<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title><![CDATA[MODUSACEH.COM - EKONOMI - RSS FEED]]></title>
<link>http://www.modusaceh.com</link>
<description>TABLOID BERITA MINGGUAN - BIJAK TANPA MEMIHAK</description>
<language>id</language>
<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 00:18:44 +0700</pubDate>
<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 00:18:44 +0700</lastBuildDate>
<copyright>Copyright (C) 2009-2010</copyright>
<generator>MODUSACEH.COM RSS Generator</generator>

  <item>
  <title><![CDATA[Menuai Untung Dibalik Jeritan Konsumen]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/ekonomi/2392/menuai_untung_dibalik_jeritan_konsumen.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Perusahaan pembiayaan (leasing) tumbuh subur di Aceh. Kemudahan akses, proses aktivasi cepat dan cicilan yang bervariatif, jadi pemikat. Tanpa sadar, konsumen masuk perangkap.

Sebut saja Abidin (nama samaran), warga Kabupaten Aceh Besar itu hanya bisa mengurut dada,&nbsp; ketika sepeda motornya &ldquo;disita&rdquo; salah satu perusahaan leasing (lembaga pembiayaaan swasta&mdash;red), tempat dia mengambil kredit. Padahal, Abidin sudah membayar 28 kali angsuran, dari 32 kali perjanjian angsuran kredit sepeda motornya. 

Sebenarnya, Abidin berniat membayar empat kali angsuran sekaligus. Sayang, dengan alasan yang tidak masuk akal, dia malah disuruh melunasi seluruh kekurangan angsuran ditambah biaya lainnya. Karena tak memiliki uang sebanyak itu, Abidin tidak dapat menyanggupi permintaan pihak leasing. Setelah sepeda motornya dilelang, Abidin justru tidak mendapatkan sisa sama sekali, dapat dibayangkan berapa kerugian.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 03 Mar 2010 22:49:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Teror dan Bunga Menjerat Leher]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/ekonomi/2391/teror_dan_bunga_menjerat_leher.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rssb1fe7ba3c229e3c845946faf81db5bc0.jpg" alt="Salah satu perusahaan leasing di Banda Aceh." title="Salah satu perusahaan leasing di Banda Aceh." align="right" hspace="8" /><div align="justify">Para debt collector tidak habis cara. Bagai intelijen, mereka mencari tahu keberadaan konsumen. &ldquo;Ini sudah persis cerita koboi dan penjahat. Saya yang jadi penjahatnya. Mereka mencari saya kemana-mana. Padahal, saya sudah menelpon pihak finance dan berupaya menjelaskan bahwa saya tidak bisa membayar bulan ini dan akan diselesaikan di bulan berikutnya&rdquo;.

Kisah tak elok itu dialami Fauzan atau mungkin ratusan konsumen lainnya di Aceh. &ldquo;Tapi penjelasan itu seperti tak bermakna bagi mereka. Saya tetap dikejar-kejar. Tentu saja saya menghindar, saya tidak ingin diberatkan dengan biaya penyitaan. Tapi bukan berarti saya tidak mau membayar, hanya saja cara mereka tidak masuk akal,&rdquo; ungkap Fauzan. 

Kejadian diatas menyiratkan bagaimana lembaga pembiayaan, yang.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 03 Mar 2010 22:49:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Telkomsel dan XL Didenda Rp 25 Miliar]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/ekonomi/653/telkomsel_dan_xl_didenda_rp_25_miliar.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Lima perusahaan telekomunikasi didenda lantaran melakukan kartel tarif SMS antar sesama operator. Mereka adalah XL, Telkomsel, Telkom, Bakrie Telecom dan Mobile-8. Akibat penetapan tarif tersebut, konsumen dirugikan Rp 2,8 triliun. PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) kembali menelan pil pahit. Kedua BUMN bidang telekomunikasi itu dinyatakan bersalah oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Rabu (18/6). Mereka didenda masing-masing Rp25 milyar (Tekomsel) dan Rp 18 milyar (Telkom) lantaran terbukti melakukan penetapan harga short message service (SMS) dengan sejumlah operator telekomunikasi lainnya.

