<?xml version='1.0' encoding='iso-8859-1'?><rss version='2.0' xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom'><channel><title><![CDATA[RSS Feed - Rubrik Wawancara - MODUS ACEH]]></title><language>in</language><image><link>http://www.modusaceh.com/</link><url>http://www.modusaceh.com/_images/logo-large-red.png</url><title>MODUS ACEH</title></image><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com]]></link><description><![CDATA[Website resmi MODUS ACEH - Mengupas segala permasalahan di Aceh secara mendalam - Bijak Tanpa Memihak]]></description><pubDate>Sat, 19 May 2012 18:42:59 +0700</pubDate><lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 18:42:59 +0700</lastBuildDate><copyright>Copyright (C) 2009-2012 MODUS ACEH</copyright><generator>MODUS ACEH RSS Generator</generator><webMaster>admin@modusaceh.com</webMaster><item><title><![CDATA[Menyatukan Ulama-Umara, Membangun Aceh Besar]]></title><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/weekly/wawancara/3359-menyatukan-ulama-umara-membangun-aceh-besar.html]]></link><description><![CDATA[<div align="justify">Ir. Mawardi Ali, lahir di Darussalam, 2 Januari 1969. Dia paham betul terhadap kondisi Aceh Besar saat ini. Maklum, selain asoe lhok (putra daerah-red), dia juga sarjana Teknik Kimia, lulusan Univesitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, tahun 1995.Kendati berusia kepala empat, tak berarti Mawardi Ali baru dalam kancah politik. Sebaliknya, sejak 1999-2004 sampai 2004-2009, suami Rahmah, SH...</div>]]></description><pubDate>Thu, 21 Jul 2011 03:06:03 +0700</pubDate></item><item><title><![CDATA[Ulama Jangan Jadi Alat]]></title><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/weekly/wawancara/3303-ulama-jangan-jadi-alat.html]]></link><description><![CDATA[<div align="justify">Dalam tata pemerintahan, ulama dan umara seperti dua sisa mata uang yang tak bisa dipisahkan. Ini bermakna saling melengkapi. Apalagi di Aceh, sejak zaman Sultan Iskandar Muda, peran ulama sebagai penasihat kerajaan begitu besar.&nbsp; Saat itu terkenal ulama-ulama besar seperti Hamzah Fansuri, Nuruddin Ar-Raniri, Syiah Kuala dan masih banyak lagi yang lain. Namun dalam konteks Aceh kekinian,...</div>]]></description><pubDate>Thu, 23 Jun 2011 05:13:00 +0700</pubDate></item><item><title><![CDATA[Tidak Ada Alasan KIP Menunda dan Takut]]></title><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/weekly/wawancara/3141-tidak-ada-alasan-kip-menunda-dan-takut.html]]></link><description><![CDATA[<div align="justify"><img src="http://www.modusaceh.com/_files/thumbs/_rssbc132d6165ee6be5aaab3b42fa3baa9d.jpg" alt="" align="right" hspace="8" />&nbsp;&nbsp;&nbsp;Molornya proses dan pembahasan Qanun Pemilukada Aceh 2011, mengundang perhatian dan pendapat berbagai pihak. Salah satunya, M Jafar SH. M.Hum, dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.&nbsp;Mantan Ketua KIP Aceh ini berpendapat. Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sebenarnya punya waktu lebih dalam mempercepat pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) tentang...</div>]]></description><pubDate>Wed, 13 Apr 2011 23:58:00 +0700</pubDate></item><item><title><![CDATA[Mundur dan Ingin Pulang ke Kota Kelahiran]]></title><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/weekly/wawancara/2619-mundur-dan-ingin-pulang-ke-kota-kelahiran.html]]></link><description><![CDATA[<div align="justify">Jarum jam menujukan pukul 10.30 Wib, Kamis pekan lalu. Rumah Makan Cut Dek, Jalan T. Nyak Makam, Lambhuk Banda Aceh, masih sepi. Kalau pun ada, hanya satu-dua petugas yang sedang menyediakan makanan dan membersihkan meja.Pagi menjelang siang, Kamis pekan lalu itu pula, Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab), M. Nasir Lado, yang pernah bergabung dalam Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagai...</div>]]></description><pubDate>Wed, 19 May 2010 19:05:00 +0700</pubDate></item><item><title><![CDATA[Ada Puluhan Kasus Aceh Masuk KPK]]></title><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/weekly/wawancara/2093-ada-puluhan-kasus-aceh-masuk-kpk.html]]></link><description><![CDATA[<div align="justify">Berkunjung ke Aceh, Said Zainal Abidin seraya pulang kampung. Dua hari lawatannya ke tanoh endatu, Dia melakukan sosialisasi di sejumlah tempat. Mulai dari bertemu ulama, pejabat, hingga legislatif Aceh. Ini sinergi dengan fungsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni pencegahan. &ldquo;Kita menyebutnya: memahami untuk membasmi,&rdquo; kata putra Aceh berusia 68 tahun ini.Upaya pemberantasan...</div>]]></description><pubDate>Wed, 18 Nov 2009 15:52:36 +0700</pubDate></item><item><title><![CDATA[Dulu Anti Jawa, Sekarang Sama Saja]]></title><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/weekly/wawancara/1846-dulu-anti-jawa-sekarang-sama-saja.html]]></link><description><![CDATA[<div align="justify">Di sela diskusi yang digelar Transparency Internasional Indonesia (TII) bertema: The Global Coalition Against Corrupsion, di Banda Aceh, pekan lalu. MODUS ACEH mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara khusus dengan Sekretaris Jenderal TII, Teten Masduki.Secara umum, Teten menjelaskan persoalan korupsi di Aceh. Di mata Teten, kondisi dan dinamika politik yang dilakonkan para pejabat dan...</div>]]></description><pubDate>Sat, 15 Aug 2009 16:47:44 +0700</pubDate></item><item><title><![CDATA[Ada Upaya Intervensi Terhadap BPK]]></title><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/weekly/wawancara/1787-ada-upaya-intervensi-terhadap-bpk.html]]></link><description><![CDATA[<div align="justify">Bagi Abdul Rifa&rsquo;i Sholeh, independen, integritas dan profesional merupakan syarat mutlak yang mesti dimiliki BPK, baik ditingkat pusat maupun perwakilan di daerah. Meski mewujudkannya secara total, bukanlah pekerjaan mudah. Tapi, &ldquo;Kearah sana, step by step, terus kita tingkatkan,&rdquo; kata Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Aceh. Ini penting. Karena, dalam melakukan pemeriksaan...</div>]]></description><pubDate>Wed, 29 Jul 2009 14:37:45 +0700</pubDate></item><item><title><![CDATA[Saya Cemas!]]></title><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/weekly/wawancara/1748-saya-cemas%21.html]]></link><description><![CDATA[<div align="justify">Masih ingat Cut Yetty Indra Binti M.T Puteh? Dia terpidana kasus penipuan dan penggelapan mobil rental, tahun 2008 lalu. Setelah lama&nbsp; tak terdengar, bukan berarti Cut Yetty tutup buku. Ibu rumah tangga yang terkenal &ldquo;licin&rdquo; ini, kembali bersentuhan dengan hukum. Ia ditohok tim penyidik Polda Aceh sebagai pelaku money laundering.&ldquo;Benar, Cut Yetty berdasarkan permintaan dari...</div>]]></description><pubDate>Wed, 15 Jul 2009 15:18:37 +0700</pubDate></item><item><title><![CDATA[Keluar dari Penjara Inflasi]]></title><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/weekly/wawancara/1730-keluar-dari-penjara-inflasi.html]]></link><description><![CDATA[<div align="justify">Tahun 2007, inflasi di Aceh sebesar 11 persen. Angka ini dua kali lipat dari tingkat nasional. Begitupun, persentasi inflasi pada tahun itu lebih baik dibandingkan inflasi tahun 2005-2006, yaitu 25 %. Bagaimana dengan 2008 dan 2009? Apa daya beli masyarakat Aceh makin memburuk dan perekonomian semakin terpuruk?Prof. Dr. Djafar Ahmad, M.A memberi beberapa strategi guna menyelesaikan...</div>]]></description><pubDate>Thu, 09 Jul 2009 14:59:49 +0700</pubDate></item><item><title><![CDATA[Perkawinan Itu Tidak Sah!]]></title><link><![CDATA[http://www.modusaceh.com/weekly/wawancara/1381-perkawinan-itu-tidak-sah%21.html]]></link><description><![CDATA[<div align="justify">Heboh dugaan kasus poliandri yang dilakokan Rita Aini bersama mantan Bupati Bireuen, Drs Mustafa A Glanggang, ikut melahirkan pendapat sejumlah kalangan. Salah satunya, Drs. Tgk. H. Ismail Aly, SH, Ketua Mahkamah Syar&rsquo;iyah Bireuen.&nbsp; Menurut ulama ini, perkawinan itu tidak sah. Kenapa? Berikut petikan wawancaranya. Bagaimana persyaratan seorang perempuan yang sudah pernah kawin,...</div>]]></description><pubDate>Thu, 19 Mar 2009 14:28:36 +0700</pubDate></item></channel></rss>
