<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title><![CDATA[MODUSACEH.COM - NASIONAL - RSS FEED]]></title>
<link>http://www.modusaceh.com</link>
<description>TABLOID BERITA MINGGUAN - BIJAK TANPA MEMIHAK</description>
<language>id</language>
<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 03:44:17 +0700</pubDate>
<lastBuildDate>Sun, 01 Aug 2010 03:44:17 +0700</lastBuildDate>
<copyright>Copyright (C) 2009-2010</copyright>
<generator>MODUSACEH.COM RSS Generator</generator>

  <item>
  <title><![CDATA[Pajak Digemplang, Gayus Terpandang]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/nasional/2488/pajak_digemplang_gayus_terpandang.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Namanya Gayus Tambunan. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan III-A itu mendadak kaya. Ada rumah, apartemen serta mobil mewah. Apa kata dunia?

Rumah kecil itu benar-benar tidak terurus. Kosong melompong tanpa penghuni. Berhimpit dengan rumah lain di sebuah gang sempit di Jalan Warakas, Papanggo di Tanjung Priok. Kawasan ini dikenal sebagai&nbsp; kampung padat penduduk di Jakarta Utara.

Seperti dilaporkan kontributor MODUS ACEH. Warna tembok rumah tersebut, juga sudah memudar. Plafon jebol, kusen lapuk, dan kaca jendela kotor penuh debu. Di dalam rumah hanya terlihat seonggok perabotan tua, juga sekumpulan kursi lusuh. Sebuah stiker &lsquo;Program Diploma Pajak STAN Jakarta&rsquo; menempel di pintu triplek yang sudah terkelupas. Begitupun, siapa nyana, dari rumah ini pula riwayat kontroversi sang &ldquo;miliarder&rdquo; Gayus Halomoan P. Tambunan, bermula. 

Sosoknya&nbsp; melesat sejak dua pekan terakhir dan&nbsp; menggemparkan.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 07 Apr 2010 22:08:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Simsalabim: Rekening Gayus Mendadak Tambun!]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/nasional/2487/simsalabim:_rekening_gayus_mendadak_tambun!.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Saat pertama kali masuk kantor pajak, pemuda yang baru berumur 30 tahun ini masih tinggal menumpang di rumah sederhana orangtuanya di pemukiman padat penduduk di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta. 

Lima tahun bukan waktu yang panjang untuk Gayus merubah nasib dan gaya hidup. Abrakadabra! Bukan sihir, bukan pula sulap. Gayus Tambunan mendadak punya rumah mewah di Kompleks Gading Park View, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Menurut pengakuannya saat diperiksa jaksa, rumah berlantai tiga di tanah seluas 436 meter persegi ini dibelinya seharga Rp 3 miliar. Gila!

Tapi apa lacur, kenikmatan tinggal di perumahan bermotto &ldquo;Yang Lebih Baik Bagi Kehidupan&rdquo; itu cuma sekejap bisa dienyam Gayus, petugas penelaah keberatan dan banding pajak di Direktorat Jenderal Pajak. Hidupnya yang sedang di puncak dunia dijungkirkan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Markas Besar Kepolisian RI, Komisaris Jenderal Susno Duadji. 

Kamis,.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 07 Apr 2010 22:08:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Setelah Gayus Muncul Edmond dan Radja]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/nasional/2486/setelah_gayus_muncul_edmond_dan_radja.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rss17b9c6e463132faa96f4d1fb0d87746d.jpg" alt="" title="" align="right" hspace="8" /><div align="justify">Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencopot Kapolda Lampung Brigjen Pol Edmond Ilyas, Jumat (2/4), terkait makelar kasus (markus) yang melibatkan pegawai Direktroat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI, Gayus Halomoan Tambunan.

&ldquo;Ada bintang satu yang akan ditetapkan sebagai tersangka,&rdquo; kata anggota Komisi III (bidang hukum) DPR RI, Bambang Soesatyo usai bertemu Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri, Kamis 1 April.

Status tersangka itu, kata Bambang, adalah dalam perkara pidana. Bukan kode etik. &ldquo;Saya kira kita semua sudah tahu apa yang disebutkan Susno (mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji&mdash; red) itu mengarah ke pidana,&rdquo; kata politikus asal Partai Golkar itu.

Nah, penjelasan Bambang, sekaligus.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 07 Apr 2010 22:08:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Giliran Edmon dan Raja Saling Lempar Bola]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/nasional/2485/giliran_edmon_dan_raja_saling_lempar_bola.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Pemeriksaan kode etik terhadap dua jendral polisi terkait kasus Gayus Tambunan menemukan fakta-fakta baru. Dua jenderal bintang satu itu saling lempar terkait dugaan kelalaian pengawasan penyidikan kasus Gayus.

