<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title><![CDATA[MODUSACEH.COM - POLITIK - RSS FEED]]></title>
<link>http://www.modusaceh.com</link>
<description>TABLOID BERITA MINGGUAN - BIJAK TANPA MEMIHAK</description>
<language>id</language>
<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 00:18:40 +0700</pubDate>
<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 00:18:40 +0700</lastBuildDate>
<copyright>Copyright (C) 2009-2010</copyright>
<generator>MODUSACEH.COM RSS Generator</generator>

  <item>
  <title><![CDATA[Masih di Tim Perumus]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2401/masih_di_tim_perumus.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">DPRA yakin pengesahan APBA dilakukan Maret ini. Awas sangsi pemotongan pendapatan Aceh. 

Melorotnya proses pengesahan Qanun Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2010, membuat Ramli senantiasa was-was. Jantung salah satu kepala desa di Aceh Besar ini, dag-dig-dug karena hutang material mencapai puluhan juta untuk pembangunan desanya, belum juga terbayar. &ldquo;Pengusaha material terus menagih pada saya,&rdquo; katanya pada MODUS ACEH dua pekan lalu.

Semestinya, hutang itu bisa dilunasi akhir 2009 lalu. Saat itu Pemerintah Aceh berjanji menyalurkan Bantuan Keuangan Peumakmu Gampong (BKPG) Tahab II senilai Rp 50 juta. Uang inilah yang akan digunakan Ramli untuk menutupi hutang material tadi. &ldquo;Tapi diundur hingga APBA 2010 disahkan,&rdquo; katanya kecewa. 

Ironinya, hingga penghunjung Februari lalu, dewan belum mengetuk palu tanda Qanun APBA disetujui. Padahal, semua tahu, APBA adalah instrumen utama pembangunan di.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 03 Mar 2010 22:49:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Utak-atik RAPBA 2010]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2336/utak-atik_rapba_2010.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Proses pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) 2010, belum juga rampung. Pokja DPRA masih sibuk merampingkan usulan eksekutif yang dinilai terlalu bengkak. Sinyalemen tak sedap mencuat, anggota dewan sedang berusaha mencari saluran dana, guna mengisi porsi program aspirasi. 

Pertemuan itu digelar tertutup di salah satu ruang di Komplek Gedung DPRA, pertengahan Januari lalu. Hadir di sana, antara lain, anggota DPRA Muslim Usman, HM Sidik Fahmi dan sejumlah pejabat SKPA Sekretariat DPRA. &ldquo;Saat itu, dewan mengusulkan agar memasukan sejumlah item untuk ditampung dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) 2010,&rdquo; kata sumber MODUS ACEH.

Momen pembahasan anggaran 2010 ini, kata dia, dimanfaatkan dewan untuk mengikutserakan, antara lain, tunjangan transportasi senilai Rp 13,5 juta per anggota dewan, minus pimpinan dewan. Selain itu, wakil rakyat juga mengusulkan, masing-masing, satu orang sekretaris untuk setiap anggota dewan dengan.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 09 Feb 2010 22:49:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Mawardy Nurdin Nahkodai Demokrat Aceh]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2273/mawardy_nurdin_nahkodai_demokrat_aceh.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rss5de216000266a3998d44b1c785c9f2c6.jpg" alt="Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo menyerahkan Panji Partai Demokrat pada Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Mawardy Nurdin." title="Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo menyerahkan Panji Partai Demokrat pada Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Mawardy Nurdin." align="right" hspace="8" /><div align="justify">Tampuk pimpinan DPD Partai Demokrat Aceh akhirnya resmi dipegang Mawardy Nurdin. Diyakini mampu membesarkan Partai Demokrat Aceh.

Prediksi banyak pihak memang terbukti. Mawardy Nurdin yang sejak awal diunggulkan &ndash; dari tiga kandidat lainnya - akhirnya terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh yang baru, periode lima tahun ke depan. Sebelumnya, nama Mawardy sempat ditempel ketat Ibnu Rusdi. Dua nama ini memang banyak disebut-sebut sebagai kandidat yang bepeluang meraih tampuk pimpinan Partai Demokrat Aceh pada Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Partai Demokrat Aceh, yang digelar Kamis pekan lalu itu. 

Setelah melalui serangkaian rapat khusus, sumber MODUS ACEH di Partai Demokrat mengatakan, Ibnu Rusdi memilih untuk mundur sebagai kandidat. Begitu pula dengan dua.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 19 Jan 2010 21:10:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Pertegas Komitmen Ditengah Tantangan Besar]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2272/pertegas_komitmen_ditengah_tantangan_besar.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rssd81906ca5b98dd9ee59ee17e8b023cbd.jpg" alt="" title="" align="right" hspace="8" /><div align="justify">Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ir Aburizal Bakrie melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh, periode 2009-2015. Diharap dapat membela hak-hak rakyat.
&nbsp;
Sulaiman Abda harus pintar-pintar mengatur waktu. Selain disibukkan dengan berbagai agendanya sebagai wakil rakyat, aktifitas mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) itu, akan semakin padat seiring pengukuhannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I, Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Aceh, 5 Desember 2009 lalu.

Sabtu pekan lalu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ir Aburizal Bakrie bahkan sudah pula melantik dan mengukuhkan pengurus dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Aceh ini di Anjong Monmata, Banda Aceh. 

Acara yang dikemas dengan tajuk.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 19 Jan 2010 21:10:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Antara Mawardy dan Ibnu Rusdi]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2266/antara_mawardy_dan_ibnu_rusdi.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rss27bcac6e63fffe9e2aa72ead12350495.jpg" alt="Kampanye Partai Demokrat di Aceh." title="Kampanye Partai Demokrat di Aceh." align="right" hspace="8" /><div align="justify">Dari empat kandidat yang meramaikan bursa pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Mawardy Nurdin dan Ibnu Rusdi, disebut-sebut berpeluang besar. Saling klaim terjadi.

Selasa siang, pertengahan November 2009 lalu, telepon seluler Mawardy Nurdin berdering. &ldquo;Ini benar dengan Pak Mawardi?,&rdquo; suara diujung telepon bertanya. Sang penelpon tak lain adalah orang yang diperintahkan Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo. &ldquo;Ada waktu ke Jakarta,&rdquo; tanyanya lagi. &ldquo;Saya jawab, saya lagi dinas luar kota,&rdquo; kata Mawardy menceritakan kepada MODUS ACEH, Kamis pekan lalu. 

Si penelpon melanjutkan pembicaraan. &ldquo;Kapan ada waktu ke Jakarta, ketua umum ingin bicara.&rdquo; &ldquo;Ada masalah apa?,&rdquo; tanya Mawardy. &ldquo;Pak Ketum ingin bicara, nanti Pak.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 12 Jan 2010 20:24:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Ini Amanah]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2265/ini_amanah.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Mendapat dukungan dari petinggi Demokrat di pusat, Mawardy Nurdin akhirnya ikut meramaikan bursa calon Ketua DPD Demokrat Aceh. Rabu pekan lalu, MODUS ACEH mewawancarai Walikota Banda Aceh ini seputar latar belakang pencalonannya. Apa saja penuturannya, berikut petikannya.

Apa motivasi Anda mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Demokrat?

Begini, saya maju menjadi Walikota pada Pilkada lalu itukan melalui Partai Demokrat. Dan selama ini, dalam setiap acara dan kesempatan, seperti kampanye presiden, saya juga mendukung Demokrat. Meskipun saya tak ikut berkampanye. Selain alasan itu, saat ini kita ketahui, bahwa Ketua DPD Demokrat Aceh sedang lowong karena Pak Nova Iriansyah sudah terpilih menjadi Anggota DPR RI dan pindah ke Jakarta. Karena itu, harus diselenggarakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) pada 14 Januari nanti, guna memilih ketua. 

Dengan latar belakang seorang birokrat, apa Anda yakin bisa memimpin partai.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 12 Jan 2010 20:24:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Prioritas Membesarkan Partai]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2264/prioritas_membesarkan_partai.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Dukungan dikabarkan terus mengalir pada Ibnu Rusdi menjelang Musdalub Partai Demokrat yang akan digelar, Kamis pekan ini di Banda Aceh. Apa saja persiapan Didi, begitu dia akrab disapa, seputar pencalonannya. Selasa pekan lalu, MODUS ACEH mewawancarai pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil ketua DPD Demokrat Aceh sekaligus Anggota DPRA ini. Berikut petikan singkatnya.

Sejauh ini, bagaimana persiapan Anda untuk maju sebagai kandidat Ketua DPD Demokrat Aceh?

Proses pemilihan inikan basis suaranya ada di DPC. Ada 23 DPC di Aceh. Artinya ada 23 suara. Ditambah satu suara DPD, dan satu suara DPP. Jadi total 25 suara semuanya. Itu sebabnya, saya rutin melakukan komunikasi dengan DPC-DPC. &nbsp;

Bagaimana respon yang Anda dapat dari DPC?

