Tabloid Berita Mingguan MODUS ACEH - Jalan T. Panglima Nyak Makam, Kompleks Pertokoan Lambhuk, Banda Aceh.close
MODUS ACEH MODUS ACEH

Minggu, 01 Agustus 2010 Jam 04:00
HALAMAN UTAMA MODUS ACEH
GALLERY PHOTO MODUS ACEH
PROFIL MODUS ACEH
REDAKSI MODUS ACEH
UNTUK KIRITIK DAN SARAN, SILAHKAN HUBUNGI KAMI! KONTAK REDAKSI MODUS ACEH

Edisi 23 Tahun VII | Kamis, 1 Oktober 2009 Jam 12:01

69 Anggota DPR Aceh Siap Dilantik

Juli SaidiSudah dibaca sebanyak 345 kali.

Dijadwalkan, 69 orang anggota DPR Aceh baru akan dilantik 30 September 2009 mendatang. Mantan wakil rakyat periode lalu mulai mengembalikan mobil dinas. Ada 50 unit rumah dinas sudah siap ditempati.

Usai Idul Fitri, 1 Syawal lalu, tak membuat pimpinan, staf dan karyawan di Sekretariat DPR Aceh sepi aktivitas. Sebaliknya, mereka tampak sibuk membenahi beberapa bagian ruangan. Termasuk ruang sidang utama. Maklum, jika tak ada halangan, 30 September 2009, di  gedung wakil rakyat tersebut, kembali digelar perhelatan akbar. Pelantikan anggota DPR Aceh periode 2009-2014.

“Alhamdulillah, sejauh ini semua persiapan sudah matang. Insya Allah pelantikan anggota baru akan berjalan sesuai rencana. Sejumlah undangan juga sudah kami sebarkan,” kata Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Aceh, Drs H Hasan Basri A Thaleb kepada media ini, Jumat lalu.

Ke-69 wakil rakyat tadi, merupakan pilihan rakyat pada Pemilu Legislatif, 9 April 2009. Hasilnya, dari 23 kabupaten/kota. Partai Aceh (PA) berasil merebut 33 kursi, disusul Partai Demokrat (PD) 10 kursi, Partai Golongan Karya (Golkar) 8 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 5 kursi, Partai Keadilan Sejahtetera (PKS) 4 kursi, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 4 kursi serta beberapa partai nasional serta lokal lainnya (lihat boks).

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Aceh, Drs H Hasan Basri A Thaleb menjelaskan. Pihaknya sudah siap untuk melaksanakan pelantikan para wakil rakyat tadi. Kata dia, berbagai persiapan sudah rampung dilakukan. Termasuk mengirim undangan kepada berbagai pihak. Kecuali itu, kader Partai Aceh dari daerah pemilihan (DP) II, Drs H Hasbi Abdullah, dinobatkan sebagai Ketua DPRA sementara, disusul kader Partai Demokrat Daerah Pemilihan (DP-1), Amir Helmi SH, sebagai Wakil Ketua DPR Aceh periode 2009-2014.

Sejauh ini, Partai Golkar dan PAN, belum mengirim nama calon pimpinan dewan. “Hingga sekarang kita belum menerima nama dua calon Wakil Ketua DPRA sementara dari Golkar dan PAN,” jelas Hasan Basri.

Pengambilan sumpah dan pelantikan anggota DPRA periode 2009–2014, akan dilakukan Ketua Mahkamah Agung RI, diwakili Ketua Pengadilan Tinggi Aceh. Pelantikan itu diagendakan pada sidang paripurna khusus, 30 September 2009 di Gedung DPR Aceh, Jalan Teungku Daud Beureueh, Banda Aceh.

Setelah pelantikan, kedua pimpinan sementara DPRA baru bisa mengambil alih pucuk pimpinan sidang paripurna dewan dari pimpinan DPR Aceh yang lama, untuk melanjutkan tugas baru. “Mudah-mudahan anggota DPRA kali ini lebih baik dan mampu memenuhi janji mereka saat kampanye lalu,” harap Hendra Budian, Koordinator Aceh Judicial Monitoring Institute (AJMI).

Berbeda dengan periode lalu, anggota DPRA baru yang belum punya rumah di Banda Aceh, khususnya dari daerah, menurut Hasan Basri, sudah bisa menempati rumah dinas. Katanya, dari 69 unit yang disediakan, baru 50 unit yang siap huni. Fasilitas itu telah dikerjakan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2008. Sedangkan 19 unit  sedang dikerjakan. Alokasi anggaranya dari  APBA 2009. “ Kita berharap 19 unit rumah dinas lagi segera rampung tahun ini,” kata Sekwan.

Tak hanya itu, sejumlah anggota DPR Aceh lama, sejak beberapa hari lalu, sudah mengembalikan mobil dinas dan peralatan lainnya seperti laptop. “Selambat-lambatnya satu hari setelah pelantikan anggota DPRA baru, anggota DPRA lama sudah selesai mengembalikan semua fasilitas Negara,” lanjut Hasan Basri.

Yang menarik adalah, munculnya posisi Amir Helmi sebagai Wakil Ketua DPRA sementara. Dia dipilih partainya, setelah melalui tes dari tim sembilan DPP Partai Demokrat serta DPD Partai Demokrat Aceh. “Saya terpilih dari hasil tes tim sembilan,” kata Amir Helmi menjelaskan, Sabtu, pekan lalu.

Sementara, salah seorang anggota DPRA periode 2004-2009, Asrul Abbas dari PAN, Jumat (25/9) telah mengembalikan mobil dinas dan satu unit laptop ke Kepala Bagian (Kabag) Umum DPRA, Iswandar. Pengembalian mobil dinas itu lebih cepat lima hari dari permintaan Sekretariat DPRA, melalui surat nomor 024/2792. Isinya, agar anggota DPRA periode 2004-2009 dapat mengembalikan barang inventaris DPRA paling lambat satu hari setelah anggota DPRA yang baru dilantik.***


Baca berita selanjutnya:

Baca berita sebelumnya: