Lagi sebagian orang, berbicara seks itu masih dianggap tabu lantaran norma sosial yang membatasinya. Berdasarkan kesepakatan-kesepakatan bersama yang sering kali tidak tertulis, ditentukanlah apa saja yang dianggap etis atau tidak. Contohnya, dalam kesepakatan norma tersebut muncul bahwa soal seks masih dianggap wilayah pribadi yang tidak boleh diumbar di depan umum, baik secara verbal ataupun kata-kata, apalagi dengan perbuatan.
Tak terkecuali bagi kaum hawa, yang suka malu-malu dalam membincangkan perihal tersebut, bahkan ketika topik pembicaraan sedikit menyerempet ke hal pribadi, mereka langsung pergi atau menghindari topik tersebut. Namun, mereka hanya berani berbicara tentang seks pada sesama wanita dan hal ini kerap dilakukan saat arisan, pertemuan khusus bahkan reuni.
Apa yang diperbincangkan sekelompok wanita saat berkumpul di sebuah café atau kantin? Yang pasti jawabannya bervariasi, mungkin kita mengira mereka sedang membahas pekerjaan, keadaan rumah tangga, fashion, atau mungkin cerita seks. Yups! jawaban terakhir merupakan hasil pembuktian sebuah riset yang dilakukan sekelompok peneliti asal Harvard University.
Menurut Prof. Michael Cain dari Harvard University, wanita lebih sering memanfaatkan waktu luangnya untuk menggunjing berbagai cerita seks, biasanya dilakukan sesama teman wanitanya. Pada dasarnya, kata “cerewet” memang lebih identik dengan wanita dibandingkan pria. Hal ini karena dilihat dari struktur otak yang berhubungan dengan bahasa, kemampuan berbahasa wanita lebih baik dan lebih ulet dari pria.
Mungkin ini juga yang menyebabkan kenapa wanita lebih sering bergosip dan pria lebih senang berbicara sedikit. Kemampuan berbahasa yang “cerewet” ini pada akhirnya menyeret wanita untuk mampu bergosip sepanjang waktu. Dalam segala objek apa pun, termasuk soal seks.
Mau tahu, topik apa yang paling sering dibicarakan perempuan bila sedang bicara soal seks? Pasti banyak pria yang penasaran. Perempuan pada umumnya bicara soal organ reproduksi seksual mereka berikut dengan masalah-masalah seputar organ tersebut. Kenapa belum mens? Kenapa suka sakit kalau haids? Pakai pil atau IUD dan banyak hal yang berkaitan tentang masalah pribadi.
Selain itu, ada lagi topik yang paling sering dibicarakan dan patut untuk diketahui pria. Perempuan itu sering banget membahas bagaimana caranya memuaskan pasangannya. Mereka selalu ingin tahu bagaimana bisa membuat pasangannya itu merasa senang. Tak jarang juga dibahas soal “pengorbanan” yang harus mereka lakukan demi kebahagiaan pasangannya itu. Nah, gimana tuh?
Saat wanita berkumpul dan membicarakan soal seks, mereka tidak pernah merasa bosan. Semakin lama, pembicaraan akan semakin panjang dan seru untuk di simak rekan-rekan wanitanya. Pengetahuan seks bagi wanita saat ini bukanlah hal yang di anggap tabu lagi. Tapi, coba Anda perhatikan, jika tiba-tiba mereka di hampiri seorang pria atau teman laki-lakinya, pasti topik perbincangannya langsung diganti. Hal ini dilakukan wanita untuk menghindari rasa malu. Wanita pada umumnya, berpendapat bahwa pergunjingan soal seks tidak pantas dibicarakan di depan lawan jenisnya, karena dapat membuka rahasia pribadinya.
Pada umumnya, baik pria maupun wanita, lebih suka membicarakan soal seks dengan sesama jenisnya karena dianggap lebih aman tanpa adanya tudingan menjadi “sex maniac” atau “sexaholic”. Mereka malu dianggap lawan jenisnya sebagai orang yang tergila-gila pada urusan seks ataupun mendewakan seks.
Menurut penelitian yang dihelat Bayer Healthcare, 70 persen dari 892 wanita yang disurvei mengakui mereka tidak selalu jujur ketika mendiskusikan seks dengan teman-temannya. Sebanyak 58 persen mengatakan, mereka tidak berhenti berbicara tentang seks dengan teman-temannya saat membina sebuah hubungan. Dan 22 persen di antaranya mengakui bahwa mereka berhenti mengungkap fakta-fakta tentang hubungan seksnya ketika hubungan dengan pasangan mulai berjalan serius. Demikian seperti yang dilansir dari Femalefirst.
Banyak hal yang dibicarakan wanita sering berakhir dengan tema seks pada saat berkumpul dengan teman sejenisnya seperti, menceritakan tentang karakter pria yang disukai mulai dari bentuk tubuhnya, warna kulitnya, bahkan tentang kepribadiannya secara menyeluruh. Wanita suka meminta pendapat sahabatnya tentang sosok pria yang akan dijadikan pasangan hidupnya.
Mungkin bagi sebagian orang berbicara seks itu masih di anggap tabu lantaran norma sosiallah yang membatasinya. Berdasarkan kesepakatan-kesepakatan bersama yang sering kali tidak tertulis, ditentukanlah apa saja yang dianggap etis atau tidak. Contoh, dalam kesepakatan norma tersebut muncul bahwa soal seks masih dianggap wilayah pribadi yang tidak boleh diumbar di depan umum, baik secara verbal ataupun kata-kata, apalagi dengan perbuatan.***
Berita Terkini
Taklukkan Madrid, Atletico Menangi Copa del Rey
10 jam 02 menit yang lalu
Bayi Berusia Seminggu Ditemukan di RS Fauziah
19 jam 02 menit yang lalu
Diserang Siswa SMKN 1, 26 Ruangan SMAN 2 Rusak
19 jam 49 menit yang lalu
Suap Sapi PKS mulai Seret Gubernur Sumut
Kamis lalu, jam 10:20:51 WIB
Chelsea Juara Liga Eropa 2012/2013
Kamis lalu, jam 09:28:00 WIB
Oscar Cardozo Predator Benfica
Rabu lalu, jam 16:59:00 WIB
Yakinkah Anda Pemilu Legislatif 2014 Akan Aman?
Haba Ulee Kareng
Mastermind
JUMAT, 26 April 2013, bumi Serambi Mekkah, kembali...
Di Tapal Batas
ADA begitu banyak pertanyaan sederhana yang bisa kita...
Suci Hati Bersih Jiwa
BELUM lagi kasus heboh Nazaruddin reda, kembali kita...
Lakon Pemimpin
ADU kuat antara Walikota Lhokseumawe Munir Usman dan Wakil...
Millata Abraham
KETIKA masih kanak-kanak, saya biasa membuat jengkel orang...
Boikot Media!
Muhammad SalehPERNYATAAN boikot media yang...
Berita Terbaru
Kota Madani Ternoda Syahwat
Hari ini, 22 April 2013, Kota Banda Aceh berusia 808 tahun....
Anggota Menangkap Kepala Melepas
Tebang pilih terhadap pelaku maksiat di Banda Aceh, masih...
Perempuan Tahu Pelakunya
Hampir satu dari lima perempuan pernah mengalami kekerasan...
Pekerjaan tak Tuntas, Tagihan Diajukan
Rapat membahas tentang hasil kemajuan fisik pekerjaan...
Secara Aturan dan Prosedur Salah!
Usai menjamu sejumlah tamu, Kepala Badan Penanggulangan...
Bobolnya Kas BPBA
Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Drs...
Berita Terpopuler
Darah Haid Pertanda Penyakit
Hampir separuh populasi wanita dewasa mengalami...
Jangan Sepelekan Keringat Dingin
Kencan pertama atau wawancara kerja merupakan beberapa...
ISTRIKU KABUR DENGAN SEPUPUKU
Manusia kalau selalu diperbudak oleh hawa nafsunya, maka...
Legenda Para Auliya Aceh (5): Raden Fatah: Ujung Tombak Pasai Menaklukkan Majapahit
Bagi masyarakat Hindu-Majapahit, tidak ada tokoh yang...
Mutasi Pati Polri | Inspektur Jenderal Adityawarman Kapolda Aceh
Mabes Polri kembali mengelar mutasi sejumlah perwira...
MEMBANGUN UNIVERSITAS BERKELAS DUNIA
Idealnya, institusi pendidikan tinggi ditujukan tidak hanya...
Berita Terakhir Dibaca
Saat Wanita Gemar Bicara Seks
Dari beberapa penelitian yang dilakukan sekelompok peneliti...
Program Transmigrasi Lokal Belum Maksimal
Ketua Komisi F DPR Aceh, Yunus Ilyas berharap, Pemerintah...
Tari Perut Ampuh Menambah Kesuburan
Tari Perut (Belly Dancing), selain dapat melangsingkan dan...
Relokasi Setengah Hati di Benuang
Merasa tertipu oleh BRR NAD-Nias, beberapa tokoh masyarakat...
Muslim Mengelak, Sekda Kena?
Bupati Aceh Timur, Muslim Hasballah, hingga kini belum...
Paradigma Berfikir Keliru, Picu Masalah Anak
Hampir 40 tahun mengabdikan dirinya pada dunia anak. Ia...









