Tabloid Berita Mingguan MODUS ACEH juga tersedia selengkapnya di sini!

Structured settlements Mesothelioma Acne Life Insurance Asbestos Bextra Bankruptcy Car Insurance Dental Plans Private Jets Debt Consolidation Credit Cards Canadian Pharmacy Online Trading Equity Line Credit Loans Mortgages Pay Day Loans Cash Advance Equity Loans Reduce Debt Refinance Jet Charter Rehab Wrongful death Legal Advice Taxes Investing Bonds Vioxx IRA Rollover Refinance Quotes Adult Education Distance Learning Alcohol Treatment Depression Drug Rehab Extra Money Cell Phone Plans Calling Cards VOIP Weight Loss Homeowner’s Insurance Rewards Cards Spam Filter Lasik Facelift Teeth Whitening Annuity Anti Virus Protection Adult Diaper Free Credit Report Credit Score Satellite Anti Spam Software Dedicated Hosting Domain Name Need Money Bachelor Degree Master Degree Doctorate Degree Work at Home Quick Book Spyware Eloan Malpractice Lawyer Lenox China Cancer Payperclick Personal Injury Attorney Lexington Law Video Conferencing Transfer Money Windstar Cruise Casinos Online Laptop Computer Online Banking Borrow Money Low Interest Credit Cards Personal Domain Name Cellular Phone Rental Internet Broker Term Life Cheap Hosting University Degrees Online Online Marketing Consolidate Business Credit Web Host Death Insurance Yellow Page Advertising Travel Insurance Register Domain Credit Counseling Email Hosting Trans Union Consumer Credit Blue Cross Helpdesk Software Purchase Structured Settlements Mesothelioma Lawyers San Diego Secured Loan Calculator Structured Settlement Investments Endowment Selling Mesothelioma Patients Mesothelioma attorney san diego Austin Texas dwi lawyers New York Mesothelioma Lawyers Phoenix dui lawyers Secured Loans Insurance Auto Phoenix dui attorney car free insurance online quote students debt consolidation loans Pennsylvania mesothelioma lawyers data recovery Denver adverse credit remortgages bad credit remortgages data recovery service los angeles Consolidating Students Loan Students Loan Consolidation Rates Boston dui lawyers memphis car insurance conference calling companies dui attornes los angeles georgia car accident lawyers san diego dui defense Phoenix arizona dui lawyers Los angeles dwi attorneys Student Consolidation Loans free quote for car insurance irs tax lawyers nj auto insurance dui san diego Los Angeles Criminal Defense Attorney Consolidating Private Student Loans Personal Injury Lawyer Chicago Personal Injury Attorney Pennsylvania Auto Insurance
MODUS ACEH

Index Fokus

RSS Feed

Pj Bupati Aceh Utara Drs Ali Basyah MM:

Tak Ada yang Dirugikan

Sabtu, 11 Pebruari 2012 jam 23:53:15 WIB
Spanduk selamat datang di Aceh Utara

Ali Basyah Memulai dan Mengakhiri?

Sabtu, 11 Pebruari 2012 jam 23:44:12 WIB
Pelantikan Ali Basyah sebagai Pj Bupati Aceh Utara Oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf beberapa waktu lalu

Ali Basyah Dipasah DPRK Aceh Utara

Sabtu, 11 Pebruari 2012 jam 23:27:48 WIB
Posko Mahasiswa Unsyiah anti politik masuk kampus.

Politik Praktis Model Pak Rektor

Rabu, 14 Desember 2011 jam 13:26:01 WIB

Maulana Ridha, Aktivis Mahasiswa Unsyiah

Rektor Unsyiah Harus Gentleman!

Rabu, 14 Desember 2011 jam 13:21:59 WIB

Maulana Ridha, merupakan satu dari ribuan mahasiswa Unsyiah yang tak sepakat adanya gerakan politisasi kampus. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala ini, terang-terangan menolak pencalonan Rektor Unsyiah, Prof Dr. Darni M Daud sebagai bakal calon Gubernur Aceh mendatang. Ini terkait posisinya sebagai orang nomor satu di lembaga pendidikan tinggi Aceh tersebut. “Ya, kalau mau, harus jantan atau gentleman mundur dari rektor. Bukan mendua seperti sekarang...

Rektor Unsyiah Prof. DR.Darni M Daud, MA:

Saya Memilah Urusan Kampus dan Politik

Rabu, 14 Desember 2011 jam 13:18:01 WIB

Ditemui MODUS ACEH, Kamis pekan lalu, Rektor Unsyiah Prof DR Darni Daud MA, membantah adanya gerakan politisasi kampus, seperti yang dinyatakan sejumlah aktivis kampus itu. Apa kata bakal calon Gubernur Aceh Periode 2012-2017 ini, terkait tudingan tersebut? Berikut penuturanya.Kabarnya Anda belum mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan Rektor Unsyiah, sebagai syarat mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh?Perlu saya luruskan, bukan mengundurkan diri, tapi non aktif...

