Kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista) bagi TNI merupakan salah satu sarana strategis dalam kekuatan pertahanan dan diplomasi internasional. Alutsista menjadi salah satu sarana penting eksistensi bangsa yang harus dibangun dan dipelihara. Oleh sebab itu, dalam pembangunan pertahanan negara di samping kualitas disiplin dan profesionalisme prajurit, harus pula dibarengi dengan tersedianya alutsista yang memadai.
Beragam senjata canggih digunakan di lingkungan TNI saat ini untuk menegakkan kedaulatan dan keutuhan NKRI.Baik buatan luar negeri maupun produksi dalam negeri. Nah, berikut beberapa Alutsista canggih dan modern yang dimiliki TNI.
Sukhoi Su-27 SKM
Sukhoi Su-27 (kode NATO: Flanker) adalah pesawat tempur yang awalnya diproduksi oleh Uni Soviet, dan dirancang oleh Biro Desain Sukhoi. Pesawat ini direncanakan untuk menjadi saingan utama generasi baru pesawat tempur Amerika Serikat (yaitu F-14 Tomcat, F-15 Eagle, F-16 Fighting Falcon, dan F/A-18 Hornet). Su-27 memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi. Pesawat ini sering disebut sebagai hasil persaingan antara Sukhoi dengan Mikoyan-Gurevich, karena Su-27 dan MiG-29 berbentuk mirip. Ini adalah keliru, karena Su-27 dirancang sebagai pesawat interseptor dan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh, sedangkan MiG-29 dirancang untuk mengisi peran pesawat tempur pendukung jarak dekat.
Rudal Yakhont
Rudal SS-N-26 Yakhont adalah buatan Rusia. Rudal ini mempunyai kode P-800/SSN-X-26. Beberapa kehandalan Yakhont yang tak dimiliki rudal anti permukaan TNI sebelumnya adalah Yakhont mempunyai kecepatan maksimum hingga 2,5 Mach. Ditambah lagi Yakhont punya jangkauan tembak sangat jauh, tak tanggung-tanggung 300 Km. Dua kemampuan tadi yang hingga kini belum dimiliki jajaran rudal anti kapal TNI lainnya. Seperti diketahui TNI-AL mempunyai rudal Exocet MM30/40, Harpoon dan C802. Tapi dibalik itu, Yakhont mempunyai bobot dan dimensi yang terbilang bongsor di kelasnya. Harga satu unit Yakhont ditaksir sekitar US$ 1,2 juta.
Spesifikasi:
Jangkauan Tembak : 300 Km pada manuver jelajah tinggi dan 120 Km pada manuver jelajah rendah
Ketinggian Terbang : 5 – 15 meter (fase terakhir sebelum mengenai target)
Berat Bahan Peledak : 200 Kg
Jangkauan Tembak Minimum : 50 Km
Media Peluncuran : dari bawah air, kapal permukaan dan dari daratan
Berat : Rudal plus kontainer 3,900 Kg
Rantis Garda 4X4
Kendaraan Taktis (Rantis) 4 x 4 yang dikenal dengan 4-Wheels Drive (4WD atau 4 x 4) yaitu kendaraan taktis yang memiliki tenaga penggerak pada keempat rodanya, dengan tujuan untuk mendapatkan traksi yang memadai dalam segala kondisi jalan. Cara kerja dari kendaraan 4 x 4 adalah mesin dihubungkan dengan differensial tengah (transfer case) yang membagi tenaga ke roda belakang dan roda depan. Karena pada saat menggunakan penggerak 4 roda, penggunaan energi lebih tinggi. Biasanya penggerak 4 roda hanya digunakan pada saat dibutuhkan saja, dengan mengaktifkan melalui tombol atau tuas tertentu.
Rantis 4 x 4 TNI dapat digunakan di medan yang berat seperti tanjakan terjal, jalan licin ataupun jalan yang berlumpur. Tampilan Rantis 4 x 4 tetap mengacu pada filosofi Hummvee USA, karena terbukti cukup tangguh, stabil dan flexible. RDA 4x4 menggunakan mesin Mercedes OM904, 170Hp 4200 cc.
NTW 20MM
NTW-20 adalah senapan kaliber besar anti-materiel yang dikembangkan oleh divisi Mechem dari produsen senjata Afrika Selatan Denel sejak tahun 1990-an. Didesain oleh Tony Neophytou, NTW-20 menggunakan tiga jenis kaliber peluru, yaitu 20x82mm, 20x110mm dan 14.5x114mm. Karena kalibernya yang besar tersebut, NTW-20 memang diperuntukkan untuk target besar dan keras seperti pesawat, kendaraan lapis baja, dan sasaran keras lainnya serta untuk counter-sniping dan ordnance disposal (menghancurkan peledak dari jarak jauh).
NTW-20 sendiri dapat mengganti jenis pelurunya dengan mudah; tanpa harus membongkar senjatanya secara keseluruhan; hanya perlu mengganti bolt, laras, bidikan dan magasinnya saja. NTW-20 telah digunakan oleh angkatan bersenjata Afrika Selatan sejak 1998, serta juga digunakan oleh India dan Indonesia.
SS 4 BATTLE RIFLE
Setelah memperkenalkan senapan serbu ringkas model bullpup SS 3 saat ini PT. PINDAD kembali memperkenalkan senapan perseorangan generasi baru yaitu SS 4. PT. PINDAD menjelaskan bahwa senapan perseorangan SS 4 ini merupakan senapan jenis battle rifle dengan jarak tembak efektif antara 300-600 meter. Untuk senapan SS4 ini masih merupakan mock up dan SS 4 ini mengadopsi peluru dari jenis GPMG FN MAG 58 yaitu 7,62 x 51 mm. Senapan SS 4 ini dirancang dengan menggunakan method reverse engineering yang artinya senjata dibuat dari gabungan sejumlah produk persenjataan hasil kerjaan PT. PINDAD maupun non PINDAD. Namun begitu SS 4 tidak sepenuhnya berasal dari gabungan sejumlah komponen senjata, beberapa diantaranya merupakan rancangan baru, salah satunya adalah popor.***
Berita Terkini
Riswan Metro Dilaporkan ke Panwaslu Simeulue
Senin, 16 April 2012 jam 19:53:40 WIB
Unjukrasa Tolak Kenaikan Harga BBM berlanjut di Banda Aceh
Rabu, 28 Maret 2012 jam 12:37:38 WIB
Ribuan Konstituen Dukung Darmuda
Senin, 12 Maret 2012 jam 15:22:43 WIB
Penumpang Kapal Ditemukan Tewas
Kamis, 08 Maret 2012 jam 17:28:01 WIB
Penetapan Nomor Urut Cagub/Cawagub PA tak Semarak
Kamis, 08 Maret 2012 jam 14:13:19 WIB
Organda Minta Tertibkan Angkutan Liar.
Kamis, 08 Maret 2012 jam 13:16:35 WIB
Haba Ulee Kareng
Di Tapal Batas
ADA begitu banyak pertanyaan sederhana yang bisa kita...
Suci Hati Bersih Jiwa
BELUM lagi kasus heboh Nazaruddin reda, kembali kita...
Lakon Pemimpin
ADU kuat antara Walikota Lhokseumawe Munir Usman dan Wakil...
Millata Abraham
KETIKA masih kanak-kanak, saya biasa membuat jengkel orang...
Boikot Media!
Muhammad SalehPERNYATAAN boikot media yang...
Wartawan Jahat!
Belum sempat trauma penganiayaan wartawan di Simeulu...
Berita Terbaru
Peluru GLM Pencabut Nyawa
Muhamad Daud Hanafiah (58 tahun), penderes getah karet di...
BOM Waktu dari Simeulue
Lima hari tidak beroperasi, ratusan penumpang Kapal KMP...
Partai SIRA Pecah Dukungan Nazar Terbelah
Setelah Ketua Umum DPP Partai SIRA, Taufik Abda...
Ketika SIRA Harus Memilih
Sejumlah petinggi Partai SIRA memilih mundur dari...
Nazar Tawarkan Saya Uang!
Entah berpengaruh atau tidak, yang pasti perseteruan...
SIRA Sudah tak Asin Lagi
Konflik di tubuh Partai SIRA sudah terjadi sejak era...
Berita Terpopuler
Darah Haid Pertanda Penyakit
Hampir separuh populasi wanita dewasa mengalami...
Jangan Sepelekan Keringat Dingin
Kencan pertama atau wawancara kerja merupakan beberapa...
ISTRIKU KABUR DENGAN SEPUPUKU
Manusia kalau selalu diperbudak oleh hawa nafsunya, maka...
Legenda Para Auliya Aceh (5): Raden Fatah: Ujung Tombak Pasai Menaklukkan Majapahit
Bagi masyarakat Hindu-Majapahit, tidak ada tokoh yang...
Mutasi Pati Polri | Inspektur Jenderal Adityawarman Kapolda Aceh
Mabes Polri kembali mengelar mutasi sejumlah perwira...
MEMBANGUN UNIVERSITAS BERKELAS DUNIA
Idealnya, institusi pendidikan tinggi ditujukan tidak hanya...
Berita Terakhir Dibaca
Beragam Alutsista TNI
Pada 5 Oktober 2011, Tentara Nasional Indonesia (TNI) genap...
Usir Nyamuk dengan Setrum
Musim hujan biasanya selalu identik dengan meningkatnya...
Tetap Trendy di Musim Hujan
Musim hujan telah tiba. Di Indonesia, musim yang satu ini...
Suplemen Serbaguna Pembersih Tubuh
Harus diakui rangkaian kegiatan di hari Lebaran, mulai dari...
Panci ‘Ajaib’ Bisa Isi Baterai Ponsel
Bencana tsunami di Jepang sempat membuat beberapa korban...
iPad 3 Segera Meluncur
Apple berencana memulai produksi uji cobanya untuk generasi...









