Terkait Kisruh di FISIP Unsyiah
Zulihar Mukmin: Kalau Saya Tukang Ketik, Dia Siapa?
Nah, terkait pernyataan Syarifuddin tersebut rupanya tak diterima Zulihar Mukmin, S.Pd, M.Si. Dia merasa keberatan dengan pernyataan tersebut. Akibatnya, Jum’at pagi pekan lalu, Zulihar menyambangi Kantor Redaksi MODUS ACEH di Jalan T. Nyak Makam, Lampineung, Banda Aceh. Tujuannya, untuk menjelaskan keberatannya dan minta pemberitaan tersebut diluruskan dengan membawa selembar kertas yang berisi pernyataan keberatannya atas pernyataan Dekan FISIP Unsyiah Syarifuddin Hasyim SH, M.Hum. Berikut penjelasannya kepada MODUS ACEH.
Pernyataan Dekan FISIP Anda tidak banyak kerja dan menghalangi pembentukan Dekan FISIP. Benarkah?
Bukan pembentukan Dekan FISIP ya. Saya dari awal ditempatkan sebagai panitia bidang komunikasi. Dulu ada Saiful. Saiful belum sempat menyelesaikan proposal ini. Saiful melanjutkan S3 ke Malaysia. Nah, sepeninggalan Saiful, semua tugas untuk proposal itu secara nyata saya sampaikan dan ini boleh dikonfrontir dengan yang lain. Saya yang kerjain semua.
Tapi, Syarifuddin mengatakan Anda hanya tukang ketik?
Kalau saya dikatakan tukang ketik lalu dia sebagai apa? Dia tukang print, semua dia print, apa dia tidak tahu? Nah, kalau dikatakan saya tukang ketik, saya membantah.
Anda digeser dengan alasan jarang masuk dan mengajar?
Ya, betul saya akui. Karena pada saat liburan saya ke Bandung, setelah lebaran saya balik lagi ke Banda Aceh. Berapa kali, paling dua atau tiga kali pertemuan saya tidak ada. Dan itu saya lakukan jam tambahan. Boleh ditanya kepada mahasiswa, boleh ditunjukkan mahasiswanya asal mahasiswanya mau jujur. Tidak diintervensi, tidak ditekan oleh Syarifuddin. Saya mau mahasiswa katakan kalau dua kali, ya dua kali.
Menurut Anda, apa latar belakang Anda di geser dari FISIP?
Karena jujur ya, saya ini salah seorang pendiri. Yang namanya fakultas baru semua baru, kita kelola secara baru dengan manajemen yang bagus. Saya tidak bisa melihat dipimpin oleh orang yang tidak punya kredibilitas. Tidak punya kompetensi, tidak punya manajemen yang bagus. Saya orangnya suka kritik, yang benar saya katakan benar, yang salah saya katakan salah. Nah, manajemen di sini yang tidak baik selalu saya kritik. Loh, penggunaan dana dari TOT dulu itu kemana? Katanya mau di buat work shop tentang kurikulum. Dananya sudah dianggarkan Rp 76 juta, kemana itu?
Memangnya kemana dana tersebut?
Enggak tahu lagi, sampai saat ini workshop tidak ada.
Jadi Alasan Anda digeserkan karena terlalu kritis?
Itu paling utama, karena saya kritis dan suka kritik terhadap kinerja dia serta mengkritisi program-program, dia tidak punya program hanya duduk.
Sebelumnya Anda pernah membuat siaran pers ke media tentang Dekan FISIP, apa benar?
Iya, karena di Unsyiah itu ada forum namanya Forum Jambo. Di situ perkumpulan dosen-dosen Syiah Kuala dan pegawai Syiah kuala. Jadi saya sering membuka opini dan kritikan-kritikan dalam release, termasuk tentang FISIP bagaimana pengelolaannya.
Tapi FISIP fakultas baru?
