<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title><![CDATA[MODUSACEH.COM - POLITIK - RSS FEED]]></title>
<link>http://www.modusaceh.com</link>
<description>TABLOID BERITA MINGGUAN - BIJAK TANPA MEMIHAK</description>
<language>id</language>
<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 04:02:15 +0700</pubDate>
<lastBuildDate>Sun, 01 Aug 2010 04:02:15 +0700</lastBuildDate>
<copyright>Copyright (C) 2009-2010</copyright>
<generator>MODUSACEH.COM RSS Generator</generator>

  <item>
  <title><![CDATA[Dominasi Power Rangers]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2553/dominasi_power_rangers.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rss94c88e3e9b8398e8298c891e7d7e5290.jpg" alt="" title="" align="right" hspace="8" /><div align="justify">Besarnya dominasi kelompok berkuasa, diyakini akan berdampak negatif bagi sehatnya demokrasi Aceh. Dibutuhkan formula untuk mereduksi. Upaya merevisi pasal 256 UUPA, dinilai cukup berpotensi.

Duduk di ruang terbuka Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, sekelompok aktivis lintas partai menggelar diskusi sambil bersantai. Meja disusun memanjang. Di atasnya tersaji beberapa poci teh dan kopi yang masih panas. Pisang goreng ditaburi susu coklat serta kentang goreng ala restoran cepat saji, menjadi menu utama. 

Gemericik air dari kolam renang menemani diskusi yang dihadiri, antara lain, Ketua DPD PDI-P Aceh, Karimun Usman, Ketua PAAS, Ghazali Abbas dan Kader Partai Golkar, Hendra Budian. Ada pula kader dari Partai SIRA, seperti, Dawan Gayo dan Banta Syahrizal serta sejumlah politisi dari.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 28 Apr 2010 20:48:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Ramai-ramai Dukung Calon Perseorangan]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2552/ramai-ramai_dukung_calon_perseorangan.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Calon perseorangan tak lagi terakomodir pada pilkada mendatang. Mulai banyak yang menyuarakan judicial review. Partai Aceh mengatakan tak sependapat.

Diskusi itu digelar di Anjong Mon Mata, Komplek Pendopo Gubernur Aceh, Rabu pagi pekan lalu. Agenda yang dibahas, ihwal merevisi sejumlah pasal dalam UUPA yang dianggap kurang menguntungkan rakyat Aceh. &ldquo;Itu sebabnya, kita gagas acara ini untuk menjaring aspirasi rakyat,&rdquo; kata Sekjen Partai Rakyat Aceh (PRA), Thamren Ananda pada MODUS ACEH sesaat sebelum acara dimulai. 

Pukul setengah sepuluh pagi, para undangan sudah berada dalam ruangan. Acara pun dimulai. Hadir sebagai narasumber, bekas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Muklis Mukhtar, SH dan Kepala Biro Hukum dan Humas Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Makmur Ibrahim. Ada pula pengamat Pemerintahan dan Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Dr. Taqwaddin.

Menggunakan jas warna hitam,.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 28 Apr 2010 20:48:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Berakhirnya “Perang” Anggaran]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2448/berakhirnya_“perang”_anggaran.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rss73c91ab55cdc35d495718501a00d9ed7.jpg" alt="Beberapa anggota DPRA bersalaman usai sidang Paripurna Pembahasan RAPBA 2010." title="Beberapa anggota DPRA bersalaman usai sidang Paripurna Pembahasan RAPBA 2010." align="right" hspace="8" /><div align="justify">Empat Fraksi di DPRA menyetujui RAPBA 2010 untuk disahkan menjadi Qanun APBA. Irwandi sumringah.

Pria berperawakan kecil itu datang dengan wajah ceria nun berseri-seri. Tiba di gedung utama DPRA sekitar pukul 10 pagi, disalaminya satu-persatu anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh yang hadir. Berbincang sejenak, lalu beranjak mengambil tempat di jajaran pimpinan. Wakil Gubernur Muhammad Nazar, duduk persis disampingnya. Ketua DPRA Hasbi Abdullah dan Wakil Ketua DPRA, masing-masing, Amir Helmi dan Sulaiman Abda, juga ada di sana. 

Dialah Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Jumat pekan lalu, walau hanya sesaat, Irwandi menyempatkan hadir dalam sidang paripurna yang paling menentukan tahun ini. Keputusan setuju atau ditolaknya Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBA) Aceh untuk.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 24 Mar 2010 20:43:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Masih di Tim Perumus]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2401/masih_di_tim_perumus.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">DPRA yakin pengesahan APBA dilakukan Maret ini. Awas sangsi pemotongan pendapatan Aceh. 