Bagi Telkomsel dan Telkom, sanksi dari KPPU ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, Telkomsel (dalam perkara Temasek Holding Pte Ltd) pernah dinyatakan bersalah karena melakukan monopoli atas jasa telepon seluler. Sedangkan Telkom diputus bersalah karena melakukan pemblokiran.....</div>]]></description>
  <pubDate>Thu, 26 Jun 2008 17:16:46 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Bukti "Perselingkuhan" Legislatif-Eksekutif?]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/ekonomi/651/bukti_&quot;perselingkuhan&quot;_legislatif-eksekutif?.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Teka-teki tentang permasalahan proyek dan dana aspirasi akhirnya terjawab juga. Sebelumnya telah ada kesepakatan dalam pelaksanaan proyek dan dana aspirasi itu. Gawat! Awalnya hal tersebut terungkap dalam pernyataan Wakil Ketua DPRK Bireuen, Drs. H. Anwar Idris, kepada sejumlah wartawan di ruang Sekretaris Dewan (Sekwan), Rabu, 18 Juni lalu. Waktu itu para wartawan meminta konfirmasinya menyangkut proyek dan dana aspirasi yang ikut campur tangan pihak legislatif dalam pengelolaannya. Saat itu, Wakil Ketua DPRK Bireuen menjawab dengan lancar setiap pertanyaan yang dicecar wartawan. Intinya, Anwar mengakui dewan ikut mengusulkan sejumlah proyek Penunjukkan Langsung (PL) di Dinas Kimpraswil Bireuen. Hal ini, kata Anwar, dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat yang telah disampaikan kepada mereka tentang proyekproyek tertentu yang sangat dibutuhkan.

Sebagai wakil rakyat, sebut Anwar, sudah sepantasnya pihak dewan kemudian.....</div>]]></description>
  <pubDate>Thu, 26 Jun 2008 17:06:31 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Dibalik Naiknya Harga BBM Exxon Untung, Indonesia Buntung?]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/ekonomi/581/dibalik_naiknya_harga_bbm_exxon_untung_indonesia_buntung?.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Perusahaan raksasa ExxonMobil kembali mencatat sejarah. Dalam laporan pendapatannya untuk tahun 2007, pihak ExxonMobil memperoleh keuntungan sebesar $ 40.6 miliar atau setara dengan Rp 3.723.020.000.000.000 (dengan kurs rupiah 9.170). lalu, bagaimana dengan Indonesia? Tetap saja buntung? Nilai penjualan Exxon-Mobil mencapai $ 404 miliar, melebihi Gross Domestic Product (GDP) dari 120 negara di dunia. Setiap detiknya, ExxonMobil berpendapatan Rp 11.801.790, sedangkan perusahaan minyak AS lainnya, Chevron, melaporkan keuntungan yang diperolehnya selama tahun 2007 mencapai $ 18, 7 miliar atau Rp 171.479.000.000.000. Royal Ducth Shell menyebutkan nilai profit yang mereka dapatkan selama setahun mencapai $ 31 milyar atau setara dengan Rp 284.270.000.000.000.

ExxonMobil, perusahaan energi terbesar dunia tersebut mengatakan, bahwa keuntungan kuartalan terakhirnya melonjak mencapai US$ 9,28 miliar karena pemasaran dan pengilangan yang.....</div>]]></description>
  <pubDate>Sat, 07 Jun 2008 16:14:15 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Mahalnya Hidup di Aceh]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/ekonomi/580/mahalnya_hidup_di_aceh.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Pasca tsunami harga kebutuhan hidup di Aceh sangat mahal dan kini kenaikan bahan bakar minyak makin melambungkannya. Pemerintah Aceh mencanangkan penanaman padi unggul untuk mengatasi dampak krisis pangan dunia. &quot;NAIKNYA harga BBM (Bahan Bakar Minyak) sangat mempengaruhi aktivitas kami selaku nelayan. Tapi mau bagaimana, mau tidak mau kami harus tetap melaut karena di sini mata pencaharian kami,&rdquo; kata laki-laki paruh baya itu.

Namanya M. Ali Bardan. Ia salah satu nelayan dari Lampulo, Banda Aceh. Postur tubuhnya sedang, kulit hitam, rambutnya sudah mulai dipenuhi uban. Hari itu, waktu saya berkunjung ke rumahnya, ia sedang beristirahat di ruang tamu setelah membersihkan kapalnya di tempat pendaratan ikan (TPI) yang berjarak lebih kurang sekitar 50 meter dari rumahnya. Bardan bahkan bisa mendengar jelas deru ombak dan suara boat (perahu mesin) nelayan yang merapat ke dermaga untuk membongkar hasil tangkapan.</div>]]></description>
  <pubDate>Sat, 07 Jun 2008 16:11:01 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Manulife Financial Kian Berkibar]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/ekonomi/471/manulife_financial_kian_berkibar.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Manulife Financial merupakan penyedia layanan keuangan di Kanada. Perusahaan ini melayani berjuta nasabah dan beroperasi di 19 negara, serta teritori di seluruh dunia. Di Indonesia, Manulife Financial berpusat di Jakarta, persis di Kawasan Pegangsaan Timur. Di negeri ini, mereka memiliki cabang di beberapa propinsi. Salah satu Aceh.

Asuransi Manulife berdiri di Aceh sejak tahun 1997, hingga saat ini telah memiliki 200 agen dan staf bira dengan kinerja dan pertumbuhan usaha yang berkesinambungan. Kami bangga dan berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari nasabah, agen, serta staf. Tahun 2007 merupakan tahun yang luar biasa bagi kami, terutama saat Manulife Indonesia dinobatkan sebagai perusahaan asuransi jiwa terbaik,&rdquo; kata Nelly Husnayati.

Didampingi Assistance Vice President Agency Sumatera Territory, Jeffrey S Kie, dan District Manager Banda Aceh Teuku Muzis, Nelly menambahkan. Total yang dikelola Manulife di.....</div>]]></description>
  <pubDate>Thu, 08 May 2008 14:13:28 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Dibalik Bobolnya Rekening Muslim. Ceroboh, Penipuan atau Permainan Bank?]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/ekonomi/398/dibalik_bobolnya_rekening_muslim_ceroboh_penipuan_atau_permainan_bank?.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Muslim (28), seorang nasabah Bank Bukopin, Banda Aceh, mengamuk. Rp 112 juta uang yang ada di rekeningnya, raib. Pihak bank mengaku, Muslim korban penipuan e-banking. Benarkah? Pemuda asal Kecamatan Leupung, Aceh Besar ini hanya bisa merenung nasib. Dia mengaku korban penipuan. Bayangkan, pertengahan 2007 lalu, sisa saldo Muslim di tabungannya sekitar Rp 5 juta. Lalu ia menabung lagi Rp 100 juta lebih. Setelah itu, Muslim datang untuk menabung lagi. Saat itu, Muslim terkejut melihat print out buku banknya. Bayangkan, jumlah dana yang ada, senilai Rp 112 juta sudah ditarik. Dia mengaku, tidak melakukan transaksi apapun.

Kemana uang itu mengalir? Inilah yang jadi soal. Seketika Muslim naik darah. Tak kuasa menahan amarah, dia tersulut emosi dan mengamuk di ruang manager operasional Bank Bukopin Banda Aceh, Jonny Yusuf. Satu unit laptop yang ada di meja Jonny dibanting ke meja hingga kaca pecah. Sebaliknya, pihak bank mengaku langsung.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 09 Apr 2008 23:26:20 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Aspek Keselamatan Tidak Meningkat, Terbang Bersama Adam Semakin tak Nyaman?]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/ekonomi/347/aspek_keselamatan_tidak_meningkat_terbang_bersama_adam_semakin_tak_nyaman?.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Buntut kecelakaan di Batam. Menteri Perhubungan, Jusman Syafii Djamal, mengancam akan mencabut izin operasi maskapai Adam Air. Alasannya, aspek keselamatan tidak kunjung meningkatkan. Itu artinya, perusahaan tersebut akan turun dari kategori dua ke kategori tiga. Benarkah terbang bersama Adam Air semakin tak nyaman? Untuk memastikan hal itu, tentu membutuhkan argumentasi yang kuat dan akurat. Begitupun, ancaman Menteri Perhubungan RI, Jusman Syafii Djamal, setidaknya bisa dijadikan alasan.

Bayangkan, Jusman mengancam akan menutup maskapai penerbangan itu. Sebab, sejak berdiri, Adam Air tidak menunjukkan gelagat peningkatan dalam upaya keselamatan penerbangan dan penumpang.

Bisa jadi, Jusman tidak main-main. Maklum, syarat maskapai itu untuk mendapat lisensi terbang atau Air Operator Certificate (AOC) adalah minimal berada di kategori dua, baik untuk mendapat AOC baru atau perpanjangan. Saat ini Adam Air bertengger di kategori dua.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 19 Mar 2008 11:05:13 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Nasi Goreng Seafood Malioboro, Jajanan Kaki Lima Rasa Bintang Lima]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/ekonomi/346/nasi_goreng_seafood_malioboro_jajanan_kaki_lima_rasa_bintang_lima.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Jika Anda pecinta makanan seafood. Tak ada salahnya mampir ke kawasan jalur padat Beurawe, Banda Aceh. Di sana ada nasi goreng seafood terkenal yang bisa dijadikan alternatif untuk memanjakan lidah. Di Kota Banda Aceh, banyak sekali penganan yang menjajakan nasi goreng. Baik nasi goreng khas Aceh, kambing, maupun seafood. Tetapi, cobalah sesekali bertanya pada anak muda kita ini. Mana nasi goreng seafood yang lezat, murah meriah tetapi fresh dari dalam tungku alias langsung digoreng di tempat. Jawaban mereka, pasti nasi goreng Malioboro Seafood.

Kedai nasi goreng ini terletak di Jalan T. Iskandar No. 5, Beurawe, Banda Aceh. Karena namanya yang khas dan bercorakkan salah satu sudut Kota Jogjakarta, membuat akrab ditelinga. Mencarinya pun mudah. 

Menu utama yang ditawarkan adalah nasi goreng seafood. Mendengar embel-embel seafood, tentu sudah ada gambaran di benak Anda, bahwa nasi goreng inidicampur dengan makanan khas laut. Sebut.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 19 Mar 2008 11:01:41 WIT</pubDate>
  </item>
  
</channel>
</rss>