

Dalam kesaksiannya di depan majelis hakim yang diketuai Arsyad Sundusin dan didampingi hakim anggota Abu Hanifah, SH dan Tanwir SH, saksi Fadillah banyak menjawab tidak mengetahui dan tidak tau apa-apa terkait suaminya menerima uang depositi Aceh Utara tersebut.
Fadillah hanya ingat pada tanggal 6 Februari 2009 suaminya menelpon dirinya dan mengatakan, “Ma saya sekarang ada di Medan tolong memari sebentar, dan malamnya saya berangkat ke Medan pak hakim, pagi jam 05.00 WIB saya sampai ke Medan”, jelas Fadillah saat menjawab pertanyaan hakim.
“Saya berangkat tanggal 6 dan tanggal 8 pagi saya kembali ke Lhokseumawe, pada tanggal 7 saya di hotel saja tidak kemana-mana, selainnya saya tidak tau pak hakim, dan saya tidak pernah nanyak ke Bapak diluar urusan rumah tangga”, jawab istri Yunus Kiran.
Hakim kembali mengejar dengan beberapa pertanyaan, apa tujuan saksi disuruh ke Medan, ada diberi uang, atau diperintahkan membawa sesuatu (berkas-berkas penting) tidak, dan saksi mengetahui tidak tentang uang senilai Rp 2 milyar, Rp 250 ribu yang disimpan suami dalam koper.
Saya tidak lihat, tidak tau dan saya juga tidak tanya, saya juga tidak pernah diberi uang, biaya hotel dan ongkos pulang pergi pakai uang saya sendiri, jawab Fadillah di depan majelis hakim.
Selalu menjawab tidak tau dan tidak pernah tanyak, majelis hakim yang diketuai Arsyad Sundusi terlihat geram, dan menegur jaksa, “Ini jaksa bagaimana kalau mengajukan saksi, saksi tidak tau apa-apa, kapasitas saksi apa disini, poin apa yang mau digali dari kasus ini, kalau begini terus gak ada manfaatnya, sudah tiga bulan sidang ini berjalan begini-gini terus”, tegur Arsyad
Arsyad Sundusin juga menanyakan perihal saksi inti dalam perkara ini kapan bisa dihadirkan. Kabarnya Yunus Gani kiran dan Basri Yusuf sudah dapat ijin untuk dihadirkan dalam persidangan tersebut. “Kapan bisa dihadirkan, minggu depan bisa”, desak Arsyad Sundusin.
“Tolong di hadirkan segera, terdakwa juga butuh kepastian hukum jangan berlarut-larut. Bukan begitu pak?”, tanya hakim ke pada kedua terdakwa, Ilyas A Hamid dan Syarifuddin yang dijawab dengan anggukan oleh kedua terdakwa.
Karena merasa kesal dengan jawaban saksi yang selalu mengatakan tidak tau, hakimpun menohok saksi dengan perrtanyaan pembelian tiga mobil mewah oleh suaminya (Yunus Gani Kiran-red).
“Inikan jadinya aneh, masa anda sebagai istri tidak tau tentang suami anda, apa yang dikerjakannya, sejak Februari sampai Mei apa anda tau kalau suami anda ada beli tiga mobil, yaitu Gren Vitara, Avanza dan Honda Jass, itu bukan mobil murah berapa lama mobil itu dirumah”, desak Arsyad Sundusin dengan nada tinggi dan geram .
“Saya tidak pernah tanya, kalau saya tanya saya dimarahin, liat ada mobil baru dirumah pak hakim, mobilnya dibeli baru dan hanya sebulan saja dirumah, kemudian dijual kembali”, jawab Fadillah dengan suara bergetar dan terisak.
Setelah memeriksa istri Yunus Gani Kiran, hakim menunda Sidang dan melanjutkannya Rabu 16 November, masih pemeriksaan saksi.***
Haba Ulee Kareng
Di Tapal Batas
ADA begitu banyak pertanyaan sederhana yang bisa kita...
