Sabtu, 5 Desember 2009 Jam 12:00
Hasan Tiro Sakit
DDSudah dibaca sebanyak 225 kali.
Dr. Hasan Muhammad Di Tiro, hari ini, menjalani perawatan intensif karena sakit yang dideritanya. Tiba di Rumah Sakit Zainoel Abidin, Banda Aceh sekitar pukul 10.00 WIB, Deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu langsung dibawa ke ruang Intensif Coroner Care Unit (ICCU) untuk menjalani perawatan. Selang beberapa saat di sana, menggunakan tempat tidur dorong, Hasan Tiro kembali dipindahkan ke ruang instalasi radiologi. Tampak kondisi Hasan Tiro waktu itu dalam keadaan terbaring lemah dengan wajah yang pucat.
Menurut Sumber MODUS ACEH di Rumah Sakit Zainoel Abidin, pria 83 tahun itu tiba di sana dalam kondisi tak sadarkan diri. Dia dilarikan dari rumah singgahnya di jalan Pemancar, Nomor 20, Lamtemen Timur, Banda Aceh.
Sementara menurut Sekjen Partai Aceh, Yahya Muad yang hadir disana, Hasan Tiro dibawa ke rumah sakit karena penyakit gula darah (diabetes) yang dideritanya. “Setelah diberi obat, sudah agak mendingan, sudah tertawa seperti biasa lagi,”kata Yahya Muad kepada MODUS ACEH. Selain Yahya Muad, tampak hadir disana, antara lain, Darwis Jeunib. Kata Yahya Muad, Malek Mahmud dan Irwandi Yusuf juga hadir disana. Namun, berdasarkan amatan media ini, kedua Mantan petinggi GAM itu tak terlihat disana. Begitupun dengan para petinggi KPA dan PA lainnya, seperti, Muzakkir Manaf dan Sofyan Daud.
Amatan MODUS ACEH, belum banyak yang mengetahui ihkwal Hasan Tiro menjalani perawatan di rumah sakit ini. Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Mukhsalmina saat dihubungi MODUS ACEH mengaku belum mendengar kabar tersebut. “Saya cek dulu,” katanya singkat kepada MODUS ACEH yang menghubunginya melalui telepon seluler.
Selama berada di Aceh, Hasan Tiro yang lama berada di luar negeri itu memang sangat jarang tampil di depan publik. Dia, di antaranya, hanya melakukan beberapa aktivitas seperti melayat ke kuburan masal korban tsunami dan Makam Syah Kuala. Yang teranyar, Hasan Tiro pulang ke kampungnya untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga di Tiro, Aceh Pidie.