Hari Ulang Tahun seharusnya disambut dengan suka cita. Tidak dengan Satpol PP dan WH Aceh. Pada hari itu, mereka justeru adu jotos. Penyebabnya, hanya salah paham.
Alunan musik dangdut terdengar membahana dari lapangan Kantor Satpol PP Aceh. Beberapa undangan duduk sambil menikmati hidangan yang disediakan panitia. Acara meriah itu digelar, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-58 tahun dan Wilayatul Hisbah (WH) ke-4, Kamis, (7/8) pekan lalu.
Selain melaksanakan peringatan HUT Satpol PP dan WH ini, kedua instansi itu pun menggelar kegiatan donor darah. Sebagai selingan, disuguhi hiburan keyboard tunggal, yang sengaja ditampilkan guna memeriahkan HUT tersebut.
Melihat alunan musik yang semakin menghentak dan mendayu-dayu, beberapa undangan turun untuk berjoget riang. Salah satunya seorang ibu dari Simeulue.
Nah, saat sang ibu ini bergoyang, tiba-tiba seorang anggota WH mendatanginya dan memberitahukan agar tidak berlebih-lebihan dalam bergoyang dan menyerukan katakata melalui mikrophon. “Hei ibu, jika mau berjoget jangan disini!” Tegas salah seorang anggota WH.
Sang ibu yang merasa hanya berjoget biasa tentu tersinggung dan marah. “Memangnya saya joget ngebor seperti Inul,” ucap ibu itu kesal. Akhirnya Ibu yang tengah asyik berjoget itu duduk kembali.