<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title><![CDATA[MODUSACEH.COM - LIPUTAN KHUSUS - RSS FEED]]></title>
<link>http://www.modusaceh.com</link>
<description>TABLOID BERITA MINGGUAN - BIJAK TANPA MEMIHAK</description>
<language>id</language>
<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 23:17:45 +0700</pubDate>
<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2010 23:17:45 +0700</lastBuildDate>
<copyright>Copyright (C) 2009-2010</copyright>
<generator>MODUSACEH.COM RSS Generator</generator>

  <item>
  <title><![CDATA[Giliran H. Saifannur Membantah]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/liputan_khusus/2368/giliran_h_saifannur_membantah.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Direktur PT Cipta Karya Aceh (CKA) H. Saifannur membantah tudingan warga Pante&nbsp; Karya. Tapi, seorang pemilik tanah mengaku siap &ldquo;ditembak&rdquo; bila memfitnah.

H. Saifannur, Direktur PT Cipta Karya Aceh (CKA) akhirnya muncul dan berbicara ke media. Kali ini, tak sulit untuk menemui pengusaha sukses dan paling berpengaruh di Kabupaten Bireuen itu. 

Lihatlah, jika sebelumnya, wartawan media ini berkali-kali gagal dan sangat sulit bertemu untuk mengkonfirmasinya, terkait tudingan warga Desa Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireun, terhadap operasional PT CKA. Sebaliknya, Selasa pekan lalu, H Saifan, begitu dia akrab di sapa, malah mengundang wartawan dan menggelar temu pers. &ldquo;Tuduhan itu fitnah dan mengarah pada pembusukan karakter saya,&rdquo; kata H. Saifan, memulai penjelasannya.

Memang, pekan lalu, media ini mewartakan operasional PT CKA yang dituding warga di sana telah merusak.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 24 Feb 2010 22:26:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Rekaman Mesum Goyang Simeulue]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/liputan_khusus/2333/rekaman_mesum_goyang_simeulue.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Rekaman mesum melalui telpon seluler beredar di Simeulue. Diduga, pelakunya oknum anggota Satpol PP dan seorang siswa SMU.&nbsp; Si gadis, kini hamil dua bulan.

Setelah lama tak terhendus, praktik mesum yang diabadikan melalui telpon seluler (handphone) kini muncul kembali. Kali ini, &ldquo;video hot&rdquo; Made in Simeulue. Pelakunya, MA (27) anggota Satpol PP dan RA (15), seorang siswi kelas satu, salah satu SMU di Sinabang.

Akibat perbuatan tak senonoh itu, MA dan RA sempat diproses di Polres Sinabang. Begitupun, setelah adanya rapat atau musyawarah antar keluarga, disepakati keduanya dinikahkan. Sebab, hasil visum dokter, RA telah hamil dua bulan. 

Kapolres Simeulue, AKBP R Dadik Junaedi SH mengakui adanya rekaman dan pelaku adengan mesum tadi. Kata Dadik, kedua pelaku mesum tersebut tidak dijerat secara hukum pidana. Alasannya, sudah ada kesepakatan antar keluarga pelaku. Polisi sebut Dadik, hanya berperan sebagai.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 09 Feb 2010 22:49:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Nafsu MA dan RA Berbuah Janin]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/liputan_khusus/2332/nafsu_ma_dan_ra_berbuah_janin.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Dari rekaman yang berhasil diperoleh media ini, adegan itu berdurasi 11 menit, 22 detik. Perbuatan tak senonoh itu dilakukan di pinggir pantai, sekitar pukul 11.22 WIB siang.

Usia boleh muda, bahkan masih bau kencur. Tapi, siapa nyana jika pelakunya terkesan sangat dewasa dan mahir. Adegan tak senonoh tersebut, tak jauh beda dengan rekaman yang sebelumnya beredar. Akibatnya, RA mengandung janin MA. Kasus ini sempat singgah ke Polres Simeulue. Namun, karena ada kesepakatan antar keluarga, kasus ini diselesaikan secara adat. MA dinikahkan dengan RA.

Masih ingat kasus serupa di Neusu Banda Aceh dan oknum pejabat di Kabupaten Abdya? Nah, aksinya hanya beda-beda tipis. Selain dilakukan tanpa beban, kedua pelaku terkesan sangat menikmati alias suka sama suka.

Dari rekaman yang diperoleh media ini terlihat. MA tak mengenakan baju dan hanya bercelana pendek. Rambutnya cepak dan bertubuh atletis. Sementara RA, masih mengenakan seragam.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 09 Feb 2010 22:49:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Pornografi Dalam Lintas Sejarah]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/liputan_khusus/2331/pornografi_dalam_lintas_sejarah.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Heboh rekaman pelecehan seksual atau bisa jadi kekerasan seksual yang dilakukan sekelompok orang terhadap sepasang insan berlainan jenis (anak muda&mdash;red), kembali membuka sebuah realitas sosial yang sangat memalukan, menyedihkan atau sekaligus menggemaskan.

