Rektor Unsyiah Prof. DR.Darni M Daud, MA:
Saya Memilah Urusan Kampus dan Politik
Kabarnya Anda belum mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan Rektor Unsyiah, sebagai syarat mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh?
Perlu saya luruskan, bukan mengundurkan diri, tapi non aktif dari jabatan saya sebagai rektor. Karena jabatan rektor itu adalah jabatan fungsional sementara dosen bukan jabatan struktural. Sama halnya dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, sampai saat ini ia masih sebagai dosen. Dan saya akan mengikuti sesuai ketentuan KIP. Semua harus ada aturan hukum yang kuat sebagai landasan dan dapat di jadikan acuan bukan cuma bilang-bilang aja.
Kabarnya pencalonan Anda sebagai Gubernur Aceh disesali beberapa pihak khususnya akademisi dan mahasiswa?
Ya itu wajarlah, ada yang senang dan tidak senang, itu manusiawi. Dan saya sebagai warga negara punya hak untuk mencalonkan diri dan dicalonkan. Juga dalam masalah politik, sampai saat ini banyak pihak kampus dan masyarakat yang mendukung dan meminta saya untuk maju sebagai calon Gubernur Aceh dalam Pilkada kali ini.
Mahasiswa menuding Anda menjadi kampus sebagai ajang politik praktis?
Saya setuju dengan sikap itu, bukan cuma mahasiswa saya juga menentang kampus dijadikan lahan politik atau adanya politisasi kampus. Kita harus bisa berfikir logis dan memisahkan masalah kampus dengan politik. Kampus tempat kita menuntut ilmu. Dan kalaupun ada nuansa politik di kampus, kita punya Fakultas Fisipol untuk menimba ilmu politik. Selama ini saya juga tidak pernah mencampur-adukkan masalah kampus dengan politik. Ketika saya dikampus saya tetap Prof. DR Darni Daud, seorang pendidik. Berbeda ketika saya di Media Center, saya atau diluar kegiatan kampus, saya memposisikan diri sebagai Darni Daud, calon Gubernur Aceh.
Tapi pesan politik pencalonan Anda sebagai Gubernur Aceh sempat beberapa kali muncul dalam acara kampus. Termasuk dalam pentas seni Seudati?
Tidak benar itu, saat itu saya menemani Pak Menteri Pendidikan dalam acara tersebut. Seudati dan seni itu memang hobi saya, dan saya biasa berkecimpung dalam hal itu sebelum saya mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Aceh. Jika dikatakan ada pesan politik dalam acara tersebut, saya tidak tahu itu. Dalam pidato saya juga tidak ada nuansa politik dan pencalonan diri saya di situ, itu piur acara seni. Naif sekali saya jika acara-acara kampus saya jadikan roda politik.
Karena alasan itu masiswa menolak politisasi kampus dan mendirikan posko penolakan kampus dijadikan lahan politik?
Kalau itu saya tidak tahu, dan itu hak mahasiswa, tapi saya kira jangan selalu mengaitkan sesuatu dengan politik. Dengan mereka bersikap seperti itu terkesan itulah yang menjadi unsur politisasi. Saya juga tidak setuju jika kampus dijadikan lahan politik apa lagi politik praktis. Dan untuk masalah polik saya lakukannya di Center saya (Darni Daud Center—red).
Hampir seluruh Aceh spanduk dan Baliho Anda menyebar bahkan ada yang mengatasnamakan Rektor Unsyiah?
Ya memang banyak spanduk dan baliho saya menyebar hampir di setiap daerah, tapi harus bisa dibedakan, memang ada beberapa spanduk saya mengatasnamakan Rektor Unsyiah seperti ucapan selamat hari raya, momen-momen pendidikan dan itu dari dulu saya lakukan, sejak sebelum saya mencalonkan sebagai Gubernur. Tidak hanya spanduk bahkan di koran atau TV juga ada saya lakukan dan itu berbeda dengan spanduk-spanduk tentang pencalonan saya. Dan tidak tercantum nama saya sebagai Rektor tapi sebagai calon Gubernur Aceh.
Sumber dananya dari mana?
Ya, sumber dananya. Jika atas nama kampus saya pakai anggaran kampus, jika untuk pencalonan saya pakai dana saya sendiri dari dana Darni Center dan sumbangan dari alumni. Saya tidak mungkin melarang atau membatasi orang-orang yang ingin membantu, untuk kepentingan pencalonan diri saya sebagai Gubernur Aceh.***
Berita Terkini
Riswan Metro Dilaporkan ke Panwaslu Simeulue
Senin, 16 April 2012 jam 19:53:40 WIB
Unjukrasa Tolak Kenaikan Harga BBM berlanjut di Banda Aceh
Rabu, 28 Maret 2012 jam 12:37:38 WIB
Ribuan Konstituen Dukung Darmuda
Senin, 12 Maret 2012 jam 15:22:43 WIB
Penumpang Kapal Ditemukan Tewas
Kamis, 08 Maret 2012 jam 17:28:01 WIB
Penetapan Nomor Urut Cagub/Cawagub PA tak Semarak
Kamis, 08 Maret 2012 jam 14:13:19 WIB
Organda Minta Tertibkan Angkutan Liar.
Kamis, 08 Maret 2012 jam 13:16:35 WIB
Haba Ulee Kareng
Di Tapal Batas
ADA begitu banyak pertanyaan sederhana yang bisa kita...
Suci Hati Bersih Jiwa
BELUM lagi kasus heboh Nazaruddin reda, kembali kita...
Lakon Pemimpin
ADU kuat antara Walikota Lhokseumawe Munir Usman dan Wakil...
Millata Abraham
KETIKA masih kanak-kanak, saya biasa membuat jengkel orang...
Boikot Media!
Muhammad SalehPERNYATAAN boikot media yang...
Wartawan Jahat!
Belum sempat trauma penganiayaan wartawan di Simeulu...
Berita Terbaru
Peluru GLM Pencabut Nyawa
Muhamad Daud Hanafiah (58 tahun), penderes getah karet di...
BOM Waktu dari Simeulue
Lima hari tidak beroperasi, ratusan penumpang Kapal KMP...
Partai SIRA Pecah Dukungan Nazar Terbelah
Setelah Ketua Umum DPP Partai SIRA, Taufik Abda...
Ketika SIRA Harus Memilih
Sejumlah petinggi Partai SIRA memilih mundur dari...
Nazar Tawarkan Saya Uang!
Entah berpengaruh atau tidak, yang pasti perseteruan...
SIRA Sudah tak Asin Lagi
Konflik di tubuh Partai SIRA sudah terjadi sejak era...
Berita Terpopuler
Darah Haid Pertanda Penyakit
Hampir separuh populasi wanita dewasa mengalami...
Jangan Sepelekan Keringat Dingin
Kencan pertama atau wawancara kerja merupakan beberapa...
ISTRIKU KABUR DENGAN SEPUPUKU
Manusia kalau selalu diperbudak oleh hawa nafsunya, maka...
Legenda Para Auliya Aceh (5): Raden Fatah: Ujung Tombak Pasai Menaklukkan Majapahit
Bagi masyarakat Hindu-Majapahit, tidak ada tokoh yang...
Mutasi Pati Polri | Inspektur Jenderal Adityawarman Kapolda Aceh
Mabes Polri kembali mengelar mutasi sejumlah perwira...
MEMBANGUN UNIVERSITAS BERKELAS DUNIA
Idealnya, institusi pendidikan tinggi ditujukan tidak hanya...
Berita Terakhir Dibaca
Saya Memilah Urusan Kampus dan Politik
Ditemui MODUS ACEH, Kamis pekan lalu, Rektor Unsyiah Prof...
SEJARAH MELAYU DALAM HIKAYAT RAJA PASAI
Dalam sejarah panjang Rantau Melayu, Aceh Darussalam telah...
Mengurangi Kemacetan Lalu Lintas di Banda Aceh
Banda Aceh sebagai ibukota Provinsi Nanggroe Aceh...
BAP Dicabut Majelis Hakim Tersulut
LANGKAH Ilyas A Hamid atau akrab disapa Tgk Ilyas Pase,...
Tuduhan Kepada Tgk Liyah Masih Kabur
TERPIDANA Yunus Gani Kiran, Basri Yusuf, Lista Andriani dan...
Katakan Bisa untuk Korupsi!
Mantan Bendahara Partai Demokrat Nazaruddin akhirnya buka...









