Rektor Unimus Drs. H. Amiruddin Idris, SE., M. Si:
Unimus Merasa Dizalimi
Bisa Anda jelaskan mengenai kasus ini?
Unimus merasa dizalimi.
Ada berapa orang yang disekolahkan di UPI?
Delapan belas orang, hampir semuanya sudah kembali dan mengajar di Unimus. Satu orang gagal dan dua orang dalam proses akhir. Sementara dua orang ini (Nurfitriana dan Helfiandi—-red) yang berulah.
Bagaimana proses rekrutmen mereka?
Proses seleksi cukup ketat, termasuk seleksi komitmen.
Apakah kedua dosen yang membelot ini sudah pernah dipanggil?
Segala cara damai sudah kami upayakan, beberapa kali kami panggil. Tapi mereka bersikeras tidak mau menyelesaikan dengan alasan macam-macam.
Lalu?
Akhirnya karena sudah buntu, maka kami serahkan ke ranah hukum. Untuk tahap pertama somasi sudah kami berikan kepada mereka.
Tidak ada celah lagi dilakukan damai secara kekeluargaan?
Secara kekeluargaan juga sudah habis langkah, karena sebelumnya orangtua mereka juga sudah kami panggil. Jadi ini yang harus dipahami oleh masyarakat, bukan kami bersikeras, tapi upaya-upaya persuasif telah kami buka sebelumnya.
Berapa biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kuliah mereka?
Berkisar Rp 65 juta, jadi kalau mereka ingkar janji tentunya mereka harus membayar 4 kali dari biaya yang sudah kami keluarkan tersebut, dan itu tertera dalam perjanjian kontrak yang sudah ditandatangani dihadapan notaris. Jadi ini tidak main-main.
Darimana sumber dana itu?
Ini biaya dari masyarakat untuk menyelesaikan sekolah mereka, yang kami kelola melalui SPP. Jadi bukan dana yang disalurkan oleh pemerintah.
Jika mereka kembali akan diterima oleh pihak Unimus?
Kalaupun mereka kembali belum tentu kami terima, karena sikap mereka menunjukkan bukan sikap seorang dosen. Lagi pula sikap mereka bisa saja berefek tidak baik kepada rekan-rekan mereka yang lain. Kami tidak butuh lagi mereka, mereka tidak punya moral, padahal banyak orang lain yang antri melamar jadi dosen tetap di Unimus bahkan lulusan luar negeri, tapi mereka yang sudah disekolahkan malah tidak mau kembali (nada suaranya terdengar kesal).
Lalu, apa harapan pihak Unimus terkait dengan masalah ini?
Bagi kami yang penting mereka harus penuhi komitmen, karena sekali lagi saya tegaskan ini bukan uang pemerintah tapi uang masyarakat.
Lantas jika kasus ini berujung ke pengadilan dan mereka menang, bagaimana sikap Unimus?
Di dunia mungkin mereka bisa lepas dari jeratan hukum, tapi di akhirat mereka tidak akan lepas. Karena ada uang orang-orang miskin juga yang mereka terima.***
Berita Terkini
Riswan Metro Dilaporkan ke Panwaslu Simeulue
Senin, 16 April 2012 jam 19:53:40 WIB
Unjukrasa Tolak Kenaikan Harga BBM berlanjut di Banda Aceh
Rabu, 28 Maret 2012 jam 12:37:38 WIB
Ribuan Konstituen Dukung Darmuda
Senin, 12 Maret 2012 jam 15:22:43 WIB
Penumpang Kapal Ditemukan Tewas
Kamis, 08 Maret 2012 jam 17:28:01 WIB
Penetapan Nomor Urut Cagub/Cawagub PA tak Semarak
Kamis, 08 Maret 2012 jam 14:13:19 WIB
Organda Minta Tertibkan Angkutan Liar.
Kamis, 08 Maret 2012 jam 13:16:35 WIB
Haba Ulee Kareng
Di Tapal Batas
ADA begitu banyak pertanyaan sederhana yang bisa kita...
Suci Hati Bersih Jiwa
BELUM lagi kasus heboh Nazaruddin reda, kembali kita...
Lakon Pemimpin
ADU kuat antara Walikota Lhokseumawe Munir Usman dan Wakil...
Millata Abraham
KETIKA masih kanak-kanak, saya biasa membuat jengkel orang...
Boikot Media!
Muhammad SalehPERNYATAAN boikot media yang...
Wartawan Jahat!
Belum sempat trauma penganiayaan wartawan di Simeulu...
Berita Terbaru
Peluru GLM Pencabut Nyawa
Muhamad Daud Hanafiah (58 tahun), penderes getah karet di...
BOM Waktu dari Simeulue
Lima hari tidak beroperasi, ratusan penumpang Kapal KMP...
Partai SIRA Pecah Dukungan Nazar Terbelah
Setelah Ketua Umum DPP Partai SIRA, Taufik Abda...
Ketika SIRA Harus Memilih
Sejumlah petinggi Partai SIRA memilih mundur dari...
Nazar Tawarkan Saya Uang!
Entah berpengaruh atau tidak, yang pasti perseteruan...
SIRA Sudah tak Asin Lagi
Konflik di tubuh Partai SIRA sudah terjadi sejak era...
Berita Terpopuler
Darah Haid Pertanda Penyakit
Hampir separuh populasi wanita dewasa mengalami...
Jangan Sepelekan Keringat Dingin
Kencan pertama atau wawancara kerja merupakan beberapa...
ISTRIKU KABUR DENGAN SEPUPUKU
Manusia kalau selalu diperbudak oleh hawa nafsunya, maka...
Legenda Para Auliya Aceh (5): Raden Fatah: Ujung Tombak Pasai Menaklukkan Majapahit
Bagi masyarakat Hindu-Majapahit, tidak ada tokoh yang...
Mutasi Pati Polri | Inspektur Jenderal Adityawarman Kapolda Aceh
Mabes Polri kembali mengelar mutasi sejumlah perwira...
MEMBANGUN UNIVERSITAS BERKELAS DUNIA
Idealnya, institusi pendidikan tinggi ditujukan tidak hanya...
Berita Terakhir Dibaca
Unimus Merasa Dizalimi
Ditemui MODUS ACEH, pekan lalu. Rektor Universitas AlMuslim...
Ada Konsekwensi Hukum
Bagaimana komentar anda terhadap kasus ini?Ini adalah...
Ingkar Janji Berbuah Perkara
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, begitu berani...
Dana Dipecahkan Jadi Dua
Uang Kasda Aceh Utara senilai Rp220 miliar singgah terlebih...
Pak Wakil Dituding Gunakan Ijazah Palsu
SAMAK mengirim surat ke Kapolres Aceh Singkil. Mereka...
Politik Praktis Model Pak Rektor
Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Dr. Darni M. Daud MA,...