Sudah jatuh, semoga tak lagi tertimpa tangga. Bisa jadi, harapan itu yang kini diharap Brigjen Edmon. Betapa tidak, dia mengaku sudah melakukan pengawasan terhadap proses pemberkasan kasus Gayus sampai dirinya tidak lagi menjabat sebagai Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim. &ldquo;Saya hanya sampai masuk Kejaksaan, tapi setelah itu saya tidak tahu lagi. Itu sudah orang lain,&rdquo; ujar Edmond seperti diceritakan seorang perwira menengah kepada Jawa Pos.

Perwira itu menjelaskan, Edmon dan Raja diperiksa secara terpisah. &ldquo;Menurut Pak Edmon setelah dirinya menerima TR (telegram rahasia,red)&nbsp; sebagai Kapolda Lampung tanggal 17 Oktober 2009 dia sudah tidak lagi mengawasi,&rdquo; ujarnya. 

Keterangan itu, berbeda.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 07 Apr 2010 22:08:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Dari Manado ke Papua]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/nasional/2425/dari_manado_ke_papua.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Walau berbagai praktik perdagangan wanita berhasil dibongkar dan gagalkan. Tak membuat para mucikari bertekuk lutut dan surut menjalankan bisnis haram ini.

Jajaran Polresta Jayapura, Kamis malam, 11 Maret 2010, sekira pukul 21.00 WIT, berhasil mengagalkan penyeludupan 25 wanita dari Manado, Sulawesi Utara menuju Papua. Wanita itu, rata-rata berusia belasan tahun dan diduga korban perdagangan orang.

Data yang diperoleh dari Polresta Jayapura menyebutkan. Mereka adalah: SY, YK, HI, RR, RH, SM, SU, YP, ED, RM, LP, ST, NH, NT, WN, DP, NU, HM, HA, BU, BM, AS, YN, YA, AS, dan CP. Polisi mengamankan mereka dari sebuah tempat hiburan bernama Bar Blue Diamond yang terletak di Yotefa, Abepura. 

Kasat Reskrim Polresta Jayapura AKP I Gede Era Adinata kepada wartawan di Maporesta mengatakan, berdasarkan koordinasi antar Polda, pihaknya menelusuri dugaan adanya perdagangan manusia terutama dari Sulut ke Papua. &ldquo;Polda Sulut.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 17 Mar 2010 20:18:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Warisan Leluhur Pulau Sumba]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/nasional/2371/warisan_leluhur_pulau_sumba.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Sumba, tidak hanya dikenal dengan Padang Savana dengan habitat kuda liarnya. Lebih dari itu, Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki warisan budaya bernama: Pasola. Memiliki daya magis dan cita rasa seni. 

Sumba adalah sebuah pulau yang secara administratif, masuk dalam wilayah Propinsi NTT, dengan luas wilayahnya 10.710 km&sup2;, dan titik tertingginya Gunung Wanggameti (1.225 m). Sumba berbatasan dengan Sumbawa di sebelah Barat Laut, Flores di Timur Laut, Timor di Timur, serta Australia di Selatan dan Tenggara. Selat Sumba terletak di Utara pulau ini. 

Di bagian Timur terletak Laut Sawu serta Samudra Hindia, letaknya di sebelah Selatan dan Barat. Pulau ini terdiri dari empat kabupaten: Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Tengah, dan Kabupaten Sumba Timur. Kota terbesarnya adalah Waingapu, Ibukota Kabupaten Sumba Timur. Di kota tersebut juga terdapat Bandara Udara dan Pelabuhan Laut yang menghubungkan.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 24 Feb 2010 22:26:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Antasari Tamat, Bibit-Chandra Dipersimpangan]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/nasional/2124/antasari_tamat_bibit-chandra_dipersimpangan.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar menegaskan putusan Mahkamah Konstitusi terkait pengujian Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berlaku bagi Antasari Azhar. Sementara nasib Bibit dan Chandra, masih menunggu putusan Kejaksaan.

Pintu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agaknya benar-benar tertutup sudah bagi Antasari Azhar. Itu sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam putusannya MK mengabulkan permohonan dua pimpinan KPK Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto. 

Alasannya, Pasal 32 Ayat 1 huruf c Undang-Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK konstitusional bersyarat. Pasal 32 Ayat 1 huruf c tentang KPK adalah inkonstitusional kecuali dimaknai pimpinan KPK berhenti setelah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan dan berkekuatan hukum tetap. &ldquo;Pasal 32 Ayat 1 huruf c UU KPK yang berbunyi,&rdquo;Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi berhenti atau diberhentikan karena menjadi.....</div>]]></description>
  <pubDate>Thu, 03 Dec 2009 14:35:36 WIT</pubDate>
  </item>
  
</channel>
</rss>