Tabloid Berita Mingguan MODUS ACEH juga tersedia selengkapnya di sini!

Structured settlements Mesothelioma Acne Life Insurance Asbestos Bextra Bankruptcy Car Insurance Dental Plans Private Jets Debt Consolidation Credit Cards Canadian Pharmacy Online Trading Equity Line Credit Loans Mortgages Pay Day Loans Cash Advance Equity Loans Reduce Debt Refinance Jet Charter Rehab Wrongful death Legal Advice Taxes Investing Bonds Vioxx IRA Rollover Refinance Quotes Adult Education Distance Learning Alcohol Treatment Depression Drug Rehab Extra Money Cell Phone Plans Calling Cards VOIP Weight Loss Homeowner’s Insurance Rewards Cards Spam Filter Lasik Facelift Teeth Whitening Annuity Anti Virus Protection Adult Diaper Free Credit Report Credit Score Satellite Anti Spam Software Dedicated Hosting Domain Name Need Money Bachelor Degree Master Degree Doctorate Degree Work at Home Quick Book Spyware Eloan Malpractice Lawyer Lenox China Cancer Payperclick Personal Injury Attorney Lexington Law Video Conferencing Transfer Money Windstar Cruise Casinos Online Laptop Computer Online Banking Borrow Money Low Interest Credit Cards Personal Domain Name Cellular Phone Rental Internet Broker Term Life Cheap Hosting University Degrees Online Online Marketing Consolidate Business Credit Web Host Death Insurance Yellow Page Advertising Travel Insurance Register Domain Credit Counseling Email Hosting Trans Union Consumer Credit Blue Cross Helpdesk Software Purchase Structured Settlements Mesothelioma Lawyers San Diego Secured Loan Calculator Structured Settlement Investments Endowment Selling Mesothelioma Patients Mesothelioma attorney san diego Austin Texas dwi lawyers New York Mesothelioma Lawyers Phoenix dui lawyers Secured Loans Insurance Auto Phoenix dui attorney car free insurance online quote students debt consolidation loans Pennsylvania mesothelioma lawyers data recovery Denver adverse credit remortgages bad credit remortgages data recovery service los angeles Consolidating Students Loan Students Loan Consolidation Rates Boston dui lawyers memphis car insurance conference calling companies dui attornes los angeles georgia car accident lawyers san diego dui defense Phoenix arizona dui lawyers Los angeles dwi attorneys Student Consolidation Loans free quote for car insurance irs tax lawyers nj auto insurance dui san diego Los Angeles Criminal Defense Attorney Consolidating Private Student Loans Personal Injury Lawyer Chicago Personal Injury Attorney Pennsylvania Auto Insurance
MODUS ACEH

Index Daerah

RSS Feed
Anggota penjinak bom (Jibom) Polda Aceh menyisir lokasi penemuan sebuah bom rakitan yang didalamnya berisi peluru GLM yang diduga peninggalan sisa konflik di kebun penduduk, di Desa Glah Meunasah Baro, Kecamatan Krueng Baruna Jaya, Aceh Besar, beberapa waktu lalu.

Senjata Sisa Konflik

Peluru GLM Pencabut Nyawa

Minggu, 12 Pebruari 2012 jam 00:45:46 WIB
Pasar Inpres Sinabang.

BOM Waktu dari Simeulue

Minggu, 12 Pebruari 2012 jam 00:39:13 WIB
Tanah Afridawati yang dijadikan Kantor Balai KB.

Investasi Tanah Ala Darmili

Sabtu, 11 Pebruari 2012 jam 22:30:19 WIB
Warga memperlihatkan Ikan yang diduga mati akibat pencemaran limbah PT PIM

Pencemaran Limbah di Sungai Krueng Geukueh

Masyarakat Menuding PT PIM Membantah

Selasa, 24 Januari 2012 jam 14:20:31 WIB
Jembatan gantung masih banyak terdapat di pedalaman Kabupaten Bireuen.

Rapor Merah untuk Nurdin-Busmadar

Kamis, 05 Januari 2012 jam 01:29:58 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen Ir Razuardi Ibharim, MT:

Mereka Menilainya Dari Aspek Apa?

Kamis, 05 Januari 2012 jam 01:27:55 WIB

Bireuen - Bagaimana evaluasi akhir tahun terhadap kinerja Pemkab Bireuen?Bahwa sampai akhir tahun ini Pemerintahan Kabupaten pencapaian kinerja yang sangat memuaskan. Salah satu indikatornya adalah capaian PAD yang mencapai target hampir 100 persen.Itu dari segi pencapaian PAD, mengenai capaian pembangunan bagaimana?Pembangunan juga sudah sangat maksimal.Jadi secara umum Pemkab Bireuen menganggap ada peningkatan terhadap kinerja?Menurut kami ada peningkatan, karena semua hampir...

Ayah Banta Bungkam Kapolda Mendua
Edisi
4
Ayah Banta Bungkam Kapolda Mendua
Mei 2012






Edisi
37
Tahun
IX
Kamis, 05 Januari 2012 jam 01:29:58 WIB
 

Jembatan gantung masih banyak terdapat di pedalaman Kabupaten Bireuen.
Jembatan gantung masih banyak terdapat di pedalaman Kabupaten Bireuen.
Foto: Hamdani
BIREUEN - LSM GaSAK Bireuen menilai, kinerja Pemerintah Kabupaten Bireuen tahun 2011 masih tidak sesuai harapan. Sementara kinerja kepolisian masih lemah dan terkesan tebang pilih.

RANGKUMAN itu bertajuk catatan akhir tahun Pemerintahan Kabupaten (pemkab) Bireuen. Laporan yang berisi evaluasi tata kelola dan kinerja pemerintahan kabupaten Bireuen sepanjang tahun 2011 dibawah kepemimpinan Bupati Nurdin Abdu Rahman dan Wakil Bupati Busmadar Ismail tersebut dikeluarkan oleh LSM Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen. Mukhlis Munir selaku Koordinator GaSAK Bireuen mengatakan, dari kesimpulan catatan itu, rapor yang didapat keduanya ternyata masih belum sesuai harapan masyarakat atau masih merah.

Dari segi pemberantasan korupsi misalnya. Menurut catatan GaSAK, sampai dengan akhir tahun 2011, Bireuen masih dikategorikan sebagai daerah potensial untuk melakukan tindak pidana korupsi. Beberapa kasus yang diindikasikan korupsi malah tidak jelas juntrungannya. Ini seperti kasus kas bon jilid II yang melibatkan mantan Bupati Bireuen Mustafa A. Geulanggang sebesar Rp. 8 miliar. Lalu kasus korupsi pengadaan mobil dinas 2008 pada kantor Pertambangan energi dan Lingkungan hidup sebesar Rp 297 juta dengan mata anggaran APBD 2008. Saat itu, walau bagian keuangan telah membayar seluruhnya, namun beberapa bulan kemudian, mobil Mitsubishi 4 WD itu justru ditarik kembali oleh pihak Showroom karena belum dibayar. Anehnya tidak ada pelaku yang ditangkap dalam kasus ini.

Ada lagi, kasus korupsi Dana Alokasi Khusus dan APBK Bireuen tahun 2007 pada Dinas Pendidikan Bireuen yang dilakukan oleh bendahara dinas tersebut yaitu fauzan A. Rahman. Berdasarkan hasil audit BPKP NAD, yang dikeluarkan 22 Desember 2009. Dalam kasus ini, negara dirugikan sekitar Rp 439 juta. Memang, Fauzan A. Rahman ditangkap, namun sang Kepala Dinas Yusri, S. Sos, M. Si justru tak tersentuh hukum.

Kasus penggelapan pajak PPH dan PPN yang dilakukan oleh mantan Bendahara Umum Kabupaten Bireuen Muslim Syamaun, juga cukup menyita perhatian publik. Maklum, hasil audit BPKP Aceh, Muslim terbukti merugikan negara sebesar Rp. 51,3 miliar. Sayangnya, meski sempat di non-job kan, Muslim justru kembali diangkat menjadi Pj Bendahara pada Dinas Pendapatan Keuangan dan kekayaan daerah (DPKKD) Kabupaten Bireuen dalam mutasi terakhir di penghujung 2011. GaSAK menilai pengangkatan Muslim menjadi pukulan telak bagi penegakan nilai-nilai kebenaran dan kejujuran. “Nurdin Abdul Rahman selaku Bupati Bireuen, telah gagal mengedepankan prinsip-prinsip akuntabilitas dan anti korupsi,” tegas Mukhlis.

Di bidang anggaran, GaSAK menilai alokasi dana masih sangat tidak memihak kepada rakyat selaku pemberi mandat. Hal ini terbukti dalam APBK 2011, alokasi dana aparatur jauh lebih besar dari belanja publik, yaitu sebesar Rp. 526 miliar untuk aparatur (belanja langsung) dan untuk publik (belanja tidak langsung) hanya Rp. 217 Miliar dari total anggaran sebesar Rp. 732 Miliar.

Yang lebih melukai hati rakyat, menurut catatan GaSAK, saat Dewan perwakilan rakyat kabupaten Bireuen mengalokasikan dana sebesar Rp. 2,9 miliar untuk tunjangan sewa rumah anggota DPRK. Saat itu, untuk jabatan ketua dianggarkan sebesar Rp 9 juta/ bulan. Wakil ketua Rp 8 juta/bulan dan Anggota Rp 7 juta per bulan.

