Edisi 10 Tahun VII | Rabu, 24 Juni 2009 Jam 10:41
Nikmatnya Seafood di Imperial Kitchen
Saniah LSSudah dibaca sebanyak 507 kali.

MODUS ACEH | Rizki Adhar
Imperial Kitchen
Tahukah Anda? Makan seafood bisa bikin pintar. Sebab, kandungan lemak omega 3 mampu mencerdaskan otak. Seafood juga mencegah rematik. Menurut ahli gizi dari AS. Makan seafood juga bisa menekan resiko stroke dan sakit jantung. Silakan mencoba!
Lebih kurang sepuluh kaki dari Taman Budaya, Setui, Banda Aceh. Imperial Kitchen Retaurant Seafood yang berbentuk joglo itu bisa dilihat secara transparan, lewat kaca jendelanya yang bening dari luar.
Beberapa tamu resto sedang asyik bercakap-cakap setelah menikmati hidangan seafood di sini. Padahal, waktu sudah menujukkan pukul 22.00 Wib, Senin, 15 Juni lalu.
Restoran yang terletak di Jalan Teuku Umar ini hampir seluruhnya menyediakan hidangan seafood. “Mulai dari ikan, kepiting, udang, hingga cumi-cumi, semua tersaji secara fresh,” kata Dian, Captain restoran ini.
Begitupun, keberadaan restoran seafood di Kota Banda Aceh, masih bisa di hitung dengan jari, bila dibandingkan dengan Medan. Tapi bukan berarti orang Aceh tidak suka makan seafood lho. Buktinya, ada saja orang lokal yang datang ke Imperial Kitchen Restaurant Seafood untuk menikmati berbagai hidangan laut segar.
Masakan seafood di sini, juga menyediakan ikan kerapu, gurami, rambe, dan ikan salju. Sedangkan jenis hewan laut lainnya yaitu, cumi-cumi, udang kelong, dan kepiting. Kecuali kerang hijau dan lobster.
Menurut kepala chef resto , Udin, kerang hijau susah didapatkan di sini. Sementara lobster yang biasanya disajikan dalam keadaan mentah atau setengah masak, tidak sesuai dengan lidah orang Aceh. “Barang kali belum terbiasa saja makan makanan setengah masak atau mentah,” ujar Udin lagi.
Sementara, Udin malah memuji tentang hasil tangkapan laut di Aceh. Menurutnya masih sangat segar. Kata chef yang sudah bekerja sejak restoran ini di buka yaitu 25 Oktober 2005 lalu, ikan kerapu hasil tangkapan laut di Aceh lebih enak dagingnya, dibandingkan di tempat lain. “Apalagi kalo ikan kerapu itu di masak steam,” ujar pria yang menjadi spesial chef seafood ini. Udin pun membeberkan rahasia menghasilkan masakan ikan steam yang sempurna. “Pastikan saat memasak ikan steam jangan sampai ada masakan lain di dekatnya. Karena asap dari masakan lain akan menganggu rasa dari ikan steam itu sendiri,” jelas Udin. Uhh..u…, pantas saja rasa ikan steam di sini agak berbeda.
Restoran yang tidak menghilangkan khasanah masakan tradisional ini, juga memberikan jamuan kepada tamu yang datang yang tidak menyukai seafood. Anda, bisa menikmati menu lain. Setting 70% masakan seafood dan selebihnya tamu dapat mencicipi menu masakan dari olahan ayam dan daging. Sedangkan untuk minuman, selain yang hot, restoran ini juga menyediakan juice fresh dari buah-buahan segar, serta shoft drink. Jadi tak perlu ragu ber-lunch atau dinner di restoran yang memanjakan Anda sebagai ‘raja’, bersama keluarga, teman, sahabat, dan klien. “Kami sengaja mengatur restaurant seafood ini sebagai restoran keluarga, namun bukan berarti yang belum berkeluarga tidak bisa ke mari. Banyak juga yang datang ke sini, bersama pasangan, teman, sahabat, dan atau klien,” kata Dian.
Dian juga membeberkan pada Media ini, kalau Imperial Kitchen Restaurant Seafood menyediakan multi function room dengan berkapasitas 60 orang, sebagai tempat meeting atau merayakan ulang tahun. “Ruangnya juga full AC, ada proyektor, sound system, dan karaoke,” kata Udin.
