Edisi 3 Tahun VI | Kamis, 8 Mei 2008 Jam 01:05
Karena Suara Pase, PWA Retak?
M. DaudSudah dibaca sebanyak 675 kali.
Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Aceh (PWA) dikabarkan pecah. Pemicunya soal pengelolaan Koran Masuk Desa (KMD) Suara Pase. Benarkah tak sama lagi?
Anekdot, bersatu teguh, tak sepaham jalan masing-masing, agaknya tepat untuk menggambarkan kondisi yang kini timbul di tubuh Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Aceh (PWA) yang bermarkas di Lhokseumawe.
Bayangkan, salah seorang pengurus terasnya, Idris Bedung, hengkang dari organisasi wartawan lokal itu. Disebut-sebut, pemicunya soal biaya cetak Koran Masuk Desa (KMD) Suara Pase, sebuah media cetak lokal yang menguguhkan berbagai kegiatan Pemkab Aceh Utara.
Ceritanya begini. Surat Kabar Masuk Desa (SKMD) Suara Pase, yang terbit bulanan itu adalah milik Pemkab Aceh Utara. Penerbitannya dipercayakan kepada Persatuan Wartawan Aceh (PWA). Ketua Umum PWA dipegang Ibrahim Ahmad atau dikenal dengan sebutan Ibrahim Passe. Dia orang dekat dengan Bupati Aceh Utara, Ilyas A Hamid atau Ilyas Pasee.
Baca berita selanjutnya: |
Baca berita sebelumnya: |