Alhamdullihah, cukup baik. 

Anda optimis, berapa DPC yang akan mendukung?

Target saya, 15 DPC.

Apa sebenarnya motivasi Anda dalam pencalonan ini?

Targetnya adalah mensukseskan dan.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 12 Jan 2010 20:24:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Buyung-Tifatul Bersitegang Urat Leher]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2189/buyung-tifatul_bersitegang_urat_leher.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Percekcokan antara anggota Wantimpres Adnan Buyung Nasution dan Menkominfo Tifatul Sembiring di media terkait RPP Penyadapan makin ramai. Wasekjen PKS Fahri Hamzah pun turut berkomentar.

Usai memimpin Tim Pencari Fakta kasus Bibit samad Rianto dan Chandra Hamzah. Tak membuat Adnan Buyung Nasution atau akrab disapa Bang Buyung ini &ldquo;pensiun&rdquo; dari sikap kritis. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI ini, dikabarkan bersiteru dengan Menkominfo Tifatul Sembiring. Pokok masalah, tentu saja tak jauh dari persoalan RPP Penyadapan.

Adnan Buyung Nasution memperoleh dukungan terkait perseteruannya dengan Menkominfo Tifatul Sembiring. Sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Buyung justru bisa mengusulkan seorang menteri agar dipensiunkan atau dipecat.

&ldquo;Buyung sebaiknya mengusulkan kepada presiden untuk menegur Menkominfo. Bahkan mempensiunkan karena isu RPP Penyadapan bisa menyudutkan.....</div>]]></description>
  <pubDate>Thu, 24 Dec 2009 01:53:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Sulaiman, Husin atau Muntasir?]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2137/sulaiman_husin_atau_muntasir?.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rssf8215414649de4f70c45abcc6a53d622.jpg" alt="Kantor Golkar." title="Kantor Golkar." align="right" hspace="8" /><div align="justify">Partai Golkar akan menggelar Musda IX di Banda Aceh. Ketua DPP&nbsp; Partai Golkar Aburizal Bakrie dipastikan hadir. Tiga kandidat kuat muncul. Kuda hitam menyusun kekuatan.

Sudah sepekan, umbul-umbul kuning berlogo pohon beringin, berkibar di jembatan Simpang Surabaya, Banda Aceh. Kantor DPD Partai Golkar, di Jalan SA Mahmudsyah, Banda Aceh, juga disibukkan dengan berbagai aktivitas. &ldquo;Beginilah aktivitas dan kesibukan kami menjelang Musda (Musyawarah Daerah). Apalagi, Ketua DPP Aburizal Bakrie hadir,&rdquo; jelas salah seorang petugas sekretariat panitia Musda kepada media ini.

Memang, jika tak ada halangan dan rintangan, partai Pohon Beringin itu akan kembali mengelar &ldquo;hajatan&rdquo; bertajuk: Musyawarah Daerah (Musda) Ke-IX, tanggal 4-6 Desember 2009. Pembukaannya.....</div>]]></description>
  <pubDate>Thu, 03 Dec 2009 15:25:33 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Golkar Aceh Butuh Sosok Pembaharu]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2136/golkar_aceh_butuh_sosok_pembaharu.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Namanya disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk posisi Ketua Umum DPD I Partai Golkar Aceh, lima tahun mendatang. Begitupun, mantan Sekretaris Umum KONI Aceh ini, tetap saja terkesan merendah dan tidak ambisius. Baginya, sukses Musda merupakan suatu tanggungjawab yang harus dipikulnya. Begitupun, saat ditanya tentang posisinya sebagai kandidat, Sulaiman Abda membenarkan. Apa kata Sulaiman terkait pencalonan dirinya itu? Berikut penuturannya kepada Fitri Juliana dari MODUS ACEH, Rabu pekan lalu.

Bagaimana Persiapan menjelang Musda Partai Golkar IX?

Sampai saat ini (Rabu 25/11) sudah berjalan 80 persen dan semuanya telah dikerjakan sesuai bidang masing-masing. Insya Allah hingga satu hari menjelang hari H, segala hal yang menyangkut kesiapan kepanitian bisa dilaksanakan. Musda direncanakan dibuka Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, 4 Desember 2009, pukul 20.00 WIB. Ada 500 undangan yang kami sebarkan,.....</div>]]></description>
  <pubDate>Thu, 03 Dec 2009 15:14:27 WIT</pubDate>
  </item>
  
</channel>
</rss>