<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title><![CDATA[MODUSACEH.COM - LEGISLATIF - RSS FEED]]></title>
<link>http://www.modusaceh.com</link>
<description>TABLOID BERITA MINGGUAN - BIJAK TANPA MEMIHAK</description>
<language>id</language>
<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 03:49:45 +0700</pubDate>
<lastBuildDate>Sun, 01 Aug 2010 03:49:45 +0700</lastBuildDate>
<copyright>Copyright (C) 2009-2010</copyright>
<generator>MODUSACEH.COM RSS Generator</generator>

  <item>
  <title><![CDATA[Bupati Serahkan RPJM Aceh Utara Semoga Bukan Konsep Cet Langet!]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/legislatif/73/bupati_serahkan_rpjm_aceh_utara_semoga_bukan_konsep_cet_langet!.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Bupati Aceh Utara telah menyerahkan draft tentang rencana pembangunan selama kepemimpinannya. Pemda merencanakan pembangunan untuk lima tahun yang akan datang. Semudah itukah? Akhirnya, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Aceh Utara, diserahkan juga oleh Bupati setempat ke DPRD Aceh Utara. Draf tersebut, merupakan dokumen perencanaan resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Utara, untuk masa lima tahun ke depan. Selanjutnya, akan dibahas oleh panitia legislasi. RPJM itu diserahkan sebelum pengajuan KUA (Kebijakan Umum Anggaran).

Dari data yang ada, substansi dokumen ini mengarahkan pembangunan Aceh Utara pada tiga persoalan dasar. Misalnya, kemanakah pengembangan daerah akan diarahkan dan sasaran yang ingin dicapai? Selanjutnya, bagaimana sasaran tersebut dicapai serta langkah-langkah apa saja yang ditempuh agar sasaran tersebut dapat dicapai.

RPJM ini juga memuat visi dan misi Bupati/Wakil Bupati terpilih dalam.....</div>]]></description>
  <pubDate>Thu, 03 Jan 2008 07:04:49 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Dewan Harap Pemkab Serius Tangani Banjir]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/legislatif/51/dewan_harap_pemkab_serius_tangani_banjir.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Banjir kembali melanda Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Air bah kiriman dari Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, membuat sejumlah tanggul jebol. Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten
(DPRK) Aceh Utara berharap Pemkab segera turun tangan. Meluapnya sungai di Kabupaten Aceh Utara membuat beberapa kawasan di daerah tingkat dua tersebut tergenang banjir. Ribuan rumah terendam akibat tanggul di Krueng Keureuto dan tanggul Landeng di Kecamatan Tanah Luas jebol, sehingga desa yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) tergenang air setinggi satu sampai dua meter.

Kecamatan Matang Kuli juga mengalami hal serupa. Genangan air di daerah ini mencapai satu meter. Begitu juga di Lapang Kecamatan Tanah Pasir. Banjir kiriman di daerah itu mulai datang sejak 7 Desember lalu. Ribuan warga mengungsi ke desa tetangga yang tidak terkena banjir. Sambil membawa barangbarang dan menyelamatkan ternak seadanya, sejumlah masyarakat melewati.....</div>]]></description>
  <pubDate>Wed, 02 Jan 2008 13:58:42 WIT</pubDate>
  </item>
  
  <item>
  <title><![CDATA[Ke Geureudong Melihat Warga]]></title>
  <link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/html/news/legislatif/23/ke_geureudong_melihat_warga.html]]></link>
  <description><![CDATA[<div align="justify">Atas undangan masyarakat. Gabungan Komisi DPRK Aceh Utara melakukan kunjungan ke Kecamatan Geureudong Pase. Sebuah kecamatan terpencil pecahan Kecamatan Syamtalira Bayu. Kunjungan itu dilakukan Selasa, 27 November 2007, atas undangan masyarakat setempat. Mereka mengundang wakil rakyat ini untuk melihat langsung perkebunan yang telah dibuka masyarakat seluas lebih kurang seribu hektar. Dengan menyeberangi Krueng Keureuto, dewan bersama sejumlah dinas diantaranya Dinas PU, Dinas SDA dan Dinas Perkebunan dan Kehutanan meninjau lokasi itu. &ldquo;Rasanya kita bukan sedang berada di kawasan Aceh utara yang terkenal dengan sebutan petrodolar,&rdquo;celutuk salah seorang anggota rombongan. 

Minimnya pembangunan ternyata tak menyurutkan semangat masyarakat untuk membangun. Salah satunya pembangunan jalan sepanjang delapan kilometer dengan lebar enam meter. &rdquo;Ini swasembada masyarakat murni dengan mengumpulkan dana atas inisiatif mereka.....</div>]]></description>
  <pubDate>Sun, 23 Dec 2007 12:58:45 WIT</pubDate>
  </item>
  
</channel>
</rss>