Hutang Kabupaten Bireuen kepada pihak Ketiga sebesar Rp 30 miliar lebih, menurut GaSAK juga patut dicurigai sebagai akal-akalan saja. Sebab sampai saat ini, alokasi hutang tersebut belum jelas. Padahal dalam APBK 2011 Pemkab sudah berkomitmen untuk membayarnya.

Di bidang ekonomi rakyat, GaSAK kembali menilai jika Pemkab Bireuen masih jalan di tempat. Bukan apa-apa. Tiga buah Badan Usaha Milik daerah (BUMD) belum mampu menghasilkan keuntungan untuk daerah. Ini karena PDAM Krueng Peusangan, Perusahaan Daerah Pembangunan (PDP) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) belum menghasilkan keuntungan serupiah pun. “Ketiga perusahaan yang sempat dijagokan sebagai sumber dana bagi daerah, malah menjadi benalu di APBK,” tuding Mukhlis.

Belum lagi jika ditilik sejumlah pabrik yang sempat berdiri di Bireuen seperti pabrik minyak Jarak (minyeuk lawah), pabrik keramik, pabrik kedelai di Peudada yang kini hanya menjadi rongsokan besi tua. Kawasan industri terpadu di Batee Geulungku sampai kini juga masih belum disentuh oleh investor yang sempat ramai diberitakan akan mengelola kawasan “bebatuan dan karang” tersebut.

Di bidang lingkungan hidup, GaSAK menyorot masalah pembukaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Geurugok yang merupakan ancaman bagi masyarakat di sekitar untuk beberapa tahun kedepan. Sebab kehadiran PKS itu dinilai oleh banyak kalangan tanpa mempunyai kajian dampak AMDAL yang matang. Selain itu, kehadiran kebun kelapa sawit milik swasta dengan menebang hutan yang ada turut memperburuk keadaan. Menurut GaSAK tidak ada yang mengetahui luas lahan secara pasti yang telah ditanami sawit. Namun, yang jelas sampai dengan hari ini hutan-hutan di Bireuen terus digunduli untuk ditanami sawit.

Tak hanya itu, keberadaan tambang-tambang galian C ilegal di sepanjang DAS Peusangan juga terus menjamur. Menurut pantauan GaSAK Bireuen, puluhan usaha penambangan pasir dengan mesin sedot di sepanjang aliran sungai Peusangan tidak mengantongi izin. Pemerintah daerah sebenarnya tahu letak dan bentuk kerja-kerja yang dilakukan oleh pengusaha tambang liar. Namun terkesan justru membiarkan para pengusaha ilegal tersebut menjarah pasir di sepanjang DAS Sungai Peusangan.

Menariknya, dari sisi penegakan hukum GaSAK juga menilai jika aparat hukum khususnya Kepolisian di wilayah Bireuen belum menunjukkan hal yang menggembirakan. Sejumlah kasus kriminal dan pembunuhan berbau politik tidak mampu diungkap oleh penegak hukum. Kasus penembakan mantan panglima GAM wilayah Batee Iliek Saiful Husin alias Cage beberapa waktu lalu sampai sekarang belum berhasil dikuak oleh jajaran Polres Bireuen.

Belum lagi jajaran kepolisian ditingkat polsek yang hampir setiap malam melakukan penangkapan terhadap pengguna ganja dan shabu-shabu. Namun kebanyakan dari mereka yang ditangkap tidak sampai ke pengadilan. Kasus itu hanya sampai di Polsek setelah itu hilang begitu saja. Di sisi yang lain, tingkat penyalahgunaan narkoba di Bireuen juga terus meningkat.

Begitupun, terkait catatan akhir tahun yang diberikan GaSAK tersebut, Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Bireuen Ir Razuardi Ibharim, MT mengatakan, jika hal tersebut sah-sah saja asal jelas indikatornya. “Bernilai merah? Mereka menilainya dari aspek apa? Sah-sah saja menilai, tapi harus jelas indikatornya,” ujar Razuardi. Sebaliknya Razuardi justru menilai jika sampai akhir tahun ini (2011) Pemkab Bireuen mengalami pencapaian kinerja yang sangat memuaskan. Salah satu indikatornya adalah capaian PAD yang mencapai target hampir 100 persen.***
Hamdani
Komentar ditutup.

Tarik Ulur Qanun KKR, Menanti Komitmen Zaini-Muzakir
Edisi
3
Tarik Ulur Qanun KKR, Menanti Komitmen Zaini-Muzakir
Mei 2012

Berita Terkini

Menurut Anda siapakah yang bakal menjadi gubernur Aceh mendatang?

Polling tidak aktif!

Haba Ulee Kareng

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

Berita Terakhir Dibaca



<Sabtu, 19 Mei 2012 Jam 19:41
Sedang diakses oleh 28 orang. Hari ini 402 orang. IP Address Anda 38.107.179.238. Anda pengunjung ke 533457.