Menurutnya, multi function room biasanya di booking tiga hari sebelum acara. O ya ada lagi nih, selain resto ini terletak di tempat strategis yang tidak jauh dari pusat perkotaan, di resto ini juga Anda akan merasakan suasana adem dan nyaman, sebagai tempat nyantai bersama keluarga, pasangan, teman, sahabat maupun klien.
Fauzi, salah satu tamu regular restoran ini mengaku senang dengan pelayanan di tempat ini. “Saat kita berkunjung ke mari, kita seperti raja dilayani. Saat datang dan pulang kita disambut dengan senyum keramahan. Ada yang membukakan pintu saat kita datang dan pulang,” ungkap Fauzi. Sementara untuk rasa olahan lautnya, Fauzi mengakui enak dan sudah pas di lidah. “Saya suka udang Imperial-nya dan kepitingnya juga enak. Pokoknya memuaskan lah di sini untuk makan siang maupun makan malam,” puji Fauzi.
Setiap ada tamu dari luar kota yang bertandang di kantornya, Fauzi selalu saja membawa para tamu untuk ber-lunch maupun dinner di Imperial Kitchen Restaurant Seafood. “Tamu-tamu yang saya bawa ke mari, mengakui suka dengan masakan seafood di sini,” kata Fauzi lagi yang saat itu bergegas untuk pamit karena sudah dijemput kerabatnya.
“Di sini para tamu biasanya suka memesan ikan, cumi-cumi, kepiting, dan udang. Kebanyakan sukanya di goreng atau di sop tomyam dan steam. Kalau dibakar masih kurang dan jarang yang pesan,” ujar Dian yang mengaku kalau setiap menu yang dipesan tamu, dalam waktu lebih kurang 15 menit, menu sudah tersaji dalam keadaan panas. Sebab katanya lagi, menikmati seafood memang enaknya panas-panas. “Kami menyediakan tiga style masakan, yaitu Chinese style, Thailand style, dan Indonesia style.”
Nah, sebaiknya sebelum Anda menyantap seafood, ada baiknya Anda mengenal keluarga besar seafood. Yaitu ikan, cumi-cumi; terdiri dari sotong, cumi-cumi, dan gurita, kepiting lunak dan kepiting bercangkang keras, udang; udang kalong, udang harimau/tiger, dan lobster. Kerang-kerangan juga termasuk dalam big family seafood seperti kepah, kerang hijau, dan kerang mutiara.
Malah binatang laut lainnya yang menjadi hidangan seafood adalah tripang (sea cucumber). O ya, lintah laut atau tripang ini mengandung 11 asam amino, miristat, palmitat, palmitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat, eicosapentaenat, behenat, erusat, dan docosahexaenat. Tripang, kata ahli gizi bisa menghalagi pembentukan prostaglandin. Sedangkan DHA nya merupakan asam lemak utama pada sperma, otak, dan retina mata. Sementara asupan DHA yang tinggi, dapat menurunkan trigliserida darah yang menyebangkan penyakit jantung.
Itu baru tripangnya, gimana kandungan ikan, cumi, kepiting, udang, serta kerang-kerangannya? Jadi Anda tidak perlu takut kolestrol selagi Anda bisa mengimbangi dengan minum jus wortel atau buah segar lainnya, misal stroberi dan jenis berry lainnya, jambu, pir, apel, buah sirsak atau nona, selain jus juga bisa minum air kelapa muda yang juga bisa menjadi penetralisir. Well, setelah Anda mengetahui kasiat seafood dan penetralnya, Anda juga harus tahu kalau Imperial Kitchen Restauran Seafood menjadi tempat makan favoritnya Nova Eliza bersama keluarga, serta sederetan artis Indonesia lainnya saat berkunjung ke Kota Banda Aceh.
Sebut saja Baim Wong, Christine Hakim, dan Teuku Wisnu. Restoran ini juga tak pernah sepi dikunjungi pekerja NGO atau para turis asing yang lagi transit ke kota ini, sebelum diving ke Sabang. Mau....mau....mau?***
Baca berita selanjutnya: |
Baca berita sebelumnya: |