Al-Muzanni mengeluarkan fatwa haram terhadap ganja, meskipun sebelumnya belum ada ulama (baik Abu Hanifah, Malik atau Syafi’i) yang mengharamkannya, karena memang pada masa mereka ganja belum umum dikonsumsi. Baru, pada masa al-Muzanni fenomena ganja mencapai eskalasi yang sangat menghawatirkan.
Nah, akhirnya, murid al-Syafi’i itu menyatakan bahwa ganja haram dikonsumsi. Fatwa dari al-Muzanni ini sempat ditentang Asad bin Amr, murid Abu Hanifah. Asad menyatakan, ganja boleh dikonsumsi. Tapi, akhirnya semua ulama sepakat bahwa ganja haram dikonsumsi, karena telah membawa malapetaka yang sangat besar terhadap masyarakat.
Syahdan, pada masa itu ganja telah umum dikonsumsi masyarakat. Sehingga sangat banyak orang yang kecanduan dan mengalami gangguan pikiran. Bahkan, para cendekiawan banyak yang linglung. Orang-orang pintar banyak yang tak waras gara-gara ganja. Lantas, para ulama di Transoxinia (Ma Wara’a al-Nahr) bersepakat mengharamkannya, sesuai dengan fatwa al-Muzanni.
Ulama kala itu juga mengeluarkan fatwa agar daun ganja dibakar; uang hasil transaksi ganja haram; penjual dan yang mengkonsumsi ganja harus diberi hukuman; orang yang melakukan talak pada saat sakau oleh ganja, talaknya jadi meskipun ia sedang tidak sadar.
Di Aceh, salah seorang ulama dan tokoh masyarakat Tgk H. Imam Syuja' menegaskan, menurut agama Islam mengkonsumsi ganja hukumnya haram, karena bisa merusak organ tubuh manusia, sehingga tidak mungkin salah satu barang yang digolongkan narkotika itu dilegalkan di Indonesia ini.
"Apa kata dunia, kalau sampai ganja dilegalkan di Indonesia, karena barang tersebut jelas sudah diatur dalam undang-undang dilarang dan secara Islam hukumnya haram," katanya di Banda Aceh, Minggu (8/5), menanggapi adanya kelompok yang menginginkan ganja dilegalkan.
Memang, sekelompok orang yang tergabung dalam Lingkar Ganja Nusantara (LGN) menyuarakan legalisasi tanaman ganja di Indonesia. Kelompok ini menilai, ganja memiliki lebih banyak manfaat dibandingkan kerugian antara lain untuk keperluan medis dan industri.
Tapi, ajakan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Dewan Penasehat DPW Muhammadiyah Aceh ini. Katanya, Islam sangat melarang mengkonsumsi ganja, karena mudharatnya lebih banyak ketimbang manfaatnya, di samping itu negara juga melarang keras. "Pemerintah membuat UU melarang ganja, karena memang manfaatnya tidak ada, justru mudharatnya lebih banyak, yakni bisa merusak generasi penerus bangsa ini. Apa jadinya bangsa ini 20 tahun kedepan kalau sampai ganja dilegalkan," kata mantan anggota DPR RI asal Aceh itu.
Tgk Imam Syuja’ berpendapat. Kalau ada keinginan kelompok tertentu melegalkan ganja, itu ada kaitan dengan bisnis yang sangat menggiurkan. "Kalau dijadikan bisnis memang ganja sangat menggiurkan, karena tanaman tersebut hidupnya gampang dan harganya juga mahal. Tapi, karena manfaatnya tidak ada, maka pemerintah harus berfikir seribu kali untuk melegalkan barang tersebut," katanya.
Jadi, apapun alasannya tidak mungkin ganja bisa dilegalkan di Aceh, karena bertentangan dengan agama dan hukum negara, apalagi Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam. "Saya yakin, kalau sampai ganja dilegalkan, maka akan ditentang habis-habisan oleh umat Islam," katanya.
Selama ini, Undang-undang Nomor 3/2009 tentang Narkotika memasukkan ganja sebagai Narkotika golongan I. Artinya, tanaman ini hanya boleh digunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan tidak boleh dipakai untuk keperluan lain termasuk layanan kesehatan.
