media!
Muhammad SalehPERNYATAAN boikot media yang...
Wartawan Jahat!
Belum sempat trauma penganiayaan wartawan di Simeulu...
Berita Terbaru
Peluru GLM Pencabut Nyawa
Muhamad Daud Hanafiah (58 tahun), penderes getah karet di...
BOM Waktu dari Simeulue
Lima hari tidak beroperasi, ratusan penumpang Kapal KMP...
Partai SIRA Pecah Dukungan Nazar Terbelah
Setelah Ketua Umum DPP Partai SIRA, Taufik Abda...
Ketika SIRA Harus Memilih
Sejumlah petinggi Partai SIRA memilih mundur dari...
Nazar Tawarkan Saya Uang!
Entah berpengaruh atau tidak, yang pasti perseteruan...
SIRA Sudah tak Asin Lagi
Konflik di tubuh Partai SIRA sudah terjadi sejak era...
Berita Terpopuler
Darah Haid Pertanda Penyakit
Hampir separuh populasi wanita dewasa mengalami...
Jangan Sepelekan Keringat Dingin
Kencan pertama atau wawancara kerja merupakan beberapa...
ISTRIKU KABUR DENGAN SEPUPUKU
Manusia kalau selalu diperbudak oleh hawa nafsunya, maka...
Legenda Para Auliya Aceh (5): Raden Fatah: Ujung Tombak Pasai Menaklukkan Majapahit
Bagi masyarakat Hindu-Majapahit, tidak ada tokoh yang...
Mutasi Pati Polri | Inspektur Jenderal Adityawarman Kapolda Aceh
Mabes Polri kembali mengelar mutasi sejumlah perwira...
MEMBANGUN UNIVERSITAS BERKELAS DUNIA
Idealnya, institusi pendidikan tinggi ditujukan tidak hanya...
Berita Terakhir Dibaca
“Mungkin Ini Shock Therapy Buat Saya...”
Empat hari paska kejadian penggranatan rumah milik Ketua...
Dibalik Teror Aceh
Akhir-akhir ini telah terjadi beberapa kejadian yang...
SEJARAH MELAYU DALAM HIKAYAT RAJA PASAI
Dalam sejarah panjang Rantau Melayu, Aceh Darussalam telah...
Yang Melapor Masyarakat
Bagaimana kronologis insiden penggranatan Ketua BRA Kota...
Melacak Misteri SMS Cagee
Misteri tewasnya Amiruddin alias Saiful alias Cagee hingga...
Diawali Ancaman Melalui SMS
Bertepatan peringatan Nujoh (tujuh hari) meninggalnya...