Melorotnya proses pengesahan Qanun Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2010, membuat Ramli senantiasa was-was. Jantung salah satu kepala desa di Aceh Besar ini, dag-dig-dug karena hutang material mencapai puluhan juta untuk pembangunan desanya, belum juga terbayar. &ldquo;Pengusaha material terus menagih pada saya,&rdquo; katanya pada MODUS ACEH dua pekan lalu.

Semestinya, hutang itu bisa dilunasi akhir 2009 lalu. Saat itu Pemerintah Aceh berjanji menyalurkan Bantuan Keuangan Peumakmu Gampong (BKPG) Tahab II senilai Rp 50 juta. Uang inilah yang akan digunakan Ramli untuk menutupi hutang material tadi. &ldquo;Tapi diundur hingga APBA 2010 disahkan,&rdquo; katanya kecewa. 

Ironinya, hingga penghunjung Februari lalu, dewan belum mengetuk palu tanda Qanun APBA disetujui. Padahal, semua tahu, APBA adalah instrumen utama pembangunan di.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 03 Mar 2010 22:49:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Utak-atik RAPBA 2010]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2336/utak-atik_rapba_2010.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Proses pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) 2010, belum juga rampung. Pokja DPRA masih sibuk merampingkan usulan eksekutif yang dinilai terlalu bengkak. Sinyalemen tak sedap mencuat, anggota dewan sedang berusaha mencari saluran dana, guna mengisi porsi program aspirasi. 

Pertemuan itu digelar tertutup di salah satu ruang di Komplek Gedung DPRA, pertengahan Januari lalu. Hadir di sana, antara lain, anggota DPRA Muslim Usman, HM Sidik Fahmi dan sejumlah pejabat SKPA Sekretariat DPRA. &ldquo;Saat itu, dewan mengusulkan agar memasukan sejumlah item untuk ditampung dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) 2010,&rdquo; kata sumber MODUS ACEH.

Momen pembahasan anggaran 2010 ini, kata dia, dimanfaatkan dewan untuk mengikutserakan, antara lain, tunjangan transportasi senilai Rp 13,5 juta per anggota dewan, minus pimpinan dewan. Selain itu, wakil rakyat juga mengusulkan, masing-masing, satu orang sekretaris untuk setiap anggota dewan dengan.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 09 Feb 2010 22:49:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Mawardy Nurdin Nahkodai Demokrat Aceh]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2273/mawardy_nurdin_nahkodai_demokrat_aceh.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rss5de216000266a3998d44b1c785c9f2c6.jpg" alt="Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo menyerahkan Panji Partai Demokrat pada Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Mawardy Nurdin." title="Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo menyerahkan Panji Partai Demokrat pada Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Mawardy Nurdin." align="right" hspace="8" /><div align="justify">Tampuk pimpinan DPD Partai Demokrat Aceh akhirnya resmi dipegang Mawardy Nurdin. Diyakini mampu membesarkan Partai Demokrat Aceh.

Prediksi banyak pihak memang terbukti. Mawardy Nurdin yang sejak awal diunggulkan &ndash; dari tiga kandidat lainnya - akhirnya terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh yang baru, periode lima tahun ke depan. Sebelumnya, nama Mawardy sempat ditempel ketat Ibnu Rusdi. Dua nama ini memang banyak disebut-sebut sebagai kandidat yang bepeluang meraih tampuk pimpinan Partai Demokrat Aceh pada Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Partai Demokrat Aceh, yang digelar Kamis pekan lalu itu. 

Setelah melalui serangkaian rapat khusus, sumber MODUS ACEH di Partai Demokrat mengatakan, Ibnu Rusdi memilih untuk mundur sebagai kandidat. Begitu pula dengan dua.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 19 Jan 2010 21:10:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Pertegas Komitmen Ditengah Tantangan Besar]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2272/pertegas_komitmen_ditengah_tantangan_besar.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rssd81906ca5b98dd9ee59ee17e8b023cbd.jpg" alt="" title="" align="right" hspace="8" /><div align="justify">Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ir Aburizal Bakrie melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh, periode 2009-2015. Diharap dapat membela hak-hak rakyat.
&nbsp;
Sulaiman Abda harus pintar-pintar mengatur waktu. Selain disibukkan dengan berbagai agendanya sebagai wakil rakyat, aktifitas mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) itu, akan semakin padat seiring pengukuhannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I, Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Aceh, 5 Desember 2009 lalu.