Ayah Banta Bungkam Kapolda Mendua
Edisi
4
Ayah Banta Bungkam Kapolda Mendua
Mei 2012






Edisi
34
Tahun
IX
Rabu, 14 Desember 2011 jam 13:21:59 WIB
 

Maulana Ridha, Aktivis Mahasiswa Unsyiah

Rektor Unsyiah Harus Gentleman!


Maulana Ridha, merupakan satu dari ribuan mahasiswa Unsyiah yang tak sepakat adanya gerakan politisasi kampus. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala ini, terang-terangan menolak pencalonan Rektor Unsyiah, Prof Dr. Darni M Daud sebagai bakal calon Gubernur Aceh mendatang. Ini terkait posisinya sebagai orang nomor satu di lembaga pendidikan tinggi Aceh tersebut. “Ya, kalau mau, harus jantan atau gentleman mundur dari rektor. Bukan mendua seperti sekarang ini,” ujar Maulana Ridha kepada media ini, pekan lalu.

Sebagai aktivis kampus, Maulana mengaku gerah jika Kampus Unsyiah mulai di “kotori” dengan gerakan politik praktis. Misalnya, “kampanye” terselubung, diselinggi puja-puji melalui pentas seni. Tentu saja, terkait dengan kemunculan Darni sebagai kandidat Gubernur Aceh. Nah, apa saja kata Maulana Ridha? Berikut penuturanya kepada MODUS ACEH.

Apa alasan Anda, sehingga mendirikan posko?

Dalam kontek sekarang, kita sangat kecewa ketika Kampus (Unsyiah) tidak lagi menjadi penyeimbang. Kampus sebenarnya harus kredibel, kalau kondisi kampus seperti sekarang ini, masyarakat jadi bingung ketika melihat kondisi sekarang. Seharusnya kampus menjadi penyeimbang dalam kontek politik Pilkada Aceh.

Lalu?

Saat ini, masyarakat menilai Unsyiah sudah jadi pemain. Dan itu jelas karena posisi rektor itu sendiri, yang maju sebagai calon Gubernur Aceh pada Pilkada 2012. Nah, ketika kampus tidak lagi sebagai penyeimbang itulah, kami merasa sudah dilukai nilai-nilai independensi kampus itu sendiri.

Maksud Anda?

Begini, selama ini kampus memiliki peran sebagai penyeimbang politik yang terjadi di luar kampus. Apa jadinya jika Rektor justeru tampil sebagai pemain? Dimana misi dan peran penyeimbang itu?

Tapi, itukan hak politik dan demokrasi setiap personal?

Benar, tapi pilihan paling bijak adalah, mundur dulu secara jantan atau gentleman. Soal Pak Rektor maju sebagai kandidat itu tak soal. Tapi, jangan gunakan kampus dan lembaga Unsyiah untuk memuluskan gerakan politik praktis.

Contohnya?

Ya, Anda lihat sendiri saat Dies Natalis lalu. Melalui tarian seudati, gerakan politik itu dilakukan. Ini yang kami tidak suka. Kalau diluar kampus, silahkan saja. Jadi, saya bukan tidak setuju Pak Rektor maju, tapi tidak sepaham melakukan politik praktis di kampus. Terlalu murah lembaga ini nantinya.

Jika berhasil, tentu Unsyiah akan lebih baik?

Idealnya seperti itu. Tapi, sejarah telah menjawabnya. Jika menang syukur, tapi jika Pak Prof Darni kalah, tentu citra Unsyiah akan ada persoalan.

Kapan posko mahasiswa Unsyiah itu didirikan?

Sebelum kita dirikan posko, ada kekecewaan yang sangat besar pada acara Dies Natalis Unsyiah ke-50 tahun. Pada malam kesenian di AAC Dayan Daod, Senin malam, 28 November 2011, salah satu panggung seni adalah Seudati. Nah, syair Seudati itu sangat menjurus. Kata-katanya sangat vulgar dengan menyatakan Darni pantas jadi Gubernur.

Tapi, itukan wajar?

Tentu, jika di luar kampus. Menjadi tidak wajar bila di dalam kampus. Kami berpikir itu tidak tepat disampaikan pada acara seperti itu, karena acara Dies Natalis merupakan hal dan kewajiban seluruh civitas akademika kampus, bukan orang per orang dan kelompok.

Itu saja?