Seperti kejadian sebelumnya. Realitas tersebut selalu mengandung multi tafsir. Ada yang berpendapat, adegan tersebut sebuah fenomena gunung es yang berdimensi patologi sosial atau penyakit masyarakat. Ada yang berujar, itulah bukti dari kehadiran sebuah anomali sosial. Dan, ada yang berada pada titik nadir ekstrem. Apapun motif dan penyebab dari berbagai adegan tadi, tetap saja semua itu bermakna pornografi.

Benarkah? Pornografi mempunyai sejarah yang panjang. Karya seni yang secara seksual bersifat sugestif dan eksplisit sama tuanya dengan karya seni yang menampilkan gambar-gambar yang lainnya. Foto-foto yang eksplisit muncul tak lama setelah ditemukannya fotografi......</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 09 Feb 2010 22:49:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Muhyan Bertahan Machsalmina Muncul Kembali]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/liputan_khusus/2255/muhyan_bertahan_machsalmina_muncul_kembali.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf melakukan mutasi pejabat di jajaran Pemerintah Aceh. Ada 22 pejabat eselon IIa dan IIb yang dilantik Sekdaprov Husni Bahri TOB. 

Setelah ditunggu sekian lama, mutasi itu akhirnya terlaksana juga. Itu berarti, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf memenuhi janjinya untuk merombak &ldquo;kabinet&rdquo; pemerintahannya awal tahun 2010. Begitupun, pergantian dan pelantikan pejabat baru tadi, tetap saja mengundang sikap pesimis dari banyak kalangan. Ini disebabkan, beberapa figur dari pejabat tersebut, kinerjanya masih diragukan.

Pelantikan itu berlangsung di Gedung Serbaguna Pemerintah Aceh, Selasa sore, pekan lalu. Gedung yang terletak di bagian belakang Kantor Gubernur Aceh, Jalan T. Nyak Arief, Banda Aceh ini, penuh sesak para undangan.

Bahkan, sebelum prosesi pelantikan itu dimulai, para pejabat yang dilantik ikut dalam gladi resik. Sebut saja, Makmur, SH, M. Hum, Ir. Iskandar, M.Sc, Drs. Paradis, M.Si, Ir......</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 12 Jan 2010 20:24:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Pilihan Irwandi dan Lobi KPA]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/liputan_khusus/2254/pilihan_irwandi_dan_lobi_kpa.html]]></link>
  <description><![CDATA[<img src="http://www.modusaceh.com/files/thumbs/rssce1f705783840af6c6a07fed00272e64.jpg" alt="Pelantikan Kepala Dinas dan Badan di Pemerintah Aceh." title="Pelantikan Kepala Dinas dan Badan di Pemerintah Aceh." align="right" hspace="8" /><div align="justify">Mutasi adalah hal biasa. Tapi, pergantian tahun ini tetap saja menuai berbagai dugaan. Selain pilihan Irwandi, juga ada lobi KPA.

Niat Teuku Rayuan Sukma untuk menghantarkan perhelatan akbar, Pekan Olah Raga Provinsi (Perprov) se-Aceh, Juli 2010 mendatang di Bireuen, pupus sudah. Selasa pekan lalu, posisinya sebagai Kadis Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Aceh, resmi digantikan Drs Hasan Basri MM. 

Mantan Kadispora ini selanjutnya diperbantukan pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), sejalan dengan masa pensiun tahun ini juga. Sebaliknya, bagi Hasan Basri, jabatan baru tersebut adalah promosi. Sebelumnya, Hasan Basri adalah Kadispora Kabupaten Pidie.

Walau terkesan dadakan, kebijakan mutasi kali ini tetap saja menuai beragam pendapat. Ada yang mengaku salut atas.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 12 Jan 2010 20:24:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Tak Familiar di Lembaga Perempuan dan Anak]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/liputan_khusus/2253/tak_familiar_di_lembaga_perempuan_dan_anak.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Ir Ismayani M.Si dinilai pegiat LSM perempuan sebagai figur yang tak familiar di kalangan lembaga perempuan dan anak.

Dari 22 Kepala SKPA yang dilantik, Selasa pekan lalu. Salah satunya tersebutlah Ir Ismayani M.Si. Mantan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala ini, dipercaya Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Aceh. Sayang, kehadiran Ismayani, dinilai para pegiat LSM Perempuan dan Anak Aceh, merupakan figur yang tak akrab alias familiar dengan kedua lembaga tadi.