Sabtu pekan lalu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ir Aburizal Bakrie bahkan sudah pula melantik dan mengukuhkan pengurus dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Aceh ini di Anjong Monmata, Banda Aceh. 

Acara yang dikemas dengan tajuk.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 19 Jan 2010 21:10:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Antara Mawardy dan Ibnu Rusdi]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2266/antara_mawardy_dan_ibnu_rusdi.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rss27bcac6e63fffe9e2aa72ead12350495.jpg" alt="Kampanye Partai Demokrat di Aceh." title="Kampanye Partai Demokrat di Aceh." align="right" hspace="8" /><div align="justify">Dari empat kandidat yang meramaikan bursa pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Mawardy Nurdin dan Ibnu Rusdi, disebut-sebut berpeluang besar. Saling klaim terjadi.

Selasa siang, pertengahan November 2009 lalu, telepon seluler Mawardy Nurdin berdering. &ldquo;Ini benar dengan Pak Mawardi?,&rdquo; suara diujung telepon bertanya. Sang penelpon tak lain adalah orang yang diperintahkan Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo. &ldquo;Ada waktu ke Jakarta,&rdquo; tanyanya lagi. &ldquo;Saya jawab, saya lagi dinas luar kota,&rdquo; kata Mawardy menceritakan kepada MODUS ACEH, Kamis pekan lalu. 

Si penelpon melanjutkan pembicaraan. &ldquo;Kapan ada waktu ke Jakarta, ketua umum ingin bicara.&rdquo; &ldquo;Ada masalah apa?,&rdquo; tanya Mawardy. &ldquo;Pak Ketum ingin bicara, nanti Pak.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 12 Jan 2010 20:24:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Ini Amanah]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2265/ini_amanah.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Mendapat dukungan dari petinggi Demokrat di pusat, Mawardy Nurdin akhirnya ikut meramaikan bursa calon Ketua DPD Demokrat Aceh. Rabu pekan lalu, MODUS ACEH mewawancarai Walikota Banda Aceh ini seputar latar belakang pencalonannya. Apa saja penuturannya, berikut petikannya.

Apa motivasi Anda mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Demokrat?

Begini, saya maju menjadi Walikota pada Pilkada lalu itukan melalui Partai Demokrat. Dan selama ini, dalam setiap acara dan kesempatan, seperti kampanye presiden, saya juga mendukung Demokrat. Meskipun saya tak ikut berkampanye. Selain alasan itu, saat ini kita ketahui, bahwa Ketua DPD Demokrat Aceh sedang lowong karena Pak Nova Iriansyah sudah terpilih menjadi Anggota DPR RI dan pindah ke Jakarta. Karena itu, harus diselenggarakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) pada 14 Januari nanti, guna memilih ketua. 

Dengan latar belakang seorang birokrat, apa Anda yakin bisa memimpin partai.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 12 Jan 2010 20:24:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Prioritas Membesarkan Partai]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/politik/2264/prioritas_membesarkan_partai.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Dukungan dikabarkan terus mengalir pada Ibnu Rusdi menjelang Musdalub Partai Demokrat yang akan digelar, Kamis pekan ini di Banda Aceh. Apa saja persiapan Didi, begitu dia akrab disapa, seputar pencalonannya. Selasa pekan lalu, MODUS ACEH mewawancarai pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil ketua DPD Demokrat Aceh sekaligus Anggota DPRA ini. Berikut petikan singkatnya.

Sejauh ini, bagaimana persiapan Anda untuk maju sebagai kandidat Ketua DPD Demokrat Aceh?

Proses pemilihan inikan basis suaranya ada di DPC. Ada 23 DPC di Aceh. Artinya ada 23 suara. Ditambah satu suara DPD, dan satu suara DPP. Jadi total 25 suara semuanya. Itu sebabnya, saya rutin melakukan komunikasi dengan DPC-DPC. &nbsp;

Bagaimana respon yang Anda dapat dari DPC?

Alhamdullihah, cukup baik. 

Anda optimis, berapa DPC yang akan mendukung?

Target saya, 15 DPC.

Apa sebenarnya motivasi Anda dalam pencalonan ini?

Targetnya adalah mensukseskan dan.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 12 Jan 2010 20:24:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
</channel>
</rss>