Dalam pesan seni itu juga disampaikan bawah, pasangan Darni merupakan jantong rakyat Aceh. Kenapa tidak disorot soal akreditasi kampus Unsyiah yang masih C atau kenapa tidak dikisahkan saja bahwa Unsyiah sekarang ini belum ada pagar? Padahal uang mahasiswa banyak. Sebenarnya Seudati itu ngomong soal kritik sosial, bukan membicarakan Darni secara personal karena itu acara Unsyiah, bukan acara Darni.

Sikap Anda?

Karena kami tidak suka politisasi kampus seperti itu, maka kami keluar dan melakukan orasi malam itu juga.

Selama Darni menjabat Rektor, apa kemajuan Unsyiah?

Yang jelas akreditasi juga ikut mempengaruhi akuntabilitas kampus. Asesor akreditasi juga melihat kondisi kampus yang sebenarnya, layak atau tidak diberi nilai C. Kalau kita lihat kepemimpinannya saat ini memang tidak berbuat apa-apa. Bangunan yang ada dibangun oleh donatur, akuntabilitas Unsyiah ketika kita buka di website enggak ada, transparansi anggaran juga tidak ada. Kalau universitas luar itu ada, berapa dana masuk, berapa SPP? Semua bisa diakses mahasiswa. Unsyiah tidak ada.

Itu saja?

Awalnya kami tidak ambil pusing, tapi karena kami lihat logo Unsyiah dan kami dituding oleh beberapa mahasiswa kampus lain bahwa kami dianggap pendukung Darni. Padahal, kami hanya sekedar hubungan antara Rektor dengan mahasiswa, tapi klaim ini yang membuat kami resah.

Pelesetan bahasa politik diluar sudah terjadi?

Ya, inilah yang terjadi sekarang ini bahwa kampus lain menilai mahasiswa Unsyiah pendukung Rektor dan Unsyiah dimata mereka bukan sebagai penyeimbang lagi, begitu kesan diluar.

Itukan biasa?

Benar, jika Darni bukan Rektor dan hanya dosen biasa. Sebenarnya tidak berpengaruh, namun karena posisi Darni sebagai rektor, jabatannya itu masih melekat dan anak buahnya juga ikut secara politis.

Apa target posko mahasiswa ini?

Sebenarnya posko ini kami dirikan hanya dengan empat orang. Kami coba bicara bahwa ada persoalan di kampus. Selama ini adem-ayem saja, ketika melihat PR II dan PD III mengantar salinan KTP pendukung untuk Darni. Malah, kami cuek saja. Sebenarnya itu tamparan bagi kami mahasiswa Unsyiah.

Kenapa?

Pegawai Negeri Sipil (PNS) kan tidak boleh terlibat, karena itu sudah masuk ke ranah politik.

Apakah ada intimidasi setelah mendirikan posko?

Mereka melihat serius, buktinya mereka membongkar paksa posko ini. Kemudian PD III datangi saya. Dia bilang ini kumuh, beliau minta posko ini dipindahkan ke Stadion Mini. Tapi, setelah dibongkar, 20 menit kemudian kami dirikan lagi dengan puluhan mahasiswa, karena kami menilai mereka anti kritik.

Perlakuan lain?

Kami juga disorot oleh orang dengan lampu mobil sekitar jam tiga malam. Kami juga difoto-foto, kemudian ada yang ngembel-ngembel sepeda motor.

Siapa orangnya?

Kami tidak tahu siapa orangnya karena sudah jam tiga malam, tapi kami tahu mereka sorot posko mahasiswa.

Jika pihak Unsyiah tidak merespon?

Kami tidak punya kekuatan, yang ada hanya kapital sosial. Kami bisa membuat surat kepada Mendiknas, kemudian posko ini yang ngomong bahwa Unsyiah ada persoalan. Kami sudah merencanakan, kalau Darni juga tidak mundur dari Rektor, akan kami surati Mendiknas, karena yang kami inginkan politik jangan masuk ke kampus, jika ada politik di kampus silakan keluar. Pak Rektor harus jantan atau gentleman!***
Juli Saidi
Komentar ditutup.

Tarik Ulur Qanun KKR, Menanti Komitmen Zaini-Muzakir
Edisi
3
Tarik Ulur Qanun KKR, Menanti Komitmen Zaini-Muzakir
Mei 2012

Berita Terkini

Menurut Anda siapakah yang bakal menjadi gubernur Aceh mendatang?

Polling tidak aktif!

Haba Ulee Kareng

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

Berita Terakhir Dibaca



<Sabtu, 19 Mei 2012 Jam 20:10
Sedang diakses oleh 28 orang. Hari ini 412 orang. IP Address Anda 38.107.179.238. Anda pengunjung ke 533467.