Fakultas baru harus ada persiapan untuk mempersiapkan panitia pemilihan. Itu harus buat senat fakultas dulu. Kalau sudah ada itu, baru diputuskan kapan akan diadakan pemilihan. Kalau empat tahun seperti saat ini, dari mana dasarnya. Dari Hongkong?
Seharusnya berapa tahun?
Kalau menurut saya yang bukan ahli hukum dan ahli administrasi, ya ikut peraturanlah. Kalau belum siap untuk pemilihan dekan, ya dipersiapkan dulu dua tahun atau berapalah sesuai aturan.
Apakah Anda didepak atau di pindahkan dari FISIP?
Saya bukan dipindahkan, dia tidak punya kuasa apa-apa. Dia seorang ahli hukum, seorang doktor ngak boleh dikatakan saya dipindahkan. Dia tidak punya kuasa memindahkan saya, saya dosen tetap di FKIP. Karena saya adalah salah satu perintis FISIP maka saya ada di sini. Nah, dia tidak ada alasan yang tegas mengatakan kenapa saya di depak. Yang jelas saya dikeluarkan dari situ karena tidak bisa kerja sama. Oke, kalau tidak bisa kerja sama tapi kenapa saya di tentang dari situ setelah fakultas itu jadi? Padahal proposal saya kerjakan juga. SK pemberhentian saya tidak ada.
Anda tidak komplain?
Ya saya tidak mau, saya tidak pernah komplain. Kenapa mata kuliah saya di cabut, kenapa jabatan dosen wali saya dicabut. Kenapa jabatan saya sekretaris dicabut? Semua itu tidak pernah saya perdebatkan. Hanya saya perdebatkan adalah honor saya yang ditahan satu semester. Soal tunjangan jabatan tidak saya mempersoalkan. Nah, kenapa ditahan, waktu saya jadi sekretaris ada satu unit laptop. Laptop itu dipegang oleh program studi bukan dekan.
Hanya karena laptop Anda didepak?
Ya, karena dia tidak suka sama saya karena laptop itu, dia meminta laptop itu saya katakan Anda dapat sebuah mobil karena jabatan. Ada orang protes enggak? Karena jabatan Anda sebagai pimpinan. Anda dapat mobil satu, saya sekretaris kenapa Anda yang mempersoalkan bukan prodi. Jangan urusan prodi Anda campur tangan juga, cleaning service pun Anda ikut campur. Jadi, semua pekerjaan Anda ikut di situ nimbrung, begitu kata saya.
Anda tidak melapor ke Rektor?
Saya tidak melapor ke Rektor karena saya tahu dia orang rektor. Itulah saya kritik di release, yang namanya release itukan pasti ada laporan ke sana. Tetapi tetap aja, release tetap release, saran tetap tinggal saran, kritik tinggal kritik. Jadi, tidak ada tindaklanjutnya.
Tanggapan Anda atas pernyataan Syarifuddin Hasyim bagaimana?
Itu bohong semua, itu pembohongan publik. Dia sedang membuka ke publik bahwa saya tukang ketik. Jadi saya akui kalau memang mata kuliah komunikasi Internasional sering terlambat dan saya tutup dengan penambahan waktu.
Harapan Anda terhadap persoalan ini?
Harapan saya, di masa jabatan yang tersisa tiga tahun lagi. Mudah-mudahan kalau rektor memilih atau menunjuk lagi, tunjuklah orang yang berkompetensi. Pertama, bidangnya dulu. Ke depan, FISIP itu harus dipimpin oleh orang-orang yang punya komitmen untuk membangun FISIP dan membesarkan FISIP. Sehingga FISIP tidak kalah dengan fakultas-fakultas lain yang ada di Unsyiah. Saya berharap FISIP ke depan dipimpin orang yang bagus, manajemen bagus, pengeloaan dananya transparansi.***
Berita Terkini
Riswan Metro Dilaporkan ke Panwaslu Simeulue
Senin, 16 April 2012 jam 19:53:40 WIB
Unjukrasa Tolak Kenaikan Harga BBM berlanjut di Banda Aceh
Rabu, 28 Maret 2012 jam 12:37:38 WIB
Ribuan Konstituen Dukung Darmuda
Senin, 12 Maret 2012 jam 15:22:43 WIB
Penumpang Kapal Ditemukan Tewas
Kamis, 08 Maret 2012 jam 17:28:01 WIB
Penetapan Nomor Urut Cagub/Cawagub PA tak Semarak
Kamis, 08 Maret 2012 jam 14:13:19 WIB
Organda Minta Tertibkan Angkutan Liar.
Kamis, 08 Maret 2012 jam 13:16:35 WIB
Haba Ulee Kareng
Di Tapal Batas
ADA begitu banyak pertanyaan sederhana yang bisa kita...
Suci Hati Bersih Jiwa
BELUM lagi kasus heboh Nazaruddin reda, kembali kita...
Lakon Pemimpin
ADU kuat antara Walikota Lhokseumawe Munir Usman dan Wakil...
Millata Abraham
KETIKA masih kanak-kanak, saya biasa membuat jengkel orang...
Boikot Media!
Muhammad SalehPERNYATAAN boikot media yang...
Wartawan Jahat!
Belum sempat trauma penganiayaan wartawan di Simeulu...
Berita Terbaru
Peluru GLM Pencabut Nyawa
Muhamad Daud Hanafiah (58 tahun), penderes getah karet di...
BOM Waktu dari Simeulue
Lima hari tidak beroperasi, ratusan penumpang Kapal KMP...
Partai SIRA Pecah Dukungan Nazar Terbelah
Setelah Ketua Umum DPP Partai SIRA, Taufik Abda...
Ketika SIRA Harus Memilih
Sejumlah petinggi Partai SIRA memilih mundur dari...
Nazar Tawarkan Saya Uang!
Entah berpengaruh atau tidak, yang pasti perseteruan...
SIRA Sudah tak Asin Lagi
Konflik di tubuh Partai SIRA sudah terjadi sejak era...
Berita Terpopuler
Darah Haid Pertanda Penyakit
Hampir separuh populasi wanita dewasa mengalami...
Jangan Sepelekan Keringat Dingin
Kencan pertama atau wawancara kerja merupakan beberapa...
ISTRIKU KABUR DENGAN SEPUPUKU
Manusia kalau selalu diperbudak oleh hawa nafsunya, maka...
Legenda Para Auliya Aceh (5): Raden Fatah: Ujung Tombak Pasai Menaklukkan Majapahit
Bagi masyarakat Hindu-Majapahit, tidak ada tokoh yang...
Mutasi Pati Polri | Inspektur Jenderal Adityawarman Kapolda Aceh
Mabes Polri kembali mengelar mutasi sejumlah perwira...
MEMBANGUN UNIVERSITAS BERKELAS DUNIA
Idealnya, institusi pendidikan tinggi ditujukan tidak hanya...
Berita Terakhir Dibaca
Zulihar Mukmin: Kalau Saya Tukang Ketik, Dia Siapa?
Masih ingat pemberitaan MODUS ACEH terkait FISIP Unsyiah...
Mendongkrak Popularitas, Melanggar Aturan
Semua caleg tancap gas. Sistem suara terbanyak membuat...
Saat Tuti Menghitung Hari
Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di Arab Saudi masih...
Diantara Kekerasan Seksual dan Hukum Pancung
Dia melawan ketika diperkosa majikan. Sang majikan tewas....
Mutasi Pati Polri | Inspektur Jenderal Adityawarman Kapolda Aceh
Mabes Polri kembali mengelar mutasi sejumlah perwira...
Masyarakat Menuding PT PIM Membantah
HARI masih terlalu pagi, saat puluhan warga yang berada di...