Suci Hati Bersih Jiwa
BELUM lagi kasus heboh Nazaruddin reda, kembali kita...
Lakon Pemimpin
ADU kuat antara Walikota Lhokseumawe Munir Usman dan Wakil...
Millata Abraham
KETIKA masih kanak-kanak, saya biasa membuat jengkel orang...
Boikot Media!
Muhammad SalehPERNYATAAN boikot media yang...
Wartawan Jahat!
Belum sempat trauma penganiayaan wartawan di Simeulu...
Berita Tabloid
Peluru GLM Pencabut Nyawa
Muhamad Daud Hanafiah (58 tahun), penderes getah karet di...
BOM Waktu dari Simeulue
Lima hari tidak beroperasi, ratusan penumpang Kapal KMP...
Partai SIRA Pecah Dukungan Nazar Terbelah
Setelah Ketua Umum DPP Partai SIRA, Taufik Abda...
Ketika SIRA Harus Memilih
Sejumlah petinggi Partai SIRA memilih mundur dari...
Nazar Tawarkan Saya Uang!
Entah berpengaruh atau tidak, yang pasti perseteruan...
SIRA Sudah tak Asin Lagi
Konflik di tubuh Partai SIRA sudah terjadi sejak era...
Berita Terbaru
Riswan Metro Dilaporkan ke Panwaslu Simeulue
Senin, 16 April 2012 jam 19:53:40 WIB
Unjukrasa Tolak Kenaikan Harga BBM berlanjut di Banda Aceh
Rabu, 28 Maret 2012 jam 12:37:38 WIB
Ribuan Konstituen Dukung Darmuda
Senin, 12 Maret 2012 jam 15:22:43 WIB
Penumpang Kapal Ditemukan Tewas
Kamis, 08 Maret 2012 jam 17:28:01 WIB
Penetapan Nomor Urut Cagub/Cawagub PA tak Semarak
Kamis, 08 Maret 2012 jam 14:13:19 WIB
Organda Minta Tertibkan Angkutan Liar.
Kamis, 08 Maret 2012 jam 13:16:35 WIB
Berita Terpopuler
Darmili Mengamuk, Tantang Wartawan MODUS ACEH
Rabu, 14 Desember 2011 jam 16:41:02 WIB
Soal Pilkada, PA akan Hadirkan Pihak Asing
Jumat, 07 Oktober 2011 jam 16:07:10 WIB
MIRIK: ADA SMS ANCAMAN SEBELUM CAGEE DIBUNUH
Jumat, 29 Juli 2011 jam 17:03:30 WIB
Wow..Ada Paus Sperma Di Pantai Simeulue
Sabtu, 11 Pebruari 2012 jam 17:05:33 WIB
"Kami Yakin Lebih Unggul"
Jumat, 20 Januari 2012 jam 17:00:13 WIB
MODUS ACEH Langka di Pasaran
Senin, 30 Januari 2012 jam 14:53:47 WIB
Berita Terakhir Dibaca
Istri Yunus Gani Kiran di Periksa Sebagai Saksi
Selasa, 15 November 2011 jam 17:57:12 WIB
Satu Tahun Penjara untuk Ayah Merin
Selasa, 11 Oktober 2011 jam 16:44:00 WIB
Awas, Penipuan Modus Penangkapan
Selasa, 10 Januari 2012 jam 21:04:20 WIB
Anggota DPRK Simeulue di Sidang Aparat Desa
Selasa, 10 Januari 2012 jam 15:22:14 WIB
Teror Buat Calon Bupati Aceh Utara
Selasa, 10 Januari 2012 jam 12:10:02 WIB
Mahasiswa Menolak Usulan Pengadaan Mobil Soal Dalam RAPBK Aceh Utara Tahun 2012
Selasa, 10 Januari 2012 jam 12:07:08 WIB