&ldquo;Sosok Kepala Badan PP dan Perlindungan Anak, tidak familiar dikalangan pegiat lembaga perempuan. Saya belum pernah bertemu dengan beliau dalam berbagai pertemuan yang membahas soal perempuan dan anak,&rdquo; kata Wanti Molidar, Ketua Yayasan Bungong Jeumpa Aceh kepada media ini,&nbsp; Jum&rsquo;at pekan lalu.

Sejumlah pegiat LSM perempuan dan anak lainnya di.....</div>]]></description>
  <pubDate>Tue, 12 Jan 2010 20:24:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Gus Dur, Referendum dan Damai Aceh]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/liputan_khusus/2231/gus_dur_referendum_dan_damai_aceh.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Presiden Ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid, 30 Desember 2009 dipanggil Sang Khalik. Indonesia berduka.

Innalillahi wa&rsquo;innailaihi rajiun. Dari Allah kita berasal dan kepada Allah jugalah kita kembali. Sekira pukul 18.45 Wib, Kamis pekan lalu. Kabar duka, wafatnya mantan Presiden Indonesia Ke-4, KH Abdurrahman Wahid (Gusdur) begitu cepat beredar. Baik melalui pesan singkat (SMS), jejaring sosial (Facebook) maupun siaran televisi dan radio swasta.

Jutaan rakyat Indonesia dari berbagai ras, etnis dan agama serta kepercayaan, menundukkan kepala dan berkabung. Berdoa kepada sosok ulama dan politisi Islam yang dikenal sangat toleran ini. 

Tak sedikit pula yang menangis, terutama saat mengenang figur bapak bangsa yang suka guyon dan bercanda serta anti diskriminasi ini. Gus Dur menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta akibat komplikasi penyakit yang dideritanya sejak.....</div>]]></description>
  <pubDate>Mon, 04 Jan 2010 22:06:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Gus Dur Dimata Mereka]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/liputan_khusus/2230/gus_dur_dimata_mereka.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid atau disapa Gus Dur, kini telah tiada. Tokoh kontroversi ini telah pergi untuk selamanya dan meninggalkan banyak kenangan, terutama bagi masyarakat Aceh. 

Disamping dianggap sebagai sosok yang meresahkan. Gus Dur juga sebagai peletak dasar pondasi perdamaian di Aceh. Pernyataannya kerap meresahkan, karena menyinggung perasaan orang Aceh. Begitupun, hal itu menjadi kesan tersendiri bagi rakyat paling barat Indonesia ini.


M Nasir Jamil Anggota DPR-RI Asal Aceh:
Peletak Pondasi Perdamaian Aceh

Bagaimana sosok Gusdur di mata Anda?

Gus Dur orang yang paling berani dan tokoh kontroversi. Dia tidak pernah takut mengeluarkan argumen yang dia anggap benar. Banyak hal yang sudah dia lakukan untuk negeri ini, terutama pada tahun-tahun sulit Indonesia yaitu pada tahun 1998-1999, dimana pada masa pemerintahan Orde Baru, dia dan tokoh muda memunculkan reformasi di tengah-tengah masyarakat......</div>]]></description>
  <pubDate>Mon, 04 Jan 2010 22:06:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Bapak Bangsa Pendobrak Kekakuan]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/liputan_khusus/2229/bapak_bangsa_pendobrak_kekakuan.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Pendapat Anda tentang sosok Gus Dur?

Gus Dur seorang humanis, humoris dan bahkan pendobrak kejumudan pemikiran maupun budaya politik sentralistik. Itu selalu dilakukannya dengan kemampuan keulamaan serta politik demokrasinya yang cukup liberal. Sehingga sebahagian pikiran, pernyataan, langkah dan manuvernya sering dianggap oleh sebahagian masyarakat sebagai sesuatu yang sensasional dan kontroversial. 

Menurut Anda, apakah itu hanya sebuah kebetulan?

Saya yakin apa yang dilakukan Gus Dur bukan sebuah kebetulan, tetapi sengaja dilakukan untuk merobah keadaan, pemikiran, dan budaya Negara serta sosial yang selama berpuluh-puluh tahun tidak terlalu demokratis. 

Faktanya?

Secara gampang kita bisa melihat dalam gerakan keseharian dan berbagai kapasitasnya, Gus Dur tidak memaksakan budaya politik Jawa terhadap Indonesia. Padahal dia seorang Jawa. Namun dia selalu memajukan pluralisme dan mendobrak sentralisme kekuasaan, hampir.....</div>]]></description>
  <pubDate>Mon, 04 Jan 2010 22:06:00 WIT</pubDate>
  </item>
  
</channel>
</rss>