Bukan hanya di Indonesia, legalitas ganja juga menjadi kontroversi di banyak negara. Bahkan di negara liberal seperti Amerika Serikat sekalipun, baru 16 dari 42 negara bagian yang sudah melegalkan ganja, itupun terbatas untuk keperluan medis. Provinsi Aceh merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang paling banyak ditemukan ladang ganja.***
Berita Terkini
Riswan Metro Dilaporkan ke Panwaslu Simeulue
Senin, 16 April 2012 jam 19:53:40 WIB
Unjukrasa Tolak Kenaikan Harga BBM berlanjut di Banda Aceh
Rabu, 28 Maret 2012 jam 12:37:38 WIB
Ribuan Konstituen Dukung Darmuda
Senin, 12 Maret 2012 jam 15:22:43 WIB
Penumpang Kapal Ditemukan Tewas
Kamis, 08 Maret 2012 jam 17:28:01 WIB
Penetapan Nomor Urut Cagub/Cawagub PA tak Semarak
Kamis, 08 Maret 2012 jam 14:13:19 WIB
Organda Minta Tertibkan Angkutan Liar.
Kamis, 08 Maret 2012 jam 13:16:35 WIB
Haba Ulee Kareng
Di Tapal Batas
ADA begitu banyak pertanyaan sederhana yang bisa kita...
Suci Hati Bersih Jiwa
BELUM lagi kasus heboh Nazaruddin reda, kembali kita...
Lakon Pemimpin
ADU kuat antara Walikota Lhokseumawe Munir Usman dan Wakil...
Millata Abraham
KETIKA masih kanak-kanak, saya biasa membuat jengkel orang...
Boikot Media!
Muhammad SalehPERNYATAAN boikot media yang...
Wartawan Jahat!
Belum sempat trauma penganiayaan wartawan di Simeulu...
Berita Terbaru
Peluru GLM Pencabut Nyawa
Muhamad Daud Hanafiah (58 tahun), penderes getah karet di...
BOM Waktu dari Simeulue
Lima hari tidak beroperasi, ratusan penumpang Kapal KMP...
Partai SIRA Pecah Dukungan Nazar Terbelah
Setelah Ketua Umum DPP Partai SIRA, Taufik Abda...
Ketika SIRA Harus Memilih
Sejumlah petinggi Partai SIRA memilih mundur dari...
Nazar Tawarkan Saya Uang!
Entah berpengaruh atau tidak, yang pasti perseteruan...
SIRA Sudah tak Asin Lagi
Konflik di tubuh Partai SIRA sudah terjadi sejak era...
Berita Terpopuler
Darah Haid Pertanda Penyakit
Hampir separuh populasi wanita dewasa mengalami...
Jangan Sepelekan Keringat Dingin
Kencan pertama atau wawancara kerja merupakan beberapa...
ISTRIKU KABUR DENGAN SEPUPUKU
Manusia kalau selalu diperbudak oleh hawa nafsunya, maka...
Legenda Para Auliya Aceh (5): Raden Fatah: Ujung Tombak Pasai Menaklukkan Majapahit
Bagi masyarakat Hindu-Majapahit, tidak ada tokoh yang...
Mutasi Pati Polri | Inspektur Jenderal Adityawarman Kapolda Aceh
Mabes Polri kembali mengelar mutasi sejumlah perwira...
MEMBANGUN UNIVERSITAS BERKELAS DUNIA
Idealnya, institusi pendidikan tinggi ditujukan tidak hanya...
Berita Terakhir Dibaca
Fatwa Ulama Ganja Tetap Haram!
Sampai abad Ketiga Hijriah, fiqh tidak pernah berbicara...
Turba, Menyerap dan Mengevaluasi APBA 2008
Terhitung 6-12 Maret 2009, anggota DPR Aceh kembali...
Sejarah Ganja di Aceh
Berdasarkan tinjauan historis, tanaman ganja pertama kali...
Beragam Alutsista TNI
Pada 5 Oktober 2011, Tentara Nasional Indonesia (TNI) genap...
Usir Nyamuk dengan Setrum
Musim hujan biasanya selalu identik dengan meningkatnya...
Tetap Trendy di Musim Hujan
Musim hujan telah tiba. Di Indonesia, musim yang